Kemenperin Angkat Suara Terkait Pabrik Nissan

by  in  Berita & Merek Mobil & Mitsubishi
Kemenperin Angkat Suara Terkait Pabrik Nissan
0  komentar

AutonetMagz.com – Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu Nissan Motor Indonesia (NMI) mendapatkan perhatian dari para penggemarnya dan juga para penggiat otomotif. Yap, Salah satu dari pabrik dari Nissan di Indonesia yang ada 2 lokasi harus berhenti beroperasi, yang mana jelas bukan merupaka kabar yang menyenangkan. Nah, walau belum ada statement resmi dari NMI, tapi pihak Kemenperin memberikan tanggapan terkait hal ini.

Mengutip dari CNN Indonesia, Kementerian Perindustrian dalam hal ini diwakili oleh Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika ikut angkat suara terkait nasib dari pabrik Nissan di Indonesia. Beliau menyebutkan bahwa pabrik Nissan yang sudah tidak beroperasi adalah plant 1 dari Nissan Motors Indonesia yang sebelumnya memproduksi Nissan Grand Livina untuk keperluan pasar dalam negeri. Nah, sejak generasi terbaru Nissan Livina muncul, plant 1 tersebut berhenti beroperasi.

Wajar saja, karena seperti yang kita tahu bahwa All New Nissan Livina merupakan produk rakitan pabrik Mitsubishi, bukan lagi Nissan. Sedangkan plant 2 dari NMI digunakan untuk memproduksi produk dari Datsun di Indonesia. Jika kalian mengikuti perkembangan pemberitaan mengenai Xpander-Livina, maka kalian pasti pernah mendengar bahwa nantinya NMI akan kebagian tugas untuk memproduksi mesin untuk Mitsubishi Xpander dan Nissan Livina, sedangkan pabrik Mitsubishi akan merakit mobil tersebut untuk kedua merk.

Nah, jikalau kalian berpikir bahwa plant 1 yang akan memproduksi mesin tersebut, maka nampaknya tidak demikian. Putu menambahkan bahwa plant 2-lah yang akan bertugas untuk memproduksi mesin bagi Xpander-Livina, sembari terus memproduksi mobil Datsun untuk segmen LCGC maupun non-LCGC. Nissan Note e-Power dan Nissan Leaf yang kabarnya bakal menjadi komoditas baru dari Nissan juga tidak akan diproduksi di plant 1 Nissan, melainkan di pabrik Mitsubishi.

Jadi, bagaimana masa depan plant 1 dari fasilitas produksi NMI di Indonesia? Kita tunggu saja pernyataan resmi mereka. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: