Mercedes Benz Luncurkan Versi All-Terrain dari E-Class Estate

by  in  Berita & International & Mercedes-Benz
Mercedes Benz Luncurkan Versi All-Terrain dari E-Class Estate
0  komentar

AutonetMagz.com – Tahukah kalian bahwa beberapa lini produk Mercedes Benz memiliki versi crossover dari versi estate yang disebut All-Terrain. Hal ini sebenarnya bukanlah hal baru, karena Audi sudah lebih dulu dengan A6 Allroad, begitu juga Volvo dengan V70 Cross Country yang keduanya sudah diluncurkan hampir (atau mungkin lebih) 20 tahun yang lalu. Mitsubishi Xpander Cross, Hyundai Stargazer X, dan Suzuki XL-7 mungkin terinspirasi dari sana.

Dimensi dan Eksterior

Setelah versi sedannya meluncur pada April lalu, kemudian disusul versi estate atau station wagon pada Juni lalu, Mercedes Benz juga meluncurkan versi All Terrain pada Munich Motor Show. Mobil ini memiliki ukuran panjang 4.950 mm, lebar 1.904 mm, tinggi 1.497 mm, dan wheelbase 2.907 mm. Dibandingkan generasi sebelumnya (w213), mobil ini lebih lebar 28 mm dan wheelbase lebih oanjang 22 mm. Namun, dibandingkan versi estate, versi All Terrain memiliki ground clerance lebih tinggi 46 mm.

Perbedaan versi All-Terrain dengan versi estate biasa mencakup revisi terbaru pada twin-louvre grille, desain bumper depan dan belakang dengan underguard chrome, cladding abu-abu gelap pada lengkungan roda dan side skirt. Bumper belakangnya memiliki desain yang sedikit berbeda serta terdapat stainless steel-look sill guard di bibir bagasi. Sementara sektor kaki-kaki dipercantik dengan Velg 18 inci dibalut ban berukuran 235/55 R 18. Tersedia juga opsi velg 19 dan 20 inci.

Suspensi, Interior, dan Fitur

Mobil ini sudah dilengkapi air suspension AIRMATIC sebagai standar, pada kecepatan di atas 120 km/jam, mobil akan merendah 15 mm untuk efisiensi aerodinamika. Bersamaan dengan itu, penggerak 4 roda 4MATIC khas Mercedes benz juga tersedia. Beralih ke sisi interior, perbedaan terdapat pada open core wood panel. Tersedia opsi MBUX Superscreen yang membentang sampai ke bagian penumpang depan. Pada kamera 360-nya terdapat mode transparent bonnet untuk melihat lebih jelas apa yang ada dibawah mobil.

Tersedia juga fitur ADAS yang mencakup Distronic active distance assist, Attention Assist, Active Brake Assist, Active Lane Keeping Assist, Parking Package dengan kamera mundur dan Speed Limit Assist. Opsional dalam Driving Assistance Plus package adalah Active Steering Assistant, yang membantu menjaga kendaraan tetap berada di tengah jalurnya. Saat marka jalur hilang, setir akan bergetar untuk memperingatkan pengemudi.

Pilihan Mesin

Mercedes Benz E-Class All Terrain tersedia dalam 3 pilihan mesin, E 220 mild hybrid diesel, E 450 gasoline, dan E 300 de Diesel Plug-in-Hybrid. E220 memiliki powertrain mild-hybrid 2.0 liter diesel bertenaga 197 PS dengan torsi 440 Nm. Sementara versi E 450 bertenaga 381 PS dengan torsi 500 Nm, lalu untuk versi plug-in hybrid mampu penghasilkan tenaga 313 PS dan torsi 700 Nm. Motor listrik dari E 300 de mampu menempuh jarak sejauh 102 km berdasarkan siklus WLTP.

Jadi, bagaimana menurut kalian? akankah versi ini juga masuk ke Indonesia? mengingat trend station wagon atau estate yang selalu hype dan kondisi jalannya juga lebih cocok untuk menggunakan All-Terrain. Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: