Subaru Impreza Diperiksa NHTSA Terkait Masalah Komponen Airbag yang Sensitif Terhadap Air

Subaru Impreza Diperiksa NHTSA Terkait Masalah Komponen Airbag yang Sensitif Terhadap Air
0  komentar
subaru-impreza-usdm

AutonetMagz.com – Pihak National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) belakangan ini mendapat sebanyak 26 laporan mengenai masalah airbag pada Subaru Impreza, dan akhirnya mereka membuka kegiatan investigasi terhadap sedan Subaru ini. Masalahnya terletak pada sistem pendeteksi penumpang pada kursi penumpang depan yang terkoneksi dengan modul airbag deployment.

Sistem ini harusnya bisa membedakan, apakah yang duduk di jok depan adalah anak kecil atau orang dewasa. Jika anak kecil, maka airbag tak akan mengembang saat benturan karena bisa mencederai anak kecil yang rentan cedera akibat tamparan keras airbag, namun jika orang dewasa, airbag akan mengembang sebagaimana mestinya untuk melindungi penumpang.

2015 Subaru Impreza Facelift Interior

Namun yang sering terjadi malah airbag tidak mengembang meski yang duduk di bangku penumpang depan adalah orang dewasa. Sebenarnya agak jarang Subaru mendapat komplain soal safety, mengingat banyak yang menyebut Subaru sebagai Volvo-nya Jepang, tapi apakah ini murni kesalahan sistem? Untuk itu, NHTSA meneliti beberapa laporan yang diterima, pada kondisi apa sajakah sistem ini tidak bekerja.

Salah satu keluhan mengklaim masalah hanya terjadi ketika penumpang yang menumpang sedang berkeringat atau mengenakan baju renang basah atau celana ski, sementara yang lain mengklaim itu terjadi ketika seseorang bersandar di kursi atau hanya pada kecepatan jalan raya. Setidaknya hanya satu laporan menuduh airbag gagal total untuk beroperasi meski ada penumpang di depan.

bantalan-jok-subaru-impreza

Melirik dari kondisi “berkeringat” dan “mengenakan baju basah”, mungkin kelembaban adalah musuh dari sensor pendeteksi penumpang pada Subaru Impreza. Soalnya, bila sistem serupa umumnya menggunakan sensor berat badan, Subaru menggunakan sensor kapasitansi elektrostatik yang dipasang di jok depan untuk mendeteksi jenis penumpang.

Situs web Subaru Amerika menjelaskan, “Ketika air atau apa pun dengan kadar air tinggi tumpah di bantalan kursi penumpang depan, airbag dirancang untuk tetap OFF sampai bantal kursi kering. Hal ini juga akan terjadi jika penumpang memiliki kelembaban pada pakaian mereka, seperti celana yang habis terkena hujan atau pakaian khusus mendaki gunung yang kondisinya sedang banyak embun di permukaan pakaiannya. Dalam setiap situasi ini, status airbag dapat tetap OFF bahkan jika penumpang duduk.”

Subaru Impreza 2015 Rear Desing

NHTSA akan menginvestigasi masalah ini selama beberapa bulan menilai lingkup masalah potensial sebelum memutuskan apakah perlu dilakukan recall atau tidak. Bagaimana dengan di Indonesia? Sejauh ini belum ada masalah dengan airbag Impreza yang beredar di Indonesia, dan semoga tidak ada. Sampaikan komentar anda mengenai investigasi terhadap Subaru Impreza ini!

Read Prev:
Read Next: