Mobil Listrik MINI Tak Lagi Dirakit di Inggris, Pindah ke China

by  in  Berita & International & Mobil Listrik
Mobil Listrik MINI Tak Lagi Dirakit di Inggris, Pindah ke China
0  komentar

AutonetMagz.com – Saat ini, banyak pabrikan otomotif yang melihat China sebagai lokasi strategis untuk memproduksi mobil mereka. Mulai dari sejumlah pabrikan asal Jepang, Eropa, bahkan hingga Tesla sekalipun sudah memiliki pabrik di China. Nah, kali ini ada sebuah kabar menarik, dimana BMW dan MINI akan memindahkan produksi mobil listrik mereka yang awalnya ada di Inggris ke China. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Baca Juga : MINI Hadirkan Kembali Gearbox Manual dan Varian Limited Edition

Produksi EV di China dan Jerman

Mengutip informasi dari The Times, salah satu pabrik ikonik dari MINI di Inggris yaitu pabrik Cowley Oxford sudah tidak memproduksi mobil listrik lagi. Untuk saat ini, produksi mobil listrik akan terpusat di pabrik perakitan BMW dan MINI di China yang dibangun bersama dengan partner lokal mereka, Great Wall Motors. FYI, Great Wall sendiri sedang melakukan penetrasi ke pasar Asia Tenggara melalui brand ORA untuk kendaraan listrik mereka dan Haval untuk kendaraan ICE. Kembali ke urusan BMW dan MINI, kabarnya versi produksi dari MINI Aceman juga akan diproduksi di China.

Baca Juga : MINI Cooper Tenaga Listrik Sudah Bisa Dimiliki, Menggoda!

Sedangkan versi EV dari MINI Countryman akan diproduksi di pabrik BMW yang berada di Leipzig, Jerman. Ditinggalkannya pabrik perakitan BMW dan MINI di Oxford pun meninggalkan ketakutan tersendiri. Ketakutan tersebut adalah bakal dilepasnya pabrik perakitan ini oleh BMW dan MINI. Gayung bersambut, muncul rumor yang mengindikasikan bahwa Great Wall Motor kemungkinan akan membeli pabrik BMW dan MINI di Oxford untuk merakit produk mereka sendiri untuk pasar Eropa. Hmm, semacam pertukaran pelajar. Tapi informasi tersebut baru sekedar rumor belaka, belum tentu benar.

Baca Juga : BMW i3 Akan Discontinue Juli ini!, digantikan iX1 dan MINI Electric

Oxford Adalah Rumah bagi MINI

Oxford akan selalu menjadi rumah bagi MINI” ujar Head of MINI, Stefanie Wurst. Wurst menyatakan bahwa keputusan BMW dan MINI yang menghentikan produksi EV di Oxford tidak berkaitan dengan Brexit ataupun perselisihan antara Inggris dan Uni Eropa. Beliau menambahkan bahwa keputusan ini berdasarkan pada efisiensi produksi. Menurutnya, tidak efisien memproduksi mobil ICE dan EV di pabrik perakitan yang sama. “Oxford tidak disiapkan untuk kendaraan elektrifikasi. Akan butuh renovasi dan investasi (untuk produksi EV di Oxford” tutupnya.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: