Demi Ramah Lingkungan, Suzuki Kurangi 90% Emisi Kendaraannya!

Demi Ramah Lingkungan, Suzuki Kurangi 90% Emisi Kendaraannya!
0  komentar

AutonetMagz.com Suzuki Motor Corporation terlihat jelas ingin mengatasi masalah lingkungan berpolusi, setelah pabrikan mobil asal Jepang tersebut baru-baru ini mengumumkan rencana jangka panjang baru mereka yang disebut Suzuki Environmental Vision 2050. Rencana tersebut menampilkan penampilan ideal perusahaan mereka pada tahun 2050. Untuk memastikan mereka mencapai target sekaligus memantau progress-nya, Suzuki juga memperkenalkan Milestone 2030

Meskipun Suzuki bukanlah pabrikan mobil terbesar di dunia, tetapi Suzuki punya rencana besar untuk visi 2050 mereka menjadi lebih ramah lingkungan. Namun, ada bagian yang tidak biasa nih, dimana mereka tidak berencana melakukan sesuatu yang revolusioner atau menggunakan teknologi baru seperti elektrifikasi dalam mencapai tujuan tersebut. 

Lantas apa yang direncanakan Suzuki? Well, ternyata Suzuki mengikuti konsep mereka tentang menjadi “lebih kecil, lebih sedikit, lebih ringan, lebih pendek, dan lebih rapi”, sebuah konsep yang telah mereka lakukan sejak tahun 90-an. Suzuki akan menerapkan konsep yang sama dalam mengatasi masalah lingkungan global termasuk perubahan iklim, kekurangan air, dan penipisan sumber daya. Misalnya, Suzuki menyebutkan bahwa kendaraan mereka yang lebih kecil dan ringan mengeluarkan lebih sedikit CO2, serta menggunakan lebih sedikit sumber daya untuk membuatnya. Make sense sih.

Sebagai bagian dari visi 2050 mereka, Suzuki akan menangani empat bidang utama yakni Perubahan Iklim, Konservasi Udara, Sumber Daya Air, dan Sirkulasi Sumber Daya. Kita mulai dari Perubahan Iklim dulu. Suzuki berencana untuk mengurangi emisi CO2 dari kendaraan baru mereka sebesar 90% pada tahun 2050. Maka dari itu, di tahun 2030, Suzuki berharap telah mengurangi emisi hingga 40% sebagai bagian dari pencapaian mereka. Suzuki akan melakukannya dengan manfaatkan kendaraan mereka yang lebih kecil.

Kita beralih ke Konservasi Udara, Suzuki ingin meminimalisir zat pencemar udara yang berasal dari kegiatan bisnis dan produk pada tahun 2050. Namun dalam mencapai hal tersebut, mereka berharap sudah dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalam kegiatan bisnis, dan sebagai gantinya menggunakan energi terbarukan di tahun 2030. Sedangkan untuk Konservasi Air, Suzuki berencana menerapkan pengurangan pengambilan air dan pemurnian air yang dibuang pada tahun 2030, serta menggunakan sumber daya air yang berkelanjutan pada tahun 2050.

Terakhir, untuk Sirkulasi Sumber Daya, Suzuki akan memperluas sistem daur ulang mobilnya secara global, mempromosikan daur ulang, dan pengembalian baterai dari EV. Pada tahun 2050, Suzuki akan mendorong pengurangan, daur ulang, dan pengolahan limbah yang tepat dari proses manufaktur itu sendiri.

Bagaimana pendapat kalian? Tulis di kolom komentar! 

Read Prev:
Read Next: