Peter Schreyer : Kami Bisa Saja Membuat Supercar Untuk Genesis

Peter Schreyer : Kami Bisa Saja Membuat Supercar Untuk Genesis
0  komentar
genesis new york concept 2017

AutonetMagz.com – Merek Korea, dulu anak bawang sekarang anak emas. Sejak bergabungnya Peter Schreyer dan bisa membuat mobil Korea jadi ditakuti oleh merek Eropa sekalipun, Genesis bisa makin lantang memainkan irama persaingan yang tidak main-main. Dimulai dengan full side luxury sedan Genesis G90 dan medium luxury sedan Genesis G80, mereka kemarin membuat sensasi lagi dengan New York Concept yang ada campur tangan orang Indonesianya, yakni Sandy Hartono.

Seperti yang kami bilang kemarin, New York Concept akan menjadi Genesis G70 di suatu saat nanti, dan BMW 3 Series, Mercedes C-Class serta Audi A4 adalah lawannya yang sepadan. Nah, Peter Schreyer yang sekarang menjabar sebagai Chief Design Officer bagi Hyundai, KIA dan Genesis rupanya seorang desainer senior yang ambisius untuk Genesis. Menurut Motoring, beliau bercerita kalau ini semua baru permulaan dari Genesis.

genesis new york concept interior

Bahkan, ia tidak menampik saat ditanya apakah Genesis berminat masuk kelas supercar.”Ini adalah awal bagi kami, dan kami menargetkan untuk hal-hal seperti itu (membuat supercar)… Kita harus membicarakannya lagi, merancangnya lagi. Mungkin masih sangat lama sekali untuk kita bisa membuat hal seperti itu.” Sedikit menggantung, tapi beliau tidak bilang tidak kan? Kalau memang demikian, masih ada harapan untuk munculnya supercar pertama berbau ginseng.

Kapabilitas membuat supercar pun sepertinya tidak akan jadi isapan jempol kaki belaka, karena kita harus ingat Hyundai sudah punya divisi performa tinggi berlabel N Division. Kepala divisi ini sendiri adalah mantan eksekutif BMW M Division, jadi jangan sangsi dengan apa yang bisa mereka lakukan. Tidak ada yang tahu berapa lama waktu yang diperlukan Genesis membuat supercar, karena ingat saja, Lexus butuh waktu 9 tahun untuk membuat LFA dan banyak sekali biaya yang keluar.

hyundai-n-2025-vision-gran-turismo

Status Genesis sama seperti Lexus sebelum punya LFA, yakni belum pernah bikin supercar sebelumnya. Kami antusias, jelas, kami suka supercar, tapi kami juga khawatir. Peter Schreyer sebentar lagi akan memasuki usia pensiun, dan perannya di Genesis pasti akan diganti oleh orang lain. Nah, kami harap pergantian posisi ini tidak mempengaruhi ambisi Genesis, malah jika perlu, dibuat lebih ambisius. Apa opinimu mengenai keseriusan Genesis ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Javaneshe

    Cocok kalo nama supercar nya Genesis aeroblade GT *maksa*

  • sweet capucino

    Kereen… smua produsen mobil pny mimpi msg2 bikin mobil supercar, tdk menutup kemungkinan ngebajak engineer2 khusus built supercar. opini ane.. rata2 konsumen premium supercar skrg2 ini lbh ngeliat max speed supercarnya ketimbang brandnya, krn image kencengnya itu yg lbh ditonjolin

    • Hillarius Satrio

      not really sebenernya, tapi nggak salah juga.

      supercar selain jual max speed, jual gengsi, imej, engineering quality, masterpiece of design, balance, dll.. bisa banyak yang dijual. intinya, kalo nggak unik alias beda dari yang lain, agak susah jualan supercar.

      cmiiw

  • Enrile Indro Prasetyo

    Buat supercar trus diterjunkan dalam balap endurance (versi gt3), pasti imagenya terdongkrak. Apalagi kalo bisa juara menghadapi rival-rival eropa dan jepang..

    • njk888 nik

      Kata orang Indo kan harga jual kembali mobil Korea nggak ada nilainya. Kalau gitu nanti jika mobil super Korea masuk, kita beli yuk bekasnya di harga 50 juta ! Mau ? Atau takut nilainya turun lagi ke 5 juta ??? Haha. Cara pikir Indonesia banget..

  • Aryo Wicaksono

    saran aku untuk genesis: curi rancangan porsche 918. jualan mobil super dijamin sukses, tuh!

    • Hillarius Satrio

      kalo bulet2 ditiru, kayaknya PR ya ngerjain 4 wheel steeringnya… ahaha

      • Aryo Wicaksono

        sesuai petuah mendiang Steve Jobs: “good artists copy, great artists steal.” mengkopi saja tidak cukup. nah, mengkopi saja sudah susah, bagaimana mau ngembangin teknologi yang diambil dari lawan.

  • farid

    kalau ingin buat supercar ya harus niat banget dan butuh waktu developing yg lama,apalagi brand baru seperti genesis yg baru mengangkat brand nya.lihat saja lexus LFA,nissan GTR,dan acura/honda NSX yg butuh waktu bertahun tahun untuk merancang supercar itu biar hasilnya gak asal2lan

  • ekkyfir

    Wah korea attacks!
    Audi salah ngebiarin peter schreyer lepas dari nya, dia msk kia hyundai, merk dua itu lgsg jempolan, good job lah

    • njk888 nik

      Sebelum Peter aja udah ada Thomas Burkle dari BMW, dan juga 1 lagi ex BMW juga namanya lupa. Terakhir Albert Biermann divisi M BMW di ambil lagi. Belum yang lain entah siapa lagi. Udah kejadian berapa kali dalam berapa tahun terakhir.

      Jadi ingat kisah Tiga Negara Samkok, dimana pemenang akhirnya yang akhirnya jadi Emperor, Jenderal Besar Cao Cao, yang hobi rekruit Jenderal hebat dari lawannya. Dia selalu tegaskan dia cinta talenta, nggak peduli dari mana. Dari lawan pun dia ingin dapat.

      Karena dia sadar, tiap 1 Jenderal hebat yang dia dapat, bukannya cuman tenaga dia naik, tapi otomatis tenaga lawannya turun…Jelas boss Hyundai / Kia sedang pakai strategy yang sama.

      Sayangnya cuman 1, kenapa designer toyota avanza, innova, fortuner nggak di recruit ? Penjualannya kan hebat tuh 3 mobil ini.

      • bondetkebogiras

        kalimat anda yang terakhir sangat menggelitik…

      • Aryo Wicaksono

        jepang terlalu pede dengan perancang mereka sendiri, sih. lagian juga aku nggak ketemu lowongan perancang exterior dan interior untuk mobil jepang. 🙁

      • ekkyfir

        Nah setuju tuh, bener strategi nya
        Kalau itu… Bkn desainer asli deh, tp desainer jadia2n yg awal nya sudah pasti akuntan :v