Toyota Bakal Produksi SUV Kompak Baru, Paling Lambat Awal 2020

Toyota Bakal Produksi SUV Kompak Baru, Paling Lambat Awal 2020
0  komentar

AutonetMagz.com – Apakah kalian masih ingat ada informasi yang menyebutkan bahwa pihak Toyota bakal menghadirkan sebuah SUV kompak baru yang diposisikan di bawah Toyota C-HR? Jika lupa, kalian bisa menyimak informasinya di artikel sebelumnya. Nah, info ini muncul di awal tahun 2019, dan kini sudah ada perkembangan mengenai informasi dari SUV kompak baru milik Toyota ini. Kabarnya, SUV baru ini bakal mulai produksi paling lambat awal 2020 mendatang.

Tentunya kabar ini menjadi kabar yang baik, karena beberapa orang menganggap Toyota C-HR terlalu mahal ataupun terlalu atraktif secara desain, sehingga kemunculan produk baru dengan basis TNGA-C yang sama namun diposisi di bawah Toyota C-HR menjadi solusi yang menarik. Namun ada kabar kurang menyenangkan mengenai produksi dan penjualan dari calon SUV baru dari Toyota ini. Awalnya kami memperkirakan bahwa mobil ini adalah hasil riset dari divisi R&D Toyota di Thailand, karena isu mengenai mobil ini kami dapatkan dari salah satu forum otomotif di Thailand, namun ternyata tidak.

SUV baru dari Toyota ini kabarnya bakal diproduksi dan dijual untuk pasar Eropa. Mengapa pasar Eropa? Karena pasar SUV kompak di benua Biru ini sedang bertumbuh, dan tentunya pabrikan – pabrikan otomotif tidak mau melewatkan momen ini. Segmen small SUV di Eropa sendiri bertumbuh hingga 37% di tahun 2018 silam, mengacu pada data AutoNews. Dan pertumbuhan itu membuat pasar small SUV berhasil mencetak angka penjualan mencapai 1,83 juta Unit banyaknya. Malahan, pertumbuhan tersebut diprediksi tidak akan berhenti sampai disana, dan akan terus naik seiring berjalannya waktu.

Oleh karenanya, pihak Toyota pun memutar otak dan memanfaatkan basis TNGA-C untuk membuat sebuah small SUV yang lebih reasonable dan bisa diterima oleh pasar Eropa. Kabarnya, small SUV baru milik Toyota ini akan diproduksi di pabrik perakitan mereka di Valenciennes, Perancis. Di awal, kami menyebutkan bahwa produk ini paling lambat akan diproduksi di awal 2020, namun jika memungkinkan, mobil ini bisa saja naik ke jalur produksi lebih cepat, yaitu di akhir tahun 2019 ini. Pabrik Toyota di Valenciennes sendiri saat ini hanya memproduksi Toyota Yaris, dan tentunya masih ada ruang tersisa untuk memproduksi produk lain yang sedang hype disana.

Nah, walaupun sementara ini SUV kompak baru milik Toyota ini hanya akan diproduksi dan dipasarkan di Eropa, namun bukan berarti pasar Asia maupun ASEAN tidak memiliki peluang untuk mendapatkan produk itu. Jika market-nya ada, dan peluangnya menjanjikan, nampaknya pihak Toyota juga tidak akan segan membawa mobil tersebut kesini. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: