Hyundai dan KIA Kejar Target Penjualan 8 Juta Kendaraan Tahun Ini

Hyundai dan KIA Kejar Target Penjualan 8 Juta Kendaraan Tahun Ini
0  komentar
KIA Rio mobil KIA dengan penjualan terbaik

AutonetMagz.com – Rupanya tak hanya merek terkenal saja yang punya ambisi untuk mendominasi penjualan global. Merek Korea seperti Hyundai dan KIA pun juga punya tekad yang sama. Dua merek yang masih bersaudara ini cukup nekat rupanya, sebab lawan utamanya adalah dua merek besar.

Pertama adalah Toyota yang memiliki beberapa sub-brand seperti Scion dan Lexus, serta menjadi pemegang saham di Daihatsu dan Subaru. Kedua adalah VW Group yang memiliki banyak brand terkenal seperti SEAT, Porsche, Audi, Bugatti, Lamborghini, Bentley, Skoda dan Scania.

Kekurangan-Kia-Sorento-Indonesia-2015

Sementara VW masih mengejar untuk menurunkan takhta Toyota sebagai produsen mobil terbesar di dunia, Hyundai dan KIA juga mengejar dengan hati-hati di tiap langkahnya. Keduanya mengumumkan bahwa ada ekspektasi untuk mengejar rekor 8 juta kendaraan terjual di tahun ini, berkat angka penjualan di Brazil yang jauh diatas ekspektasi target penjualan mereka.

Model yang paling membantu penjualan di sana adalah Tucson dan Santa Fe. Hasilnya, perusahaan induk Hyundai Motor Group menyatakan bahwa angka penjualan gabungan Hyundai dan KIA telah melampaui target mereka di tahun 2014 yang awalnya dipatok di angka 7,86 juta unit.

Hyundai Club Indonesia Gathering sambil test drive New Hyundai Tucson facelift 2014

Target 8 juta unit sepertinya achieveable, mengingat di 10 bulan dari awal tahun ini saja, angka penjualan sudah menyentuh 6,55 juta unit. Sebagai perbandingan, VW menjual 9.730.000 unit mobil pada tahun 2013 dan menduduki peringkat kedua di belakang Toyota, yang terjual 9.980.000 unit.

Tapi perjuangan mereka bukannya tanpa masalah. Nilai mata uang won Korea yang kini menguat membuat eksportir Korea Selatan mengalami kesulitan dibanding pesaing dari Jepang yang nilai mata uang yen-nya tidak begitu mempengaruhi harga.

Hyundai iX25 Interior

Pasar masih tidak terlihat bergairah. Mari kita mengatasi situasi pasar yang tidak menguntungkan dan menunjukkan kompetensi industri otomotif kita,” kata ketua Hyundai Motor Group, Chung Mong Koo dalam sebuah pernyataan. Dalam periode 12 bulan terakhir, yang berakhir 30 September nilai won menguat 1,8 persen, kinerja terkuat terhadap dolar di antara nilai tukar mata uang utama. Selama periode yang sama, nilai tukar yen melemah 10 persen.

Berhasilkan duet korsel ini mencapai targetnya? Apalagi sekarang sudah bulan Desember. Kita tunggu saja kabar berikutnya, apalagi Hyundai dan KIA sekarang produknya bagus-bagus dan berkualitas tinggi.

Read Prev:
Read Next: