Inchcape Indonesia : Mobil Listrik Ora Bakal Dirakit Lokal!

by  in  Mobil Baru
Inchcape Indonesia : Mobil Listrik Ora Bakal Dirakit Lokal!
0  komentar

AutonetMagz.com – Untuk yang belum familiar atau sekedar mengingat kembali, Inchcape adalah distributor otomotif global untuk sejumlah merek otomotif ternama di dunia. Saat hadir di Indonesia, Inchcape akan memegang peran besar bagi kehadiran merek-merek seperti Mercedes-Benz, Jaguar, Land Rover, Harley Davidson, dan Great Wall Motors. Untuk merek terakhir, mereka sudah menyapa khalayak Indonesia lewat GIIAS 2023 silam melalui merek Ora, Haval dan Tank.

Pada sesi bincang santai Rabu (6/12) lalu, kami bertemu dengan Koo Shao Tze yang menjabat sebagai Presiden Direktur Inchcape Indonesia. Pria yang lebih akrab disapa sebagai Mister ST ini mengungkap beberapa peta perjalanan Inchcape ke depannya di belantika otomotif Indonesia, khususnya soal rencana perkenalan dan perakitan mobil listrik di Indonesia. Jadi, apa yang ingin dicapai oleh Inchcape?

Rakit Mobil Listrik di Wanaherang, Prioritaskan Ora dan Haval

Salah satu agenda yang ingin mereka realisasikan dengan baik adalah merakit mobil listrik di Wanaherang, tepatnya di fasilitas yang sebelumnya kita kenal sebagai pabrik Mercedes-Benz di Indonesia. Mobil listrik yang dimaksud bisa jadi adalah Ora Good Cat, mobil listrik menggemaskan yang kemarin kita lihat di GIIAS 2023. Menurut Mr. ST, sampai saat ini pihak Inchcape masih merumuskan kandungan TKDN supaya bisa dapat keringanan dan subsidi dari pemerintah Indonesia.

Kami menargetkan untuk bisa mendapatkan insentif pemerintah untuk mobil listrik kami. Kami juga sudah berbicara dengan beberapa pihak OEM, di antaranya termasuk Gajah Tunggal,” ungkap Mr. ST. Pria berkebangsaan Singapura yang sudah lama tinggal di Indonesia ini pun mengakui bahwa salah satu tantangan terbesarnya adalah baterai, namun adanya bantuan dari CATL yang memang terkenal dengan teknologi baterainya sedikit banyak memberi dorongan bagi Inchcape, khususnya Ora.

Selain Ora, Haval juga akan menjadi prioritas untuk memantapkan pijakan Inchcape dan GWM di Indonesia. Inchcape sendiri berujar bahwa mereka akan all-out di segmen mass premium, khususnya di rentang harga 500-600 jutaan. Ora sendiri dipersiapkan sebagai brand mobil listrik murni, sementara Haval untuk konsumen SUV atau crossover yang masih memberi pilihan mesin pembakaran internal. Bagaimana dengan Tank? Inchcape sendiri berujar bahwa Tank akan memiliki momennya sendiri, namun saat ini lebih mengutamakan Ora dan Haval.

Oh ya, mobil listrik produksi lokal dari Inchcape dan GWM akan diperkenalkan di awal tahun 2024 mendatang, namun Mr. ST juga mewaspadai beberapa acara penting seperti pemilu dan hari raya Lebaran yang mungkin akan mempengaruhi momentum perkenalan merek-merek yang dinaungi Inchcape.

Mercedes-Benz EQ Akan Digalakkan, JLR Ikuti Strategi Global

Bagaimana dengan merek premium yang sudah mapan di Indonesia seperti Mercedes-Benz dan JLR? Inchcape sendiri bilang mereka akan lebih intens lagi dalam pengenalan model elektrifikasi Mercedes-Benz EQ. Menurut Mr. TS, Mercedes-Benz EQ pantas berada di level yang lebih baik lagi, apalagi Mercedes-Benz punya lima mobil listrik. Sebut saja EQS, EQS SUV, EQB, EQA dan EQE. Bandingkan dengan BMW yang saat ini hanya punya tiga dan Lexus yang hanya punya dua.

Mengenai Jaguar Land Rover, Mr. TS akan memperkenalkan Corporate Identity (CI) baru untuk kedua merek mobil Inggris ini. Sesuai pula dengan arahan global, nantinya akan ada logo baru untuk JLR dan Inchcape turut fokus menaikkan kasta Jaguar Land Rover ke arah luxury. Jaguar pun akan menjadi produsen mobil listrik di masa depan. Ditunggu gebrakan lainnya, Inchcape!

Read Prev:
Read Next:

Hillarius Satrio Seorang pehobi otomotif yang masih mengunyah bangku kuliah. Sangat menyukai mobil yang bisa lari kencang, khususnya mobil sport Jepang. Sekarang juga sedang menggeluti dunia desain mobil, diawali dengan dunia modifikasi digital atau bisa disebut "Digimods" dan berlanjut ke membuat mobil di aplikasi 3 Dimensi. | twitter: @hillsatrio