Nasib Renault Kwid Saat Ini, Murah Tak Selalu Laku

by  in  Berita & Merek Mobil & Nasional
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan mobil murah non-LCGC dari Renault? Yap, mobil tersebut adalah Renault Kwid, sebuah city car yang punya bentuk bak super mini SUV. Sebenarnya jika dilihat secara desain, Renault Kwid ini terbilang cukup cakep, namun untuk urusan penjualan masih jauh dari kata cakep.

Mengacu dari data Wholesales Gaikindo, penjualan dari Renault Kwid selama empat bulan pertama tahun 2018 ini cukup rendah, hanya di angka 24 unit saja. Angka tersebut memang sangat rendah untuk ukuran mobil dengan banderol yang murah, yang biasanya laku keras seperti es kepal milo. Nah, namun capaian 24 unit ini sendiri sejatinya sudah meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 silam hany hanya 19 unit saja. Sepanjang tahun 2017 kemarin, Renault Kwid sendiri membukukan wholesales sebanyak 163 unit, angka yang sangat jauh jika disandingkan dengan city car lain bermesin serupa yang bahkan kebanyakan lebih mahal daripada Renault Kwid ini.

Lalu apa yang menjadi faktor kunci dari lemahnya penjualan Renault Kwid ini, padahal di India, mobil ini bisa bersaing dengan para rival. Bahkan Renault Kwid di India mampu membukukan 77 ribu penjualan di awal 2018 ini walaupun angka tersebut sejatinya sudah turun 22% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 silam. Kami sendiri menyimpulkan ada beberapa kelemahan dari Renault Kwid di Indonesia yang menyebabkan penjualannya lesu sejak pertama kali diperkenalkan. Pertama, adanya beberapa komponen yang sangat dikritisi oleh para calon konsumen ataupun penyuka otomotif di Indonesia, antara lain adalah penggunaan velg dengan tiga baut dan ban yang terlampau kecil. Selain itu penggunaan window by power di kaca belakang, dan tak adanya transmisi otomatis juga bisa menjadi pertimbangan.

Faktor lain juga hadir pada citra dari merk Renault sendiri, yang sempat vakum beberapa tahun silam, dan saat kembali menggebrak pasa Indonesia, pihak Renault Indonesia agaknya kurang total dalam memanfaatkan momen yang ada. Momen apa yang kami maksud? Momen dimana SUV sedang digandrungi. Yap, Renault Kwid sendiri punya style ala – ala SUV walau sejatinya sebuah city car, konsep ini juga diambil oleh Suzuki Ignis. Layanan purna jual juga menjadi salah satu faktor lain yang pastinya berpengaruh pada keputusan dari calon pembeli untuk meminang Renault Kwid atau tidak. Saat ini, Renault Kwid berada di posisi kedua dari daftar mobil Renault paling laku di Indonesia, dibawah Renault Duster.

Baca Juga : Sesuaikan Pasar, Renault Kwid EV Akan Menuju Pasar China

Lalu, dengan munculnya transmisi CVT pada saudara jauh Renault Kwid yaitu Datsun Go Panca & Go+ Panca, apakah nantinya Renault Kwid akan mendapatkan transmisi serupa? Mungkin kita tak bisa berharap banyak terlebih dahulu, apalagi di negara asal produksinya yaitu India, mobil ini mengandalkan transmisi AMT untuk varian Otomatisnya. Namun yang jelas, sejatinya Renault Kwid punya potensi yang besar, hanya saja pihak APM nampaknya kurang totalitas dalam menggarap produk ini di Tanah air. Kalau menurut kalian bagaimana?

Oh iya, kami pernah membuat video first impression Renault Kwid saat pertama kali diluncurkan, bisa ditonton di bagian atas artikel.

Read Prev:
Read Next: