New Suzuki Carry : Kawan UMKM dari Masa ke Masa

New Suzuki Carry : Kawan UMKM dari Masa ke Masa
0  komentar

AutonetMagz.com – Pernah mendengar lagu ‘Tak Lekang oleh Waktu‘ milik Kerispatih? Kalau iya, mungkin itulah gambaran yang pas bagi Suzuki Carry di hadapan publik Indonesia dan juga Suzuki Indomobil Sales (SIS). Suzuki Carry adalah legenda bagi pabrikan berlogo S tersebut di Indonesia. Dan bukan sekedar legenda, bisa dikatakan bahwa mobil ini adalah legenda hidup untuk SIS.

New Suzuki Carry Minor Change 2021 (dok ANM | Surabaya | 29 Januari 2021)

Nah, kali ini kami akan mengupas khusus Suzuki Carry dari awal mulanya pickup ini menginjakkan kaki di Indonesia, hingga generasi New Suzuki Carry yang ada saat ini. Selain itu, kita akan bahas bagaimana peformanya dalam beberapa tahun terakhir, serta capaian yang notable dari mobil komersial ringan ini. Siapkan camilan kalian, karena artikel ini akan menjadi artikel yang cukup panjang. Cekidot.

Truntung Yang Legendaris, Kawan Petani Cengkeh dari Manado

Apakah Suzuki Carry adalah mobil pertama Suzuki di Indonesia? Jawabannya, Bukan. Mobil pertama Suzuki yang menginjakkan kaki di Indonesia adalah Suzuki Fronte yang masuk lewat jalur laut via Surabaya di tahun 1968. Lalu, kapan Suzuki Carry mulai mengaspal? Suzuki Carry paling pertama di Indonesia adalah Suzuki Carry berkode ST10 yang juga dikenal dengan ‘Suzuki Truntung’ yang memiliki suara khas. Suzuki ST10 sendiri dijual mulai tahun 1976, sebelum akhirnya digantikan oleh versi lebih gres yaitu Suzuki ST20 di tahun 1977.

Nah, ada sebuah cerita menarik yang nampak tidak banyak tersorot oleh media di awal kehadiran Suzuki Carry. Cerita itu adalah terkait peran petani cengkeh asal Manado, Sulawesi Utara. Soebronto Laras, Presdir dari Indomobil Sukses International (IMAS) sekaligus tokoh legendaris Suzuki di Indonesia pun membuka cerita ini di peringatan 50 tahun Suzuki, akhir 2020 silam. Beliau menjabarkan bahwa Suzuki ST20 kala itu tidak terlalu laku di Jawa. Namun, bak sebuah berlian yang belum tersentuh, Suzuki ST20 pun mendapatkan perhatian dari para petani cengkeh di Manado. Kala itu, petani cengkeh sedang panen besar.

Dan dari hasil panen itulah, mereka membeli Suzuki ST20 untuk operasional. Singkat cerita, peforma Suzuki Carry ST20 kondang diantara para petani. Bahkan, Suzuki ST20 bisa diandalkan naik turun gunung dengan beban angkutan mencapai 1 ton. Dari mulut ke mulut, nama Suzuki ST20 pun langsung tersebar dan dikagumi. Dari 10 unit yang diboyong ke Manado, seluruhnya ludes. Bahkan, petani cengkeh di Manado menantang Suzuki kala itu untuk memboyong 50 unit Suzuki ST20 ke kota Tinutuan tersebut. Itulah awal mula eksistensi Suzuki Carry sebagai pickup legendaris di Indonesia.

ST100 : Legendary People Carrier

Singkat cerita, Suzuki ST20 bertahan hingga 1983 sebagai backbone penjualan Suzuki di Indonesia. Dan di tahun 1983, Suzuki melakukan upgrade dan melahirkan Suzuki Carry ST100, atau juga dikenal sebagai Suzuki Carry 1.0 / Extra. Bisa dikatakan, Suzuki Carry generasi ST100 inilah yang paling long lasting di urutan ke dua. Lho kok kedua? Karena ada yang pertama. Kembali ke Suzuki Carry ST100, mobil ini tampil dengan dimensi yang lebih besar dan lampu membulat yang membuatnya mendapat julukan Carry bagong.

Suzuki Carry Extra menjadi unit Angkutan Kota / Angkot di Pasar Bulak, Surabaya (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

Suzuki Carry Bagong mengandalkan mesin 1.000cc F10A yang juga digunakan Suzuki Katana, Suzuki Kaimun dan Suzuki Jimny. Sayangnya, eksistensi Suzuki Carry ST100 bermuka ‘bagong’ terbilang singkat. Suzuki mengubah wajah depan Suzuki Carry ST100 di 1986 dengan lampu berbentuk trapesium yang terasa lebih modern. Oiya, mobil ini juga disulap menjadi angkot ala double cabin di Surabaya lho. Namun, sayangnya Suzuki Carry ST100 dengan desain ini hanya bertahan sebentar saja. Sekitar 6 bulan saja usianya. Karena di tahun 1987, Suzuki menghadirkan Super Carry Extra dengan desain mengotak.

Unit Suzuki Carry Extra Minibus (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

Bagi kalian yang mulai bersekolah di tahun 90-an atau 2000-an, maka kalian tentu akrab dengan Suzuki Carry Super ini sebagai angkot ataupun minibus people carrier. Mobil ini memiliki usia yang sangat panjang, bahkan kabarnya konsumen masih bisa memesan mobil ini secara khusus hingga tahun 2009. Ini menandai usia Suzuki Carry ST100 dari era Bagong hingga Carry Super di angka 26 tahun lamanya. Tentu tidak perlu kami sebutkan berapa banyak usaha baik perusahaan besar hingga UKM yang sudah terbantu dengan kehadiran Suzuki Carry. Nah, di awal 90-an, Suzuki menghadirkan Suzuki Carry dalam bentuk yang berbeda.

Suzuki Carry Futura, Solusi Sebelum ada LMPV

Yap, kalian tentu tahu dan kenal akrab dengan mobil ini, yaitu Suzuki Carry Futura. Suzuki Carry Futura dijual bersamaan dengan Suzuki Carry Extra, namun dengan segmentasi yang berbeda. Suzuki Carry Futura ST130 menggunakan mesin G13 1.300cc yang lebih besar dan lebih bertenaga. Tentunya kehadiran Suzuki Carry Futura memenuhi kebutuhan akan pickup, box, dan minibus yang membutuhkan mesin lebih besar. Seolah tak ada kata cukup, di tahun 1996 pihak Suzuki menambah varian ST160 1.600cc berkode mesin G16 yang menggunakan mesin mirip Suzuki Vitara dan Suzuki Baleno.

Suzuki Carry Pickup 1.5 jadi andalan UMKM di Surabaya (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

Jelas langkah ini makin menaikkan pamor dan kelas dari Suzuki Carry Futura. Maka tak usah kaget bahwa dahulu Suzuki Carry Futura adalah salah satu pilihan favorit konsumen untuk people carrier, atau kini kita kenal dengan nama MPV. Nah, di tahun 2005, Suzuki kembali melakukan revisi pada Suzuki Carry dengan menghadirkan varian ST150 dengan mesin G15A injeksi yang disesuaikan dengan sistem perpajakan lokal. Suzuki Carry ST150 sendiri bertahan hingga tahun 2018 silam sebelum akhirnya digantikan oleh New Suzuki Carry. Jadi, eksistensi versi ini mencapai 27 tahun. Oiya, namun ada 1 versi Suzuki Carry yang menarik untuk dibahas juga, yaitu Suzuki Mega Carry.

Suzuki Carry 1.5 Pickup (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

Mega Carry : The Bigger Carry

Masih ingat dengan Suzuki APV? Yap, MPV yang punya jargon World Class MPV itu masih dijual dalam bentuk APV Arena hingga detik ini. Namun, Suzuki juga pernah menyulap Suzuki APV menjadi mobil komersial bernama Suzuki Mega Carry. Sesuai namanya, Suzuki Mega Carry memiliki ukuran yang lebih besar dari Suzuki Carry jaman itu (Suzuki Carry Futura). Suzuki Mega Carry hadir di tahun 2011 dan menjadi jawaban bagi konsumen yang butuh pickup lebih besar, dan modern, namun masih mengandalkan mesin G15 injeksi seperti Suzuki Carry Futura.

Suzuki Mega Carry Box menjadi armada angkut barang (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

Lalu, apakah Suzuki Mega Carry masih ada ‘hubungan darah‘ dengan Suzuki Carry selain mesin yang sama? Tentu ada. Kalau kalian cek, generasi APV menggunakan kode DN42V dan versi pickup berkode DN41T. Kode D sendiri sudah digunakan Suzuki Carry di Jepang sejak generasi kedelapan di tahun 1985 (DA – DB). Bahkan, New Suzuki Carry yang kita kenal saat ini berkode DC / DN61T yang mana artinya masih sedarah juga dengan Suzuki Mega Carry dan Suzuki APV.

New Suzuki Carry 2021 (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

New Suzuki Carry : Sahabat UMKM

Kalau bicara Suzuki Carry, maka tidak lengkap kalau tidak membahas mengenai bidang usaha yang ‘memperkerjakan’ mobil ini. Sejak diperkenalkan di IIMS 2019, New Suzuki Carry langsung melejit pamornya dibandingkan sebelum – sebelumnya. Makin banyak perusahaan besar hingga UMKM yang menggunakan jasa New Suzuki Carry untuk kendaraan operasional mereka. Selain menjadi mitra para petani di Manado, New Suzuki Carry juga menjadi mitra dari para pengusaha di Kalimantan. Contohnya adalah H Muhidin yang merupakan pelaku usaha Sasirangan sejak tahun 2000-an.

New Suzuki Carry Box membelah jalanan Surabaya (dok ANM | Surabaya | 29 Januari 2021)

Sedangkan di Jawa Timur, New Suzuki Carry juga akrab dengan UMKM. Yuanita Christanti, Marketing Manager United Motors Centre (UMC) selaku authorized main dealer di kawasan Jawa Timur mengamini hal tersebut. Beliau menyatakan bahwa peta konsumen New Suzuki Carry di Jawa Timur lebih banyak mengarah ke UMKM. Beliau juga menyatakan, “New Suzuki Carry merupakan kendaraan komersial yang sudah terbukti performanya sekian puluh tahun lamanya. Kendaraan komersial dengan reputasi value for money menjadikan Suzuki Carry top of mind bagi para pengusaha baik di skala kecil menengah maupun skala besar. Hal ini terbukti dengan data Gaikindo tahun 2020 di mana penjualan Suzuki Carry di tengah pandemi Covid 19 berhasil menempati tempat teratas sebagai kendaraan komersial dengan penjualan sebanyak 33.407 unit secara nasional.

New Suzuki Carry digunakan UMKM usaha air minum kemasan (dok ANM | Surabaya | 28 Januari 2021)

UMKM yang menggunakan jasa New Suzuki Carry di Jawa Timur antara lain adalah UMKM yang bergerak di bidang hasil bumi, bahan bangunan, serta makanan dan minuman. Tentunya mobil ini memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan oleh setiap pemiliknya untuk mencapai omset yang diharapkan. Apalagi, di tengah pandemi ini, banyak masyarakat yang lebih memilih mengembangkan usaha mereka sendiri sebagai dampak dari banyaknya PHK. Dan setiap UMKM tentu membutuhkan kendaraan operasional yang bisa diandalkan.

New Suzuki Carry menjadi unit distribusi produk UMKM (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

New Suzuki Carry memang tampil sebagai pickup yang menggabungkan kekuatan di generasi – generasi sebelumnya dengan mesin dan desain yang lebih modern. Mesin K15B-C milik New Suzuki Carry bisa diandalkan karena terkenal memiliki efisiensi yang baik. Tentunya efisiensi adalah hal penting untuk konsumen New Suzuki Carry yang berlatar belakang pengusana. Ini sesuai dengan konsep ILMU yang digaungkan pihak Suzuki, yaitu Irit bensin dan perawatannya, Lama umur pakainya, Muat banyak, dan Untung di ujung. Yang terbaru, SIS juga memberikan update untuk New Suzuki Carry dengan ubahan grille, bumper, dan tambahan APAR.

New Suzuki Carry daerah kenjeran, Surabaya (dok ANM | Surabaya | 27 Januari 2021)

Jadi, itulah cerita perjalanan dari New Suzuki Carry sejak kemunculannya, hingga detik ini, termasuk sumbangsihnya terhadap perekonomian mikro dan menengah di Indonesia. Seperti baris reff di lagu ‘Tak Lekang oleh Waktu’, New Suzuki Carry bak ‘Intan permata yang tak pudar, tetap bersinar” di tangan para konsumen mereka. Apa pendapat kalian? Ada pengguna Suzuki Carry disini?

Gallery Foto Suzuki Carry All Model :

Read Prev:
Read Next: