Honda : Minat Konsumen Akan SUV Pupuskan Mobil Penerus S2000

by  in  Honda & International
Honda : Minat Konsumen Akan SUV Pupuskan Mobil Penerus S2000
0  komentar

AutonetMagz.com – Sudah 9 tahun kala Honda memutuskan untuk berhenti memproduksi roadster Honda S2000 yang terakhir kita kenal dengan kode AP2 (sebelumnya AP1). Meski banyak laporan mengklaim bahwa roadster yang punya banyak penggemar di antara kaum petrolhead akhirnya akan kembali dilahirkan, baru-baru ini muncul hal-hal yang kelihatannya menghambat jalan S2000 baru untuk kembali hidup.

Usut punya usut, Hayato Mori selaku Manajer Senior Product Planning Honda Kanada mengatakan kepada AutoGuide bahwa penerus S2000 susah untuk direalisasikan. Mori mengatakan bahwa ini karena konsumen sekarang sukanya beli crossover dan SUV, dan mereka ogah menebus harga S2000 untuk sebuah roadster karena ketidakpraktisannya. Ya iyalah, jarang ada roadster praktis, Porsche Boxster saja sudah bagus di kelas roadster karena punya 2 bagasi.

Hal ini menyulitkan mobil sport atau roadster seperti S2000 kembali di pasar mobil saat ini, dan penelitian dan pengembangan mereka hanya menghabiskan biaya terlalu banyak. Oleh karena itu pula lah Nissan menahan kehadiran 370Z baru. Menjual mobil sport atau roadster tidak akan menghasilkan profit yang sama seperti menjual SUV, sebab jika SUV bisa dijual karena value for money, kepraktisan atau hal membosankan lainnya, mobil sport menjual emosi dan nilai merek.

Prospek untuk adanya Honda S2000 baru belum terlihat bagus untuk sementara waktu. Pada bulan Oktober 2017, bos Honda Takahiro Hachigo mengatakan bahwa roadster baru dimungkinkan hadir, namun tidak dalam waktu dekat. Membuat mobil seperti itu membutuhkan kasus bisnis yang bagus sebelum Honda memberikan lampu hijau untuk produksi. Susah ya, tapi begitulah faktanya, dana buat bikin mobil sport datangnya dari penjualan mobil-mobil biasa seperti SUV dan crossover.

Akan tetapi, Seorang juru bicara mengatakan kepada Jalopnik bahwa bagian perencanaan produk Honda Kanada tidak berbicara untuk area tertentu seperti pasar Amerika Serikat. Meskipun “Tidak ada rencana terkini untuk langsung bikin mobil seperti itu,” juru bicara tersebut bilang “Tidak pernah mengatakan tidak pernah.” Yah, syukur-syukur ada deh dalam beberapa tahun ke depan. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: