Nissan X-Trail T32 Masih Dicintai di Jepang, Penjualan Stabil!

Nissan X-Trail T32 Masih Dicintai di Jepang, Penjualan Stabil!
0  komentar

AutonetMagz.com – Jika kita melihat segmen pasar Compact SUV di Indonesia, sejatinya beberapa pemain di kelas ini sudah memajang generasi terbaru dari produknya dalam tempo 2 atau 3 tahun terakhir ini. Mulai dari Honda CR-V, hingga Mazda CX-5. Bahkan, ada pemain baru yaitu DFSK Glory 580 dan Wuling Almaz. Sayangnya, beberapa pemain lawas masih bertahan juga dengan produk yang belum disegarkan, contohnya Hyundai Tucson, KIA Sportage, Renault Koleos dan Nissan X-Trail. Dan nama terakhir ini yang akan kita bahas kali ini.

Di Pasar Indonesia, Nissan X-Trail T32 sudah diperkenalkan sejak tahun 2014 silam, dan per tahun ini sudah 5 tahun mobil ini mengaspal di tanah air. Bagaimana impresi penjualannya saat ini? Dalam 4 bulan pertama tahun 2019 ini Nissan X-Trail T32 mampu mengantongi penjualan sebanyak 133 unit secara wholesales. Angka itu jelas di bawah dari Wuling Almaz dan Honda CR-V yang sudah ribuan unit, dan juga Mazda CX-5 yang diatas 500 unit. Nah, namun ada perbedaan signifikan antara nasib Nissan X-Trail T32 di Indonesia dengan di Jepang. Di Jepang, mobil ini masih sangat dicintai oleh konsumen lokal.

Nissan X-Trail T32 diperkenalkan lebih dahulu di Jepang, yaitu pada bulan Desember 2013, dan sudah hampir 6 tahun mobil ini mengaspal disana. Namun walau sudah cukup uzur, mobil ini masih mampu meraih penghargaan sebagai SUV 4WD dengan penjualan terlaris di seluruh Jepang pada tahun 2018 kemarin. Penghargaan tersebut diraih dengan penjualan total mencapai 46.487 unit selama setahun, dengan angka rata – rata penjualan per bulan mencapai 3.873 unit. Nah, menariknya, tahun ini penjualan dari Nissan X-Trail T32 tidak kunjung melemah, padahal gosipnya Nissan X-Trail T33 bakal meluncur akhir tahun ini di Jepang.

Pada bulan Maret 2019 kemarin, Nissan X-Trail T32 mampu membukukan penjualan sebanyak 6.225 unit selama sebulan, hampir 2 kali lipat dari rata – rata penjualan per tahun di 2018. Lantas, bagaimana bisa penjualan dari Nissan X-Trail T32 moncer di Jepang? Mengutip dari BestCarWeb, Mantan engineer Nissan, Kenichi Yoshikawa buka suara mengenai alasannya. Ada beberapa faktor yang diduga menjadi kekuatan utama Nissan X-Trail T32. Pertama, karena mobil ini memiliki dimensi yang dirasa pas, dan harga jual yang lebih ekonomis di Jepang. Selain itu, desainnya tidak neko – neko, dan timeless.

Alasan lain, adalah varian dari Nissan X-Trail T32 yang bisa mengakomodir kebutuhan konsumen di Jepang, baik versi hybrid maupun AUTECH. Penggunaan fitur ‘canggih’ di mobil ini juga dirasa cukup mudah dimengerti. Nah, namun memang lain ladang lain juga belalangnya. Dengan produk yang masih kurang lebih sama, Nissan X-Trail T32 belum bisa menggaet konsumen sebanyak di Jepang. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: