Ini Alasan Lexus Gunakan Spindle Grille Polarized

Ini Alasan Lexus Gunakan Spindle Grille Polarized
0  komentar

AutonetMagz.com – Lexus menggembangkan kisi-kisi gril spindle-nya dengan apa yang disebut Lexus sebagai “spindle body”. SUV Lexus RX generasi terbaru dan Lexus RZ EV adalah model pertama yang memakai bahasa desain baru ini. “Kami ingin mempertahankan bentuk spindel itu sendiri. Tetapi spindel selalu didasarkan pada fungsionalitas dari apa yang terjadi di bawah kap mesin,” kata kepala desain global Lexus Koichi Suga kepada Automotive News.

Bagian depan Lexus RX Generasi Terbaru

Menggabungkan Elemen Sebelumnya

FYI, model produksi pertama yang memakai versi spindle grille adalah Lexus CT. Suga mengatakan bahwa sebagian besar pelanggan di AS tidak menyukai tampilan kisi-kisi spindel. “Banyak orang menyebut itu mirip Darth Vader, eksekusi spindle grille baru didasarkan pada pembelajaran ini. Kami membutuhkan keseimbangan yang tepat.” Desain spindle body menggabungkan elemen-elemen sebelumnya dari kisi-kisi ke panel bodi. Misalnya, ujung depan Lexus RX baru memiliki bagian tersembunyi di sepanjang bagian atas hood.

Lexus RZ memiliki tampilan yang berbeda. Ini adalah EV sehingga bukaan gril yang besar tidak diperlukan. Sebagai gantinya, ada air intake di bagian bawah, dan bodywork hitam yang memperlihatkan bentuk kisi-kisi spindle grille. Pada bulan Desember 2021, Lexus menghadirkan sekelompok konsep EV, dan beberapa di antaranya memiliki versi gril spindle yang sama sekali berbeda. Seperti Lexus Electrified Sport memiliki bukaan tipis di tengah dan area bawah lampu depan. Salah satu Sedan listrik yang masih dalam konsep juga memiliki ujung depan yang serupa.

Bagian Depan Lexus RZ

Berdasarkan Fungsionalitas

Elektrifikasi sendiri sebenarnya membuat Lexus memiliki banyak kelonggaran di departemen styling. Karena tidak ada mesin panas di bawah kap yang perlu didinginkan, dan pada dasarnya, tidak ada keharusan untuk memiliki gril besar – atau tidak memiliki gril sama sekali. “Kami ingin mempertahankan bentuk spindle grille itu sendiri. Tetapi poros selalu didasarkan pada fungsionalitas dari apa yang terjadi di balik kap mesin, ”kata Suga-san dalam Carscoops.

Efek keseluruhannya adalah desainnya menjadi jauh lebih seimbang, dengan sedikit gril yang mengalihkan perhatian dari bagian kendaraan lainnya. Suga-san mengatakan filosofi ini adalah hasil dari mendengarkan feedback dari pelanggan. “Eksekusi spindel baru didasarkan pada pembelajaran ini, Kami membutuhkan keseimbangan yang tepat.” Namun, cara Lexus menyematkan fasia tanpa membuat gril palsu adalah sesuatu yang ingin dihindari oleh kepala desain global Toyota Simon Humphries. “Bagi kami, apa yang dilakukan adalah memberikan mobil bagian tengah yang sangat kuat tanpa harus memasang gril palsu di sana atau semacamnya,” katanya dalam Jalopnik.

Jadi, bagaimana menurut kalian? sampaikan di kolom komentar

Read Prev:
Read Next: