KIA Rio GT Bersiap Menjadi Hot Hatchback Penantang Ford Fiesta ST

by  in Berita&International&Kia
KIA Rio GT Bersiap Menjadi Hot Hatchback Penantang Ford Fiesta ST
0  komentar
kia rio modifikasi

AutonetMagz.com – Sudah punya divisi performa tinggi N, Hyundai-KIA mau lebih gesit lagi dalam memasuki pasar mobil performa tinggi. Sebenarnya kalau hot hatchback, KIA sudah punya Pro Cee’d GT yang keren dan kencang itu, tapi rupanya mobil itu sendiri dinilai butuh adik. Untuk itulah, KIA berniat menjadikan hot hatchback baru yang akan berkompetisi di kelas yang lebih kecil, dan untuk benchmark, Ford Fiesta ST adalah target mereka.

Sebenarnya selain Ford Fiesta ST, di kelas ini ada Peugeot 208 GTi, Vauxhall Corsa VXR, VW Polo GTI, Renault Clio RS dan lain-lain. Menurut Autocar, KIA akan mengandalkan Rio sebagai basis hot hatchback baru mereka untuk menyaingi mobil-mobil tadi, karena memang sekelas. Hot hatchback yang diklaim akan bernama KIA Rio GT akan muncul sekitar tahun 2017 atau 2018 mendatang.

ford-fiesta-st

Resepnya sudah ada, yakni kedinamisan berkendara yang lebih baik melalui bobot yang lebih ringan, visual yang lebih sangar, performa yang meningkat serta modifikasi di bagian sasis mobil. Selain dari itu, resep lain yang lebih spesifik tidak diketahui, namun jika serius ingin menantang hot hatchback lain yang sudah terkenal duluan, paling tidak harus pakai mesin turbo yang tenaganya sekitar 180-200 hp-an, mengingat rival-rivalnya punya tenaga di kisaran angka tersebut.

Seperti yang diduga, kepala pimpinan proyek KIA Rio GT ini adalah Albert Biermann, mantan petinggi BMW M Division yang sekarang bekerja di Hyundai N. Selain untuk KIA Rio GT ini, Hyundai N juga masih dalam tahap pembangunan Hyundai i30 N yang diposisikan untuk bersaing dengan VW Golf GTI. Jika sudah, maka divisi Hyundai N juga siap merambah merek premium Hyundai, Genesis.

Kia ProCeed GT

Seru? Pastinya, sejak revolusi otomotif besar-besaran dari merek Korea pasca orang-orang terbaik Eropa menduduki posisi penting di kantor mereka, Hyundai-KIA bukan lagi merek yang bisa dianggap bocah kemarin sore. Sudah berani menyerang dengan produk berdaya saing kuat, meluncurkan merek premium dan kini serius di pasar mobil kencang. Apa pendapatmu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • ekkyfir

    pro cee’d gt udh dpt review bagus dr reviewer luar, well rio gt harus bisa meneruskan kesuksesan kakak nya
    berharap di indo tp… yasudahlah

  • Aryo Wicaksono

    kita lihat saja apakah rio gt bisa kayak fiesta dengan pengendalian seperti mobil gokart.

  • Yopi Andrian

    Mobil kia sih oke kalo masih komplit fitur nya. Tapi kalo masuk ke indo, sisa casing ama mesin aja. Fitur penunjang bisa menghilang entah ke mana.

    • Aryo Wicaksono

      biar fitur menghilang yang penting kualitas masih bagus, toh. (tapi tetap sih daripada beli mobil korea mending ambil honda atau sekalian nissan)

    • farid

      Biar bahasanya gak hiperbola(berlebih2han),kalimat “fitur penunjang bisa hilang entah kemana”,bisa dikoreksi kata “hilang” menjadi “hilang sebagian”.saya bukan fanboy kia,tapi saya tahu mobil kia di indonesia itu cuma jual tampang tapi fiturnya minim,contoh yg lebih parah adalah kia carens yg desainnya menurut saya bagus seperti mobil eropa tapi fitur dan speknya,hmm….saya cuma bisa bilang satu kata,PARAH!!….

      • Aryo Wicaksono

        itu salah satu alasan aku masih menghindar dari mobil korea.

        • Yudan S

          Saya pengguna KIA CARENS sejak 2013 dan kebetulan suka banget sama KIA.

          Memang Carens tidak memilki passenger side airbag, ABS, ESC. Tapi kekurangan itu diimbangi dengan interior design, material dan build quality yang menurut saya jauh lebih superior dibanding kompetitor Jepang. 6 speed auto (tiptronic) dan mesin 2000cc-nya juga sangat halus dan (menurut saya) sangat kencang.

          Jadi, saran saya, jika teman-teman adalah orang yang mengutamakan kenyamanan yang diberikan kualitas dan desain interior, cobalah liat mobil-mobil KIA. Siapa tau suka.

          O iya. 5 taun garansinya pun bikin tenang hati 🙂

          • Aryo Wicaksono

            aku sih tidak mempermasalahkan kualitas Hyundai dan KIA karena memang sekarang lebih bagus dibandingkan rata-rata mobil jepang, cuma masalah pengendalian sampai sekarang masih belum srek. bahkan aku menghindar dari Toyota dan Honda yang baru karena sama-sama nggak srek juga. kalau masalah garansi sih buat aku nggak masalah karena baru sebentar beli mobil baru juga sudah dimodifikasi lagi, tapi memang garansi lima tahun atau sampai tujuh tahun di luar negeri sangat bagus untuk konsumen biasa. memang enak sih kalau semua mobil garansi lima tahun lebih atau minimal tiga tahun consumables gratis.

          • njk888 nik

            Sabar aja, Albert Biermann sudah di Hyundai Kia. Nanti akan muncul platform baru yang hebat. Tapi nggak usah bilang BMW / Mercy, ane pernah coba Golf, juga hebat. Memang orang Jerman jago hal ginian. Pantesan di Autobahn banyak mobil Jerman yang ngebut 200 km/jam + dengan mantap dan selamat.

          • njk888 nik

            Kia sih benar seperti kisah Cinderella. Dulu jangan bilang di Indo, di luar negeri juga 15 tahun lalu tidak terlalu di anggapin. Tapi laporan terakhir dari Amrik misalnya, malah di luar merek luxury macam Mercy / BMW, menurut survey lembaga konsumen di sono, banyak orang Amrik sudah rasa mutu Kia dan Hyundai sudah di atas mobil jepang.

            Silahkan masukin kata ” How Korean car makers beat out the Japanese – Fortune ” di google, baca artikel pertama dan berikutnya. Sudah banyak kok laporan ginian.

            Silahkan baca, cukup menarik kisahnya. Dan itu bukan karena hoki, itu karena memang duo Korea sudah berapa tahun serius, introspeksi sendiri, terus usaha melakukan perbaikan, belajar dari perusahaan lain.

            Mereka juga terinspirasi dari Samsung, gimana Samsung naik pangkat terus…

            Agak mirip ” Revolusi mental ” deh. Cuman di Indo, masih banyak pejabat yang anggap ini cuman slogan doang, kagak di jalankan.

          • Aryo Wicaksono

            cuma ya itu, belum punya platform dengan pengendalian seperti ford atau renault. kalau sudah ada ane pasti beli, deh.

      • Yopi Andrian

        Oke bro, hilang sebagian.

        Sebener nya saya uda nulis fitur penunjang yang hilang, bukan fitur utama. Hahaha. Oke bro.

  • Ronny Rasdyantoro

    korea agresif! keren!!!

    • njk888 nik

      Pengaruh juga psychology. Manusiawi dimana mana misalnya U pernah di jajah ama si A, meski sudah lama penjajah sudah pergi, tapi memories masih ada. Karena Korea dulu nasipnya sama ama Indonesia, dimana Korea di jajah jepang dan Indonesia di jajah ama Belanda, sampai hari ini bangsa Korea selalu ingin ” balas dendam “, cuman bukan dengan cara perang, tapi dengan cara di banyak hal mereka mau nyalip jepang. Mantan penjajah mereka.

      Lihat gimana Samsung dan LG pukul Sony dan Sharp tanpa ampun sampai duo jepang sudah berdarah banyak. Jangan heran jika duo jepang itu bisa bangkrut kalau nggak mampu turnaround. Berikutnya di dunia mobil ane prediksi juga akan terjadi. Lihat aja 10 tahun lagi. Bahkan ada pernah laporan professor di Jerman yang prediksi, yang akan jadi no.1 di dunia di masa depan dunia mobil nanti bukan VW (saat itu VW baru nyalip toyota jadi no.1 di dunia), tapi duo Korea.

      Di Indo mungkin masih lama, tapi setidaknya jika induknya gitu perkasa, artinya kualitas dan performa mobilnya sudah bisa di andalkan. Asal kita rawat dengan baik.

  • Rafli Santosa

    keren deh semoga aja KIA Indonesia mau masukan mobil kencang mereka

  • sereal

    beneran bingung mau milih Kia Rio, Suzuki Swift, atau VW Polo. Ada masukan gak bro?

    • er satria

      tungguin aj Hyundai All new i20 bro, infonya masuk tahun ini

      • sereal

        ok jg tuh mobil, kalo yg Pro Cee’d GT di review ini blum tau masuk kapan ya bro?

        • er satria

          KIA belom ada info bro, yang Kia Soul aja yg pernah nangkring di Gaikondo expo ktnya bisa pesen tp sampe skr kgk nongol”…. Hyundai tahun ini ada 2 produk baru, i20 dan New Tucson. klo Mazda CX-3 akhir tahun or awal tahun depan katanya….lama bgt yak ahahahaha

    • Aryo Wicaksono

      ya ampun. kalau aku pilih handling paling bagus. Pengendalian suzuki swift seperti gokart, paling bagus di antara pilihan lain. VW Polo agak membosankan. Kualitas Kia Rio bagus, cuma di jalan tol dan belokan lebih melayang dibanding swift.

      • sereal

        makasih masukannya ya bro,
        btw, kalo bukan ke-3 nya yg saya sebutin, rekomen apa bro?

        • Aryo Wicaksono

          suzuki swift aja, deh. 🙂

    • njk888 nik

      Menurut ane, saat ini semua jangan di ambil dulu. Rio baris 2nya kurang lega. Posisi duduknya malah Grand i-10 lebih enak. Swift, juga sempit dan kalau lihat situasi pasar mobil di dunia, termasuk negara maju, sudah makin jelas mutu dan banyak hal Hyundai / Kia sudah lebih superior banding Suzuki.

      Polo meski menarik, tapi baris 2nya juga sempit. Posisi duduk juga agak aneh. Kecuali mayoritas anggota / calon pemakai nggak terlalu tinggi masih bisa di pertimbangkan. Jauh banding saudaranya Tiguan. Sayang banget, kalau nggak, ini mobil Jerman termurah di Indonesia saat ini.

      Tunggu bentar nanti Hyundai i20 Active crossover akan muncul. Lumayan kok tampangnya. Tinggal nanti lihat interior cabinnya enak dan lega nggak. Setau ane seri i20 baru banyak yang suka di Eropa dan di India juga Hyundai booming, sudah no.2 di belakang Suzuki Maruti.

      Ingat kondisi India nggak beda jauh ama Indonesia. BBM sono tau sendiri juga gitu gitu aja, dan kondisi jalan di India juga masih mirip Indonesia. Susah di prediksi. Fakta Hyundai bisa no.2 di sono sudah nyalip toyota honda artinya mutu dan build quality Hyundai (tentu juga Kia, sudah 1 group), sudah cocok dan tahan ama kondisi negara macam India (otomatis Indonesia).

      Yang sudah tau banyak info nggak bakaln paranoid lagi ama mobil Korea, cuman di Indo, karena minim info dan pada nggak update sendiri, jadi masih pada takut atau masih pikir mobil Korea itu masih mobil rongsokan. Padahal gila, seluruh dunia duo Korea tahun lalu jual 8 juta lebih mobil, vs toyota 10 juta, GM dan VW masing masing 9 jutaan.

      Kagak jauh kok. Nggak mungkin lah jika jelek masa 8 juta buyer lain di negara lain termasuk negara maju seperti Eropa, AS, China goblok semua. Ini dengan catatan merek duo Korea banding toyota gituan masih termasuk merek ” baru “, Bisa play catch-up sampai mulai dekatin penjualan the big 3 sampai gini termasuk prestasi yang bagus.

      • Aryo Wicaksono

        intinya kalau hobi mengemudi pilih swift, kalau nggak suka mobil pilih i20x, gitu? :v

      • sereal

        ulasan yg bagus bro, thanks banget, jadi nambah ilmu nih, kalo menilik ke Hyundai i20 Active crossover itu, apa bukan sekelas Baleno yg ik2 itu ya bro ? yg jadi pertimbangkan beli saat ini yg sekelas2 Pro Cee’d ini, hmm mudahan cepet masuk nih GT ini..

        • Aryo Wicaksono

          kalau begitu mending sekalian ambil mazda 2 yang baru aja, dah, biar nggak pusing, secara masih yang terbaik di kelas dan di indonesia. swift dan i20x lewat. yang penting kalau beli mazda jangan pilih warna merah, yang lagi naik daun tuh warna biru.

  • farid

    Saya gak suka mobil2 merek korea di indonesia,kecuali atpm nya jual mobilnya disini dgn spek dan fitur komplit tanpa banyak sunatan

    • njk888 nik

      Namun ingat pula mobil Korea CBU luar Asean bayar bea masuk mahal, vs 0 percent untuk CKD Jepang. Serba susah. Fitur lengkap harga tinggi di bilang mahal. Nggak worth it. Fitur sebagian di downgrade harga mendingan di bilang sunat. Juga nggak worth it.

      Bikin pabrik untuk nikmati fasilitas pajak CKD ? Nanti fitur udah banyak harga juga udah bagus, takutnya orang Indo tetap takut, pikir harga jual kembali tetap hancur, tetap nggak berani coba / beli (padahal harga jual kembali mobil Korea model baru rata rata sudah jago lo, banyak yang diam diam udah lebih bagus dari brand jepang)

      Maju kena, mundur kena…Karena sifat orang Indonesia yang nggak mau cek dan recek, sukanya main aman, suka status quo, nggak suka perubahan, takut risiko. Dan selalu ambil pengalaman yang sudah lama dulu.

      Benar, sifat kapok itu manusiawi, tapi apa salahnya update, cek dan recek ? Indonesia sendiri dulu tahun 1998 juga bikin banyak orang bangsa lain kapok juga lo, kerusuhan, diktator keras, ribut terus, eh, sekarang kok banyak orang asing suka datang ke Indonesia untuk holiday dan bisnis ?

      Nggak kapok tahun 1998 ? Bukan, karena mereka sudah cek dan recek, Indonesia sudah berubah, sudah bukan Indonesia tahun 1998 lagi. Sudah nggak ribut di jalanan terus, sudah jarang ada kerusuhan.

      Dan tidak akan berubah cuman dua kok, kematian dan pajak.

  • Yohanes Yogi Yohanes

    saya rencana mau pakai new sportage lx 2014 apa cukup lumayan apa ga ya!dibandingkan type ex