Hyundai Ioniq 5, Bisa Isi Baterai Pakai Tenaga Matahari!

by  in  Berita & Hyundai & International
Hyundai Ioniq 5, Bisa Isi Baterai Pakai Tenaga Matahari!
0  komentar

AutonetMagz.com – Semua orang tahu kalau Hyundai di Indonesia sedang gencar dengan mobil listriknya, yakni Hyundai Ioniq Electric dan Hyundai Kona Electric. Namun mungkin ada beberapa orang yang belum sadar bahwa Ioniq dan Kona bukanlah mobil listrik murni yang dirancang dari nol. Ya, Ioniq dan Kona masing-masing punya versi yang bukan mobil listrik murni, misalnya Ioniq ada versi hybrid dan Kona ada versi bensin biasa yang juga dijual di Indonesia.

Transformasi merek Hyundai untuk era elektrifikasi termasuk membuat nama “IONIQ” menjadi sub-brand baru yang khusus untuk mobil bertenaga listrik dari Hyundai. Sekarang, Hyundai resmi memperkenalkan Hyundai Ioniq 5 yang merupakan mobil listrik murni pertama yang mereka rancang dari nol. Berbasis dari Hyundai 45 Concept, Hyundai berhasil membuat Ioniq 5 ini mirip dengan konsepnya.

Sasis Baru Khusus Mobil Listrik

Jika Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona basisnya adalah sasis mobil biasa, lain dengan Hyundai Ioniq 5. Mobil ini memakai sasis Electric Global Modular Platform (E-GMP) baru milik Hyundai-KIA yang memang didedikasikan untuk mobil listrik. Sasis ini menempatkan baterai di bawah mobil demi titik berat yang rendah dan bisa menunjang hampir semua bentuk mobil.

Untuk Hyundai Ioniq 5 ini, Hyundai mengklaim bahwa ini adalah crossover medium meski penampilannya lebih mirip hatchback sejenis Civic Turbo atau Mazda 3. Panjang mobil ini 4.635 mm, lebarnya 1.890 mm, tingginya 1.650 mm dan wheelbase-nya 3.000 mm. Sebagai gambaran, wheelbase Hyundai Ioniq 5 ini lebih panjang lho daripada Hyundai Palisade, padahal Palisade saja besar dan leganya sudah tumpeh-tumpeh.

Tampilan Tajam dan Detail Canggih

Muka Hyundai Ioniq 5 ini punya bumper depan berbentuk huruf “V” yang menarik, karena jarang mobil lain bermuka begini, apalagi dipadukan dengan lampu depan kotak dan LED DRL yang juga kotak. Hyundai mendesain kap depan mobil ini dengan jenis clamshell untuk tampilan lebih bersih dan aerodinamis. Gagang pintunya didesain rata dengan bodi, dan jika konsumen ingin, spion sampingnya bisa diganti kamera samping.

Pelek Hyundai Ioniq 5 ini adalah pelek aero berukuran 20 inci, dan diklaim sebagai pelek terbesar yang pernah dipasang pada sebuah Hyundai baru. Pada bagian sisi ada sudut lancip yang diambil dari konsep Hyundai 45 dan pilar C yang melandai bikin mobil ini kelihatan agak ceper. Lampu belakang juga berbentuk kotak dan tentu saja sudah berteknologi LED.

Interior Nyaman Macam Ruang Tamu

Interior Hyundai Ioniq 5 terlihat nyaman, dan kami suka pemilihan jok depan yang lengkap dengan sandaran betis untuk kedua penumpang depan dan bisa digunakan kala ingin rebahan santai. Mobil listrik Hyundai ini pakai layar 12 inci untuk spidometer dan sistem infotainment utama, dan ini pertama kalinya di Hyundai kita bisa menemukan sistem Augmented Reality (AR) yang bisa menunjukkan macam-macam info seperti peta di kaca depan.

Salah satu trik Hyundai Ioniq 5 adalah konsol tengah yang bisa dipindah-pindah ke depan atau ke belakang. Pergerakannya sebenarnya tidak jauh-jauh amat, hanya beberapa sentimeter saja, namun cukup untuk memberikan ekstra ruang gerak bagi penumpangnya di dalam. Ruang bagasinya sebenarnya juga lumayan, dengan semua jok berdiri tegak kita dapat ruang 531 liter, sementara kalau jok belakang dilipat semua, naik jadi 1.600 liter.

Bahan Daur Ulang di Kabin

Selain menawarkan 3 pilihan warna untuk kabinnya, Hyundai Ioniq 5 juga memamerkan kemampuannya untuk menyajikan kabin yang nyaman dari bahan-bahan ramah lingkungan atau daur ulang, Mulai dari jok, plafon, lantai dan armrest-nya dibuat dari bahan-bahan seperti botol plastik bekas, benang wol atau benang lain yang berbahan dasar tanaman.

Bahan pelapis joknya memakai kulit yang diproses dengan cara yang ramah lingkungan, sementara dashboard, setir, panel pintu dan tombol-tombolnya dicat menggunakan cat khusus yang mengandung ekstrak tanaman. Meski bukan yang pertama, tapi senang saja makin banyak bahan-bahan daur ulang yang bisa dibuat jadi interior mobil.

Pilihan Baterai dan Motor

Saat dijual nanti, Hyundai Ioniq 5 akan ditawarkan dengan 2 pilihan baterai : Ukuran 58 kWh atau ukuran 72,6 kWh. Itu lumayan jika dibandingkan dengan baterai Hyundai Kona spek Indonesia yang bahkan tak sampai 40 kWh. Pilihan motornya juga ada 2, satu motor untuk penggerak AWD dan dua motor untuk penggerak AWD. Pada spesifikasi topnya dengan 2 motor dan baterai 72,6 kWh, Hyundai Ioniq 5 punya tenaga 301 hp dan torsi 604 Nm.

Akselerasi Hyundai Ioniq 5 dari 0-100 dengan spek tadi cukup 5,2 detik dan kecepatan tertingginya 185 km/jam, sementara yang paling pelan bisa menuntaskan 0-100 dalam 8,5 detik. Urusan jarak tempuh sebenarnya belum dipublikasikan secara lengkap, tapi menurut standar WLTP jarak tempuh Ioniq 5 bisa hampir 500 km saat pakai baterai 72,6 kWh atau hampir 200 km untuk yang 58 kWh. Itu yang RWD ya, yang AWD belum diketahui.

Bisa Isi Daya Mobil Lain

Ingat bagaimana smartphone modern bisa saling isi daya smartphone lain? Nah, Hyundai Ioniq 5 juga sama, karena ia bisa mengisi baterai mobil listrik lain kala dibutuhkan. Pengisian daya saat charge mobil lain tidaklah besar, hanya 3,6 kW saja. Layanan ini juga bisa dipakai kalau baterai mobil ini masih di atas 15 persen. Kalau sudah sampai 15 persen, mobil ini akan stop mengisi daya buat mobil lain agar mobil ini sendiri bisa jalan ke charging station terdekat.

Dengan arsitektur baterai 800V, Hyundai Ioniq 5 bisa diisi daya sebesar 350kW saat pengisian baterai cepat alias fast charging. Alhasil, pengisian baterai dari 10 persen ke 90 persen bisa selesai dalam 18 menit. Sebagai opsional, pembeli bisa memasang atap panel surya yang juga bisa dipakai untuk mengisi daya baterai. Hyundai mengklaim jika dijemur di bawah matahari bisa menambah 5-6 km per hari atau sekitar 2.000 km per tahun. Apa opinimu tentang Hyundai Ioniq 5? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: