Hasil Tes Tabrak ASEAN NCAP Honda HR-V Memuaskan dengan Skor 5 Bintang

Hasil Tes Tabrak ASEAN NCAP Honda HR-V Memuaskan dengan Skor 5 Bintang
0  komentar
Honda-HR-V-Eropa

AutonetMagz.com – Hasil tes tabrak dari salah satu mobil yang paling diperbincangkan beberapa waktu silam, yakni Honda HR-V sudah dikeluarkan oleh badan ASEAN NCAP (ASEAN New Car Assessment Program). Lembaga yang mengurus dan menguji mobil-mobil baru untuk pasar ASEAN tersebut membeberkan kalau crossover Honda ini memperoleh hasil tes tabrak yang bagus, yakni 5 bintang, alias skor tertinggi.

Detailnya, saat dites tabrak frontal offset, HR-V spek Thailand memperoleh 15,21 poin dari maksimum 16 poin untuk perlindungan penumpang dewasa, lalu untuk perlindungan penumpang anak-anak masih lumayan dengan persentase 73%, alias bintang empat. Sementara untuk side impact test UN R95, Honda HR-V lulus dengan rating 5 dan 4 bintang yang telah disebutkan tadi.

honda-hrv-crash-test

Perlu diingat, yang diuji coba adalah HR-V versi Thailand yang fitur safety-nya cukup mumpuni, baik dari yang termurah hingga termahal. Salah satu syarat agar layak meraih skor 5 bintang adalah stability control, dan itu hadir di semua varian HR-V Thailand. Syarat lainnya kalau mau dapat 5 bintang adalah adanya seat belt reminder untuk pengemudi dan penumpang.

Dalam hal ini, minimal penumpang depan juga harus dapat seat belt reminder, dan HR-V Thailand memenuhi hal itu. Kalau HR-V di negara ASEAN lain belum tentu punya, apalagi yang spek termurahnya. Sebagai contoh, di Malaysia hanya HR-V tipe V saja yang bisa dikatakan berperingkat 5 bintang juga, karena hanya tipe itu yang punya stability control dan seat belt reminder untuk pengemudi dan penumpang depan.

Kalau di Indonesia, mungkin yang paling bisa diharapkan agar dapat HR-V berbintang 5 adalah HR-V Prestige yang paling mahal bermesin 1.800 cc. Kami lampirkan juga video tes tabrak Honda HR-V. Bagaimana menurutmu? Sampaikan di kolom komentar dan simak juga videonya!

Read Prev:
Read Next:
  • Oki Ngew

    Owh. Kalo begitu mungkin juga ada beberapa mobil yg semestinya secara kekuatan struktur rangka & kemampuan menyerap energi benturan bisa dikatakan dia bintang 5, tapi karena dia gak punya reminder & vsc maka jadi turun bintang 3 atau 4.
    btw kayaknya avanza & perodua axia juga dpt 4 bintang tuh

    • pescarolo

      untuk kekuatan struktur rangka tergantung pengetesannya dilakuin di mana. soalnya beda negara, beda institusi, beda juga metode pengetesannya. tes tabrak depan jaman sekarang aja ada 3 jenis, head-on (udh jarang), moderate overlap, sm small overlap. kebanyakan rangka mobil jaman skrg bisa sukses selamat di head-on dan moderate, tp gagal di small overlap. kalo ASEAN NCAP entah pake yang mana…
      cuma jumlah airbag sm fitur keselamatan aktif juga ngaruh buat nambahin overall rating

      • Oki Ngew

        Small overlap memang susah banget, cuma 1/4 bagian mobil yg ditabrakin kebanyakan mobil pasti remuknya bablas sampe pintu depan

        • Dio Puja Altha

          Itu yang menjadi standar di NTHSA Amerika, jadi lebih ketat. Toh Nissan Juke ama Toyota Camry aja dapat ‘Bad’ di test ini, walo di HR-V ake belum tahu

  • hilius

    Betul apa enggak sih ini..test2 bintang 5 tp nanti kejadian airbag gak keluar lah dsbnya..yg disalahkan airbagnya..pdhl sudah di test sebelumnya..

    semua produsen bilang mobilnya masing2 bintang 5..apalagi di indonesia byk sunat..airbag disunat,jd gmn mau percaya dgn cap bintang 5..

    • pescarolo

      Kalo airbag ga keluar mah, kadang bukan salah pengetesannya ato gara2 sunatan massal. Bisa jadi karena cacat produksi, misal waktu perakitan salah ato lupa pasang kabel, ato spesifikasi airbag yg ga cocok di iklim dan cuaca negara tertentu.
      Tp dengan sunatan massal, emg sh rating keselamatannya harusnya ikutan disunat juga.

      • Amar Akira

        Itulah T*K*T*. Mungkin sekarang udh beda airbagnya,ganti balon 5K