Audi e-tron GT Concept 2020 : Tesla? Apaan Tuh?

Audi e-tron GT Concept 2020 : Tesla? Apaan Tuh?
0  komentar

AutonetMagz.com – Saat Tesla Model S membuktikan bahwa performa mobil listrik bisa mempermalukan mobil biasa seperti BMW M5 dalam sebuah drag race, pabrikan mobil besar mulai berbenah diri. Berlomba-lomba menghadirkan mobil listrik gahar untuk memberi pelajaran kepada Tesla, kini hasilnya sudah mulai nampak. Porsche Taycan sudah mulai berani tampil meski masih dalam fase kucing-kucingan, sementara Audi punya amunisinya sendiri.

Perkenalkan, ini adalah sedan listrik konsep Audi bernama Audi e-tron GT Concept. Meski bentuknya mirip Audi A7, tapi yang ini jauh lebih keren, bak didesain oleh Iron Man. Meski ini masuk di dalam famili mobil listrik e-tron Audi, Audi e-tron GT ini punya gril sangar berbingkai hitam yang lazimnya hadir di Audi RS. Oh ya, usut punya usut, Audi e-tron GT ini duduk di atas platform yang sama dengan kepunyaan Porsche Taycan, yakni platform J1 khusus mobil listrik.

Tak heran, soalnya Audi e-tron GT memang dibuat berbarengan antara Audi Sport dan Porsche. Mobil-mobil Audi takkan terasa afdol tanpa teknologi lampu yang “hedon”, dan itu sudah ada di e-tron GT ini. Lampu depannya sudah mengadopsi laser performa tinggi dan lampu belakangnya menggunakan LED yang ditata sangat apik. Sama seperti A8 dan A7, lampu ini bisa melakukan sedikit animasi kala mobil didekati, dijauhi, dikunci atau dibuka kuncinya.

Audi masih memperhitungkan permainan aerodinamika kala mendesain Audi e-tron GT ini. Di bagian gril dan bumpernya ada lubang udara untuk membantu pendinginan baterai, pelek 22 incinya pun didesain untuk melancarkan aliran udara samping dan pada bagian buntutnya ada diffuser besar plus active flap untuk mengarahkan aliran angin. Sebagai penutup, bagian bagasinya diberikan spoiler elektronik yang bisa naik-turun.

Sama seperti Mobil konsep Audi e-tron GT ini tidak punya handle pintu konvensional, namun saat ia masuk lini produksi pada tahun 2020 nanti, Audi bakal memberikannya handle pintu. Iya dong, kalau tidak ada, gimana mau masuk atau keluar? Interior Audi e-tron GT ini cenderung minimalis dengan layar besar yang duduk manis di tengah untuk pelbagai urusan fitur mobil, bahkan buat urusan AC dan joknya saja diberikan layar lagi di bawahnya.

Seperti Audi-Audi kekinian, fitur Audi Virtual Cockpit tak absen di Audi e-tron GT ini. Audi mengambil langkah yang sama dengan BMW i, yakni memakai bahan daur ulang untuk kabinnya. Kulit interiornya sintetik, setirnya Alcantara dan fabric-nya berasal dari serat yang sudah didaur ulang. Karpet interiornya saja merupakan hasil daur ulang dari jaring ikan. Wah, semoga tidak bau amis ya. Seperti Tesla, ia punya bagasi 450 liter di belakang dan 100 liter di depan.

Audi e-tron GT memakai baterai 90 kWh lebih untuk memberi tenaga bagi kedua motor listriknya, dan tenaga yang dihasilkan setara dengan 590 hp. Dengan penempatan motor di as depan dan belakang, jaminan grip AWD sudah di tangan. Audi mengklaim mobil ini bisa lari dari 0-100 dalam 3,5 detik dan sudah tembus 200 km/jam dalam 12 detik, di mana itu belum sesadis Tesla Model S P100D namun Audi jamin performa ini bisa diandalkan karena baterainya lebih awet dari Tesla.

Audi mematok kecepatan maksimalnya di 240 km/jam saja demi memaksimalkan jarak tempuh, yakni 400 km. Dengan charger 800 Volt, mobil ini bisa diisi ulang dari 0 ke 80 persen dalam 20 menit saja dan sudah menyediakan jarak tempuh hingga 320 km. Mobil ini akan diperkenalkan versi produksinya pada 2020 dan mulai disebar di 2021, menyusul SUV Audi e-tron. Apa opinimu mengenai mobil ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: