Edan, Mobil Listrik Buatan Indonesia Tak Lolos Uji Emisi dan Diperkarakan!

Edan, Mobil Listrik Buatan Indonesia Tak Lolos Uji Emisi dan Diperkarakan!
0  komentar
Selo Mobil Listrik Indonesia

Jakarta, AutonetMagz.com – Lucu, sangat lucu ketika kami menulis judul di atas. Belakangan ini negeri tercinta kita dihebohkan dengan penahanan hingga 10 mobil listrik mantan menteri BUMN Dahlan Iskhan yang sekarang terjerat dugaan kasus korupsi. Tidak begitu jelas mobil apa saja yang disita, karena laman CNN Indonesia hanya menyebutkan kalau 8 diantaranya adalah bus listrik dan 2 di antaranya MPV. Kami akan membahas tentang lucunya kasus ini dari sisi teknik dan R&D tanpa unsur politik, because we are petrolhead, not politician!

Kepala Sub Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Sarjono Turin, menyatakan sepuluh mobil listrik tersebut telah resmi berstatus sebagai barang sitaan. Dari sepuluh mobil sitaan, ada satu mobil yang akan dibawa ke Kejaksaan Agung untuk dijadikan sebagai contoh bukti dan alat pemeriksaan.

Sarjono Turin

Kepala Sub Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Sarjono Turin – Foto inilah.com

Saat ini mobil masih ada di lokasi, sore akan dibawa. Kami akan tunjukkan ke publik bahwa itu merupakan mobil hasil karya anak bangsa yang tidak bisa digunakan tapi dibayar Rp 2 miliar,” ujar Turin saat ditemui di Kejaksaan Agung, Selasa (23/6). Namun berdasarkan hasil penyelidikan, Turin mendapati mobil tidak lulus uji emisi dan uji kelayakan sehingga Kementerian Perhubungan tidak mengeluarkan izin hasil tes kemudi. (sumber)

Mobil itu berbahaya digunakan di jalan umum. Kecepatan maksimum hanya bisa mencapai 29 km/jam. Jika kecepatan melebihi 70-80 km/jam, mobil bisa overheat,” kata Turin. Itu semualah yang kami kutip dari CNN Indonesia. Aneh bukan?

Hal yang paling simpel saja. Mobil listrik tidak punya mesin pembakaran internal, tangki bensin bahkan knalpot, mana bisa diuji emisi? Jelas-jelas emisinya 0 g/km. Anda tidak perlu menjadi professor ataupun sarjana teknik untuk mengetahui hal macam ini. Lalu tidak lulus uji kelayakan? Hei, di jalanan sebelah rumah saya ada mobil yang tes tabraknya bintang “0” Global NCAP serta bus tua yang asapnya ngepul dan itu anda nyatakan layak jalan?

Gendhis mobil listrik nasional

Mengenai overheat, kami tak akan bicara banyak, karena kami tak tahu persis hasil pengujian mobil listrik tersebut, namun sebagai referensi, mobil listrik Tucuxi yang sama-sama dimotori Dahlan Iskan memiliki mesin listrik yang mampu dibawa dengan jarak cukup jauh dan memiliki performa mumpuni meskipun bernasib nahas karena mengalami brake failure, tapi bukan mesinnya overheat ya!

Lalu soal “mobil dibayar 2 miliar Rupiah”, ingat, itu prototipe yang dibuat untuk bahan tes, jadi jelas harga segitu masih wajar, bahkan terlalu murah. Mungkin jika anda adalah orang yang bekerja di salah satu manufaktur kendaraan, anda tahu betapa mahalnya biaya pembuatan prototype dengan segala uji coba dan alih teknologi yang dilakukan, itu saja belum tentu berhasil. Jika anda berpikir 2 miliar terlalu mahal untuk R&D sebuah kendaraan, sebaiknya anda perlu belajar lagi sebelum berkomentar mengenai masalah yang belum anda pahami. Kami melihat ada penggiringan opini bahwa biaya riset untuk membuat sebuah mobil prototype dengan biaya 2 Miliar adalah pemborosan dan membuat seolah-olah bahwa mobil ini adalah mobil gagal!

“Kami akan tunjukkan ke publik bahwa itu merupakan mobil hasil karya anak bangsa yang tidak bisa digunakan tapi dibayar Rp 2 miliar”

Dahlan Ishkan mengalami kecelakaan saat mencoba Tucuxi

Dahlan Ishkan mengalami kecelakaan saat mencoba Tucuxi (sepertinya rangka bodinya kuat juga)

Membuat mobil butuh riset yang lama dan mahal, bahkan 2 Milyar itu sangatlah kurang. Jangan samakan prototipe ini dengan produksi massal ya, prototype itu ibarat bayi yang baru lahir, butuh perhatian dan butuh dukungan untuk tumbuh dan berkembang agar bisa menjadi mobil produksi massal, dalam sejarah industri, tidak ada kendaraan prototype dijual dan digunakan untuk transportasi sehari-hari, semuanya menjadi arsip dan di museumkan. Apalagi mobil ini dikembangkan oleh anak bangsa yaitu Ricky Elson dan Dasep Ahmadi yang merancang mobil tersebut harus tersebut dari “Nol”.

Ungkapan kekecewaan Ricky Elson yang dipublikasikan via status Facebooknya amat sangat menyayat hati terutama bagi mereka yang berharap anak bangsa bisa membawa perubahan untuk negara kita. Mungkin kata mantan Presiden kita Pak B.J. Ing. Habibie bahwa ”Orang-orang Indonesia yang pintar sebaiknya jangan pulang ke Indonesia, di luar sana kalian lebih dihargai,” ada benarnya juga.

Kasus ini juga mengingatkan kita akan kebijakan mobil hybrid di Indonesia juga amat sangat aneh. Seperti kita tahu, kalau di luar negeri mobil hybrid mendapatkan keringanan pajak karena ramah lingkungan, namun hanya di Indonesia yang menerapkan pajak ganda yang lebih mahal untuk mobil hybrid karena dihitung memiliki 2 mesin. Makannya mobil hybrid di Indonesia tidak laku karena terlalu mahal.

Toyota-Prius-Plug-In-Hybrid

Contoh simpel, dulu waktu Toyota Prius keluar, harganya setara dengan Mercedes Benz E-Class. Bagaimana mau go green kalau mobil yang ramah lingkungan saja dibanderol sangat mahal? Lalu muncul kebijakan aneh bernama LCGC yang diklaim ramah lingkungan? Dengan bermodalkan mesin kecil tanpa teknologi spesial untuk menghasilkan emisi rendah, justru mobil tersebut mendapatkan keringanan.

Lantas kapan Industri otomotif tanah air bisa bangkit jika masih banyak pemegang kepentingan yang tidak mendukung dan gagal paham dengan apa yang sedang dikembangkan? Padahal menurut kami, Dahlan Iskan sudah sangat visioner jika kita mengembangkan mobil listrik dari sekarang daripada mobil konvensional untuk menjadi pemegang teknologi kendaraan di masa depan. Yup, Indonesia mungkin sulit bisa bersaing di Industri otomotif dalam waktu dekat, tapi untuk jangka panjang, tidak ada salahnya jika kita sudah menyiapkan teknologi masa depan kan?

By the way, Tesla model S emisinya berapa gram per kilometer yah? 😀

Ditulis oleh Hillarius Satrio dan Ridwan Hanif

Read Prev:
Read Next:
  • Ayub Arisetya Atmaja

    Tulisan lo keren Bang, banyak orang begok di indonesia yang ngomongnya “keras” biar bisa keliatan pinter…

    • Sarjono Turin

      Hati – hati bang kalau ngomong…

      Bacotan anda di media ini bisa saya perkarakan di kejaksaan agung..
      HAPUS THREAD INI SEGERAA!!!!

      ATAU ANDA AKAN SAYA TANGKAP KARENA MENCEMARKAN NAMA BAIK..

      INGAT HILLSAATT!! ANDA AKAN SAYA TANGKAP DALAM SEMINGGU KE DEPAN ATAU WEB INI AKAN SAYA BLOCK

      • riezky raka sutanto

        Bapak sarjono turin, apakah pantas menggunakan kata “bacotan” seperti itu ?? Saya pikir kalo menegur sesuatu yg anda tidak anggap itu benar,boleh saja asal menegurnya tidak menggunakan kata yang tidak layak
        Saya ingin juga menanggapi tentang 2M, seorang peneliti itu fitrahnya adalah meniliti, menemukan hal hal baru yang belum pernah dilakukan di dunia ini…..kegagalan bukan hal yang harusnya di perkarakan, seorang bekerja dengan segala ilmunya mencoba menungkannya dalam satu inovasi baru dan setelah diuji coba gagal, ya wajar….kalo semua peneliti gagal diperkaran, sy jamin Indonesia tak akan punya satu peneliti pun, karena semua orng pernah mengalami kegagan….mungkin artikel mudah tentang bagaimana honda mendevelopt motor milik marc marquez dan dani pedrosa bisa menggambarkan kecilnya nilai 2M tersebut

      • kaeruz

        Yakin ini Pak Sarjono? :))
        kok bacotannya nggak pantes banget ya heuheu

      • Gastel

        ternyata disampjng bego juga amat sangat GOBLOK orang ini

      • C 200

        Ini pasti bukan pak sarjono turin ini, bukan pasti
        Gausah panik ya guys

      • C 200

        Gausah panik guys, ini cuma orang iseng yg mengatasanamakan bpk.turin

      • RealName

        Wew,.. Takuuuut,..

      • Sugih Norio

        Gaya nt kayak preman kampung yg baru dapat backing, lalu petantang-petenteng.Aku yakin org model nt, waktu di SMA suka dibully sm temen2 atau paling tdk org2 yg tdk dianggap…sehingga minder…saat punya kuasa dikit sok jumawa (kayak OKB ).tp sdh umum dikatahui, org2 jurusan sosial SMA kumpulan pecundang yg kalah bersaing.Dan jurusan sosial di universitas..sering jurusan tdk dianggap

      • Joni Putra

        BEGGOOOOOOO

      • dayat catur

        Keren dahh kata katanya Pak B.J. Ing. Habibie bahwa ”Orang-orang Indonesia yang pintar sebaiknya jangan pulang ke Indonesia, di luar sana kalian lebih dihargai,”

        yaahh emang adanya pemerintahan kita emng ginian contohnya tuhh orang yg komen dan ngaku ngaku bapak yg terhormat “Sarjono Turin” walau saya ngga tau dia siapa anaknya siapa ,jabatannya apa, pake sok sok_an bilang produk gagal kya dia bisa ajh bikin indonesia maju…. saya liat gaya bicaranya ini mahh bukan orang pinter alias bloon abis.. ha ha ha mari kita ramaikan pagi ini

      • Budi

        Ahh… dari tampang nya saja kelihatan kok, kl pak Sarjono Turin ini tolol & ga ngerti apa2 tentang mobil tp cuma m’bacot aja biar kelihatan pintar – padahal + kelihatan goblok nya, wkwkwkwk…

    • Sarjono Turin

      Memang produk ini gagal..
      Seperti anda membeli apartemen, sudah mahal mahal membayar 2 milyar tapi tidak bisa digunakan karena bangunannya roboh..

      apakah itu bisa DIPERTANGGUNG JAWABKAN!!!

      • Koyan

        Menurut saya, analogi anda tersebut salah.
        Mobil ini adalah mobil prototype, dimana akan menjadi pioneer penelitian mobil listrik. Dalam riset, kegagalan itu hal biasa, dan itu akan dijadikan evaluasi untuk pengembangan kedepannya. Seharusnya ada pertanyaan mengapa produk ini gagal, solusinya bagaimana, plan pengembangan produk ini bagaimana, bukan ujuk2 dibilang gagal dan gak bisa dipertanggungjawabkan. Menurut saya pribadi, tulisan bang satrio dan bang hanif ini benar. Kegagalan dalam riset, tak seharusnya dijadikan “bahan” mengkriminalkan seseorang. Kalau seperti itu, menyeramkan sekali hukum ini.
        Semoga Pak Dahlan dimudahkan dalam kasusnya.Saya berharap Indonesia, negeri kita tercinta, bisa mandiri menciptakan karya-karya yang bisa berguna bagi negeri sendiri dan TERLEPAS DARI SEGALA KEPENTINGAN GOLONGAN, BAIK DARI DALAM NEGERI MAUPUN LUAR NEGERI.

      • Herp

        Setuju ama agan Koyan mobilnya masih dalam tahap percobaan biar tau dimana kekurangan nya dan diberbaiki

      • Aardiq Joko

        Pak Sarjono….sekali lagi ini bukan PRODUK, ini adalah PROTOTYPE…yang artinya hanya dibuat satu untuk tujuan penelitian dan pengembangan….

      • kaeruz

        Bacotan bapak tuh yang nggak bisa dipertanggungjawabkan,
        INI PEMBUNUHAN PAK, PEMBUNUHAN KEMAJUAN BANGSA!
        PEMBUNUHAN KREATIFITAS! demi duit bapak doang!!

      • Akbar

        namanya juga prototype bapak yang terhormat…. yg harus diperiksa itu bus transjakarta yg dari cina.. ato jgn2 ini merupakan salah satu upaya untuk mematikan kreatifitas dan produktivitas anak bangsa agar bisa impor mobil dari cina????

      • Akbar

        namanya juga prototype bapak yang terhormat…. yg harus diperiksa itu bus transjakarta yg dari cina.. ato jgn2 ini merupakan salah satu upaya untuk mematikan kreatifitas dan produktivitas anak bangsa agar bisa impor mobil dari cina????

      • agismaniax

        produk gagal? katanya masih prototype dan bukan dijual masal.

      • Dennis

        Ya iyalah roboh ,bangunannya baru seminggu dibangun udah di tinggali ya roboh lah
        Anda tidak mengerti yang namanya PROTOTYPE karna pemikiran anda cuma sebatas Bundaran H.I muter muterrrr aja gk ada berubah jalur

      • Sugih Norio

        Sok tahu nt org sosial tentang teknik..jurusan orang2 pecundang…ilmu lu cuma hapalan…semalam jg bisa kulahap tuh KHUP dan segala UU serta istilah2nya ( ilmu cuma andelin istilah2 yg sangat mudah dihapal )

      • Joni Putra

        BEGOOOOO

      • Haji Nowo

        Wah….orang ini kadar inteleknya agaknya jauh di bawah standar minimal. Jadi percuma juga diajak berdebat ttg teknologi dan riset.
        Maaf.

    • H. Amron

      Hahahaha….
      Persis kaya kommen sebelum ku….
      Ketikannya gede gede biar kliatan keras dan biar kliatan pinter.
      Maklum lulusan sarjana palsu jadinya namanya Sarjono.
      Emangnya sekarang masih OrdeBaru?

  • Rafli Santosa

    Tuxuci masih ada bro di museum angkut di Batu malang tapi kondisinya hancur di bagian depan tapi tetep di pamerin. Tapi nih mobil listrik bagus lho klo di lihat dari depan mirip2 Ferrari 458

    • Hillarius Satrio

      iya, kita pernah liat kok, ringsek gitu

    • Jose FR

      Depannya bugaty veyron bang

  • motorfreaks

    Pemerintahan jaman sekarang emang full lawak
    Jelas jelas cuma mau jatuhin om DI aja

    • Sarjono Turin

      ANDA YANG TIDAK MENGERTI ATURAN HUKUM DIAM SAJA!!

      • motorfreaks

        ANDA YANG BUTA SILAHKAN KE GOA SAJA
        TIDAK TERIMA KRITIK

      • Sugih Norio

        Alah ilmu hukum kebanyakan di isi oleh org2 sosial (kumpulan org2 pecundang ) berarti ilmunya jg ngak susah2 amat dipelajari ..ilmu andalan cuma hapalan ..jgn songgog loh otak2 klas dua…

      • Joni Putra

        BEGGOOOOO

    • Sarjono Turin

      Kalau anda tidak terima dengan keputusannya..

      Silahkan anda berdemo sebanyak banyaknya ke KEJAGUNG…
      Jangan hanya berani komentar doang

      • motorfreaks

        Ea panastak ngamuk
        Ngapain anda nyuruh2 hah ?
        Otak dipake ga

      • Genta

        Anda sangat terlihat menyedihkan, 2 miliyar itu kecil untuk sebuah riset dan pengembangan teknologi bahkan bisa dibilang sangat kecil. Hahahaaha, saya merasa kasihan pada negeri ini. Ada potensi yang bisa dikembangkan kenapa tidak berusaha mendukung maksimal. Jika proyek ini berhasil toh anda juga bakal merasakan dampak positifnya ! Emang, generasi muda di indonesia hanya disuruh melihat bayangan saja.

        • dewa

          Ya sih gan:aku juga mikir. Ada apa ya bangsa ini. Mobil listrik memang butuh pengembangan jangka panjang berlanjut. Sedangkan umur mentri paling lama 5. Tahun kalau tidak terpilih lagi siapa yg mau lanjutin coba. Kalau kabinet selanjutnya tidak pro dengan sebelumnya. MENCARI KESALAHAN SANGATLAH MUDAH.. kenapa mobil lokal dan mobil listrik banyak kendala.. karena indonesia sudah dikuasai oleh mafia otomotif..dan mobil lokal saya yakin susah untuk berkembang. saya prihatin terhadap bangsa ini..

        • dewa

          Ya sih gan:aku juga mikir. Ada apa ya bangsa ini. Mobil listrik memang butuh pengembangan jangka panjang berlanjut. Sedangkan umur mentri paling lama 5. Tahun kalau tidak terpilih lagi siapa yg mau lanjutin coba. Kalau kabinet selanjutnya tidak pro dengan sebelumnya. MENCARI KESALAHAN SANGATLAH MUDAH.. kenapa mobil lokal dan mobil listrik banyak kendala.. karena indonesia sudah dikuasai oleh mafia otomotif..dan mobil lokal saya yakin susah untuk berkembang. saya prihatin terhadap bangsa ini..

      • Ariss Nuryasmin

        apa? demo ke jagung?

      • kaeruz

        Ayo berantem pak :))
        Saya tunggu di sini sambil ngopi heuheu

        • Sugih Norio

          kaeruz…ih org dulu SMA sering dibully atau tidak dianggap…jadi baru kuasa sedikit sok jumawa (sering kulihat bgt) klu dah pensiun jg suka post power sindrom ( sangat geli dan kasihan aku lihat org2 begini sepanjang aku temui dlm hidup ini

      • Joni Putra

        BEGGOOOOo

  • aldrianrey

    bodoh , itu doang yang mau gua bilang . masa mobil listrik uji emisi . jangan jangan hape gua juga ada emisinya

    • Sarjono Turin

      BEDA LAH HP DENGAN MOBIL..

      ANDA MENGIRA BODOH, PADAHAL BANYAK PROYEK TERSELUBUNG DI DALAM SANA, ANDA TIDAK TAHU AJA!!

      • Bayu

        Halahh,,ancuurr..ancurrr negeri ini..
        Giliran ada anak bangsa yang mau bangun indonesia,,mau mengubah paradigma konsumtif dan tergantung pada negara lain menjadi negara Indonesia yang mandiri. Pemerintahnya macam geblek2 kaya gini..

        Dasaarrr geblekk…

      • SarJona

        apaa sih u… wkwkwk emosian banget ? lagi datang bulan hahhh ?
        gk jelas u orang komentar apa u sewot sendiri

      • C 200

        Saya tidak yakin bila bpk.turin segalak ini…

      • RealName

        Keliatan bodohnya nih orang,

        • Sugih Norio

          Kayaknya jg alumni PTS abal2…atau PTN klas bawah

      • Sugih Norio

        Klu nt pinter..kenapa hanya bisa masuk jurusan sosial (jurusan org2 otak klas 2 )

      • Sugih Norio

        Klu tdk bodoh..tuh mobil ESEMKA…mentah buatan cina..dibeli oleh pemda Surakarta (Jokowi ) dipakai utk mobil dinas ( bukan utk riset ) …6 bulan mangkrak…itu tdk terselubung ..terang-benderang..koq gak jadi masalah…berarti benar logika org2 sosial kumpulan pecundang tdk jalan

      • Joni Putra

        BEGGOOOOOO

      • Trevor

        Shut the fuck up!

  • Rafi M. P.

    Orang Indonesia gengsinya super-ultra-duper tinggi, makanya mereka hanya dijebak oleh merek2 prestigius doang kayak mercy gitu. Ya intinya org Indonesia rata2 pemalas dlm inovasi, ane malah gak bisa jelasin.

    Yang merusak bangsa diterusin, yang memajukan bangsa dijatuhin. Itulah Indonesia, ini mah yg bawa bibit kek gini itu presiden RI kedua (sorry suuzon soalnya ane udah lihat sejarahnya)

    • Hillarius Satrio

      kok tau2 ngarah ke gengsi? korelasinya di mana? *mikir keras

    • Jose FR

      Jamannya soeharto memang indonesia drop drastis

  • IMW

    Disitu kadang saya merasa sedih

  • Kevin P

    Dilihat dari komentarnya, Turin ini kurang pintar alias bloon untuk menghandle kasus ini.. pernyataan dan kasusnya benar2 act of stupidness yang dilakukan pemerintah… Sniif sniff mencium persekongkolan nih..

  • captain slow

    Ada bau2 tak sedap di kasus ini..feeling ane bilang pemain besar ga suka kalau project ini jalan

  • Juko Tholee

    Terang aja mobil listrik & mobil Hybrid terkesan dipersulit perkembangannya mengingat kendaraan tersebut sangat sedikit memerlukan benda yang namanya Bensin. Perlu kita ketahui bersama bahwa BBM sejauh ini masih menjadi lahan yg subur bagi para mafia mengingat suburnya pertumbuhan kendaraan bermotor di indonesia. Bisa dibayangkan kan min seandainya kendaraan yg lebih ramah lingkungan tsb dipermudah dan bahkan harganya di subsidi spt negara2 Eropa. Mau kemana para mafia2 tsb???

    • Blackjack

      Ane setuju dengan komentar ente… ada yang tidak ingin terobosan energi alternatif diterapkan, trutama pada mobil!

      • Endic

        awalnya cuma menyuarakan supaya gencar bikin energi alternatif, ternyata hanya modus saja.
        kata dosenku orang-orang itu namanya #fuckingbastard

  • Blackjack

    Hmm… aneh dengan regulasi disini… secara tidak langsung kita seperti diarahkan untuk pake mobil ini dan itu , dll… Yang saya lihat kita nyaris tidak bisa menyentuh teknologi hybrid dan teknologi mesin listrik karena saking mahalnya pajak tersebut.. dan kita pun diarahkan biar tidak menggunakan mobil ini..LCGC? mohon maaf saya tidak melihat adanya teknologi “Green Car” …. yanga da hanyalah “Low Cost”

  • Suastika Prayusdian

    FYI, Elon Musk founder Tesla Motor sampai hampir bangkrut dan jatuh miskin ketika mengembangkan Tesla Motor, modalnya berasal dari penjualan Paypal hampir habis dan Tesla hampir dijual ke Google, dan skrg liat hasilnya? Tesla Motors menjadi pelopor mobil listrik , pabrikan besar seperti Mercedes Benz,BMW,Nissan,Chevrolet berani masuk ke pasar mobil listrik setelah Tesla meluncurkan mobilnya

    Dan skrg uang 2 miliar dipermasalahkan , ga sebanding sama triliunan yang dipakai Elon Musk utk mengembangkan Tesla , negara maju berani ngeluarkan dana ratusan juta dollar pertahunnya cuma utk tau ada Galaksi lain yang jauhnya jutaan tahun cahaya
    jujur saya miris
    apakah ini konspirasi setelah Tesla Motors masuk ke indonesia lewat IU

    • nggak ada hubungannya lah tesla sama mobil listrik nasional… suujon aja ente… hahaha

    • EmOtion LOrd

      ane baca maksud mas ini biar jadi perbandingan
      dsini baru 2M aja udh koar2 proyek gagal, dsono sampe triliunan aja dibelain
      itu mungkin

  • Amar Akira

    Daripada LCGC yg masih beremisi dan tidak bertenaga, kenapa tidak memilih mobil listrik yg jauh lebih bertenaga dan tanpa emisi dan senyap. Indonesia,pikirkanlah masa depan dunia. Apakah karena negara kita memiliki penduduk sebanayk ini sehingga takut para mafia menghilang dan kekurangan duit? BTW utang negara ini udh sampe berapa dan mau sampai kapan kita berharap bantuan kepada negara” besar yg selalu berbisik di Pemerintahan negeri ini?
    *iam a petrolhead
    *ini opini pribadi saya,saya gk terlalu pintar politik dan sebagainya. Hanya sebagai Trader untuk mencukupi kebutuhan hidup

    • ap88

      Betul bgt,ini komentar yg ane paling suka,daripada lcgc ato lmpv sok ckd yang komponen lokalnya gak seberapa mendingan mobnas supercar listrik kayak selo dan tucuxi,kita dapat tiga kebanggaan sekaligus,bangga pake mobnas dan bangga pake supercar serta image kita meningkat,asal dikelola ama orang2 yg kompeten dan tdk mementingkan kepentingan pribadi serta dibarengi kualitas produk yang baik,gue yakin dan optimis mobnas supercar bisa bersaing ama supercar buatan luar

  • Dhikaz

    Bang Zero kan kalo gak salah dah resmi masuk indo gimana kabar itu motor jadinya?
    apa di banning juga?
    ekekekeke

    • ada tuh, baru resmiin dealer malahan…. hehehehe

      • C 200

        Numpang nanya mas ridwan hehe, bedanya hybrid sm listrik itu apa sih?
        Soalnya dipikiran saya hybrid itu listrik

        • Kevin Prayoga

          Hybrid itu mobil yang pake 2 mesin, so ada electric motor sma mesin bensin. Then, klo listrik itu real electric tenaga nya. Di Indo, msih worth it yg hybrid soalnya di indo klo beli mobil listrik susah nyari tempat buat nge charge mobilnya. Klo hybrid, listrik nya hbs kmudian kmbali pakai mesin bensin untuk mengecharge electric motornya. Dan sbaliknya lagi memakai listrik..

  • denni

    MPV-nya keren,misterius ..

  • siswanto18

    Tulisannya bagus! kalian layak dapat bintang (5). miris sih hybrid kena pajak ganda, LOW COST GRADED CAR malah disuruh pakai, g*bl*knya yg bikin kebijakan itu ngak ketulungan, semoga yg bikin kebijakan sadar kalo kita harus go green, save mother earth. policy harus support go green attitude, bukan koar2 go green tapi dihambat kalo mau go green.

  • Indra Arza

    Setuju banget sama ini artikel.
    Biarkan hanya jadi mimpi negara ini maju dari berbagai sektor.

  • ap88

    Pejabat2 di indo memang bego,masa mobil listrik ada emisinya,sebenarnya saya sangat suka desain2 mobil prototype buatan indo,bahkan jika saya disuruh milih antara mobnas(selo misalnya),avanza,dan agya saya akan pilih selo krn secara produk selo jauh lebih menarik daripada kedua mobil kaleng yg sok2 ngeklaim buatan indonesia padahal sebenarnya cuma 75% komponen lokalnya dan saya tdk setuju dgn pemerintah yg megeluarkan lcgc dan beberapa produsen mobil yg sok2 ckd dgn menggunakan komponen lokal berkualitas esek2 padahal mobil tsb cuma 75% buatan indonesia,mobil yang bisa dibilang buatan lokal menurut saya adalah mobil yg minimal 80% ampe 90% buatan negara pembuat atau negara produsen mobil tersebut dan syukur alhamdulillah jika ada yg pake 100% komponen dalam negeri

    Btw tuh tucuxi gak hancur2 amat yah…….padahal tuh si dahlan iskan kecepatannya lumayan tinggi pas kecelakaan……..pasti kalo dia pake lmpv duo kembar hancur tuh mobil dan si dahlan badannya patah2

    Woww……selo keren bgt,udah gak kalah ama mclaren,apalagi warna kuningnya menggoda mata,keren gila

    • Hillarius Satrio

      gak tinggi2 amat, cuman 60 km/jam kurang lebih menurut bbrp berita

      • ap88

        Ahh…..60,ane baca di bilangnya 70kmh sebelum jalan menurun

    • alfian

      Iya Selo Keren Banget Spoorty abis tuh mobil keren keren keren

  • muahammad rifki

    besok mungkin mobil-mobilan remot juga di uji emisi ini 😀

    • Han

      Wkwkwk

    • Han

      Wkwkwk

  • pescarolo

    Mari sedikit berkaca. Bangsa kita juga narsis. Ada orang yang sedang mengembangkan mobil listrik nasional, kemudian terjadi publikasi besar-besaran. Seolah begitu bentuknya muncul, mobil sudah siap dipakai. Akhirnya bermodal tampang keren dan iming-iming “mobil nasional”, terjadi ekspektasi yang tinggi, kemudian dibuka inden bagi siapa saja yang berminat membelinya. Padahal, mobil masih dalam tahap PENGEMBANGAN. Akhirnya, ketika terjadi kesalahan pada tahap uji coba, semua meragukannya. Tidak heran, karena tidak seperti pabrik mobil lain yang memberikan informasi seminimal mungkin ke media, para pembuat mobnas membeberkannya dengan sukarela, bahkan memblow-up nya.

    Kesalahan juga terjadi ketika mobil Tucuxi yang masih dalam tahap percobaan dites oleh seorang menteri, bukan pebalap/pengemudi profesional. Dan alih-alih di sirkuit, pengetesan dilakukan di jalanan umum sambil diiringi media, Ketika terjadi kesalahan pada sistem, DOR! Ini membuktikan bahwa mereka yang mengklaim bisa membuat mobil masih harus belajar lagi mengenai tahapan-tahapan membuat sebuah produk (mobil)

    Kemampuan menjelaskan kepada otoritas birokrasi juga buruk, padahal orang-orang pemerintahan tidak semuanya mengerti proses R&D. Terlalu percaya diri dan mengandalkan insting dengan titel “mobil nasional pasti membanggakan.” Jadinya, segalanya semakin sulit dan dipersulit.

    Oke, semua itu usaha, dan kenyataannya saat ini usaha-usaha itu tersandung masalah politik yang tolol. Tapi saya mengamati kurang lebih saya melihat flaw dari mobil-mobil ini bukan berada di masalah teknis (karena toh belum tahap final/produksi, kesalahan pada sistem di tahap pengembangan itu hal yang sangat wajar), tapi ketergesaan, narsisme si pembuat, dan permainan birokrasi pemerintahan. Sampailah kita di tahap ini. Semoga jadi pelajaran, dan itu para pejabat bisa agak waras sedikit.

    • Hillarius Satrio

      salah satu komentar berbobot.. bener juga sih ini, melihat dari beberapa sisi yang punya pengaruh besar ke penentuan siap-tidaknya kita untuk terjun ke industri otomotif. top gan

    • ap88

      Betul bgt,ane setuju bgt

    • rizki

      setuju

    • EmOtion LOrd

      setujuuuuuu
      paham dikit2 gw
      wkwkwkwk

  • pescarolo

    Mari sedikit berkaca. Bangsa kita juga narsis. Ada orang yang sedang mengembangkan mobil listrik nasional, kemudian terjadi publikasi besar-besaran. Seolah begitu bentuknya muncul, mobil sudah siap dipakai. Akhirnya bermodal tampang keren dan iming-iming “mobil nasional”, terjadi ekspektasi yang tinggi, kemudian dibuka inden bagi siapa saja yang berminat membelinya. Padahal, mobil masih dalam tahap PENGEMBANGAN. Akhirnya, ketika terjadi kesalahan pada tahap uji coba, semua meragukannya. Tidak heran, karena tidak seperti pabrik mobil lain yang memberikan informasi seminimal mungkin ke media, para pembuat mobnas membeberkannya dengan sukarela, bahkan memblow-up nya.

    Kesalahan juga terjadi ketika mobil Tucuxi yang masih dalam tahap percobaan dites oleh seorang menteri, bukan pebalap/pengemudi profesional. Dan alih-alih di sirkuit, pengetesan dilakukan di jalanan umum sambil diiringi media, Ketika terjadi kesalahan pada sistem, DOR! Ini membuktikan bahwa mereka yang mengklaim bisa membuat mobil masih harus belajar lagi mengenai tahapan-tahapan membuat sebuah produk (mobil)

    Kemampuan menjelaskan kepada otoritas birokrasi juga buruk, padahal orang-orang pemerintahan tidak semuanya mengerti proses R&D. Terlalu percaya diri dan mengandalkan insting dengan titel “mobil nasional pasti membanggakan.” Jadinya, segalanya semakin sulit dan dipersulit.

    Oke, semua itu usaha, dan kenyataannya saat ini usaha-usaha itu tersandung masalah politik yang tolol. Tapi saya mengamati kurang lebih saya melihat flaw dari mobil-mobil ini bukan berada di masalah teknis (karena toh belum tahap final/produksi, kesalahan pada sistem di tahap pengembangan itu hal yang sangat wajar), tapi ketergesaan, narsisme si pembuat, dan permainan birokrasi pemerintahan. Sampailah kita di tahap ini. Semoga jadi pelajaran, dan itu para pejabat bisa agak waras sedikit.

  • BRABUS

    wkwkwk satu kata : pea]

  • BRABUS

    wkwkwk satu kata : pea]

  • oktataft

    Bener tuh. 2 miliar itu kurang banget buat Ngebangun mobil dengan teknologi canggih dari nol.

  • oktataft

    Bener tuh. 2 miliar itu kurang banget buat Ngebangun mobil dengan teknologi canggih dari nol.

  • Aaaaaaa

    Jadi inget kata2 Jeremy Clarkson: “berapa banyak yang Pirelli butuhkan untuk mengembangkan ban mereka? Ratusan pounds?” RH/JM: “Pasti jutaan, bego”

    Bapak ini cocok jadi presenter Top Gear :v

  • Aaaaaaa

    Jadi inget kata2 Jeremy Clarkson: “berapa banyak yang Pirelli butuhkan untuk mengembangkan ban mereka? Ratusan pounds?” RH/JM: “Pasti jutaan, bego”

    Bapak ini cocok jadi presenter Top Gear :v

  • Sukalada

    Waduh jangan2 kipas angin di rumah ane ga lulus uji emisi nih

  • Bismar Hidayattullah

    gila tu yang punya kepentingan sampe segitunya

  • Bonaventura naipospos

    gw ketawa sambil kentut2 bacanya wkwkwkwkw

  • ekkyfir

    aih sedap bgt tulisan nya bang hillsat, setuju bgt! We Are PetrolHead!

    jujur gua bingung sm yg ngembangin kasus ini, udh di duga ada main belakang ini.
    secara nama nya jg prototype pasti mahal, buat dari “0”, dan dgn seenak nya di kasusin sm org yg ga bertanggung jawab, pasti sakit hati lah yg buat sm yg punya bengkel itu, bukan nya di hargain malah di jatuhin.
    dan gua jg setuju dgn pajak indonesia yg *sorry bodoh nan tolol, embel2 “green car” tp ga ramah2 amat menang bodi kecil mesin kecil jd irit malah di ringanin, sedangkan hybrid yg jelas2 di pastikan keramahan dan ke iritan nya malah mahal, gua penasaran jd nya sm tesla dan i8 yg di jual sm IU apakah mahal bgt apa gmn.

    skrg indonesia udh ketinggalan sm negara sebelah yg udh mempunyain mobil dari hasil study nya dan mobil nya ga bisa dianggep remeh, desain nya jg bagus, tp kalau di bandingin sm mobil buatan anak negri masih bagusan punya kita, tucuxxi selo dll (walaupun ada mpv yg mirip bgt sm alphard gen1)
    gua sangat dukung dahlan iskan yg revolusioner berjuang mengangkat negri ini dgn ngebuat mobnas listrik, dan tolak pemerintahan skrg. (this is my opinian)

    mungkin harus di musnahkan tikus2nya

    • Sarjana Urine

      Setau gue emisi mobil listrik berasal dari disposable baterainya atau power sourcenya-itupun bentuk padat, bisa dimanage. Kalo aturan mobil listriknya saja belum ada, lha pasal mana yang jadi dasar tidak lolos uji? kalau electric plug in (>>dicharge 4 jam) listrik PLN merupakan sumber masalahnya (pakai batubara/solar misalnya) logikanya, gue nyetrika juga kena pasal ini. wah gue kuliah 5 tahun di negeri ini, tambah goblok aja nih…. bener nasihatmu Bob!

  • orrtix

    GAGAL UJI KOMISI.

  • evjeth

    Mungkin bisa jadi judul skripsi yang bagus “Hubungan uji gas buang terhadap mobil listrik” langsung A+ lulus kali hahaha

  • denverio

    kasian pak dahlan iskan, saya salut dengan beliau yang berani mendobrak birokrasi yg dikenal rumit dan bertele tele demi masa perkembangan otomotif indonesia, saya ga percaya dia korupsi satu rupiah pun, pemerintah ga becus, cuih

  • tim

    Si turin ini saking pinternya kali ya sampe ngomong begini? Pemerintah jaman dkrg tuh aneh, malah ngasi subsidi ke mobil” LCGC yg jelas” kualitasnya hancur lebur.. katanya biar masyarakat kelas bawah bisa merasakan naik mobil.. nyatanya? Masyarakat yg di pedalaman sono udh bisa beli blon? Hah? Drpd lu subsidi ke LCGC, mending lu buat bikin program sekolah gratis, sembako murah, dll.. atau sekalian disubsidi buat riset kaya beginian..jgn malah dipandeng sebelah mata.. pemerintahan jokowi kali ini harus bisa memperbaiki semua aturan tsb, supaya indonesia kedepannya bisa menjadi negara yg hebat. “Lha, negara kita mana ada org pinter?” Kalo ada yg ngomong kaya gitu, gw goblok goblokin sampe tujuh turunan! Yg ada tuh, bnyk org pinter yg lahir di indonesia, besar di indonesia, sekolah tinggi” sampe ke luar negeri dan pengen balik ke indonesia utk menerapkan ilmunya di negara ini, tapi malah dihina oleh negaranya sendiri! Cnthnya gausah jauh”, pak ricky elson ajadah yg ada di berita di atas. Kenyataan yg miris bukan?

  • Bobby

    Btw di sumber nya kok ga ada ya tulisan uji emisi, apa sudah di edit ya sama sumber nya?
    Trus lcgc juga produk pemerintah sebelum yg sekarang juga sih

    • rizki

      kalo emang dari pemerintah sebelum yg sekarang, bisa di stop kan sama yang sekarang? tapi kenyataannya? hehehe

    • ada kok, coba dibaca lagi deh

  • rj

    Layu sebelum berkembang, dibungkam sebelum bertaji. Betul kata BJ.Habibie, mnding berkarya diluar negeri, disini anda2 tak pernah dihargai malah terancam dibui. Mobil listrik tak lulus uji emisi, lelucon macam apa ini.??

  • Lingga Mukti Gutomo

    Kata orang surabaya, JUANCOKKK 😀

    sebagai orang elektro, saya paham betapa susahnya R & D pada mobil listrik. Ambil saja contoh management system untuk battery, dari berapa banyak sarjana elektronika paling gak sampe 5% yang bisa. 😀 belum lagi variable lain.
    Jalan masih panjang, pemerintah gak mendukungpun saya yakin mereka tulus melanjutkan riset untuk kemajuan bangsa, lihat saja temen2 di ciheras sekarang malah budidaya jahe, ternak ikan demi bisa melanjutkan riset mobil listriknya 😀

    btw, selain untuk mobil listrik. bang ricky juga aktif membuat energi alternatif untuk pembangkit listrik di pulau2 terpencil daerah nusa tenggara. dan terbukti generator rancangannya salah satu yg terbaik di dunia 😀
    Salam untuk Lentera Angin Nusantara

  • tioz

    Lebih baik china..niru alias jiplak mobil eropa aja mereka msh didukung negaranya ..supaya brand lokal bisa jadi pilihan warganya..

    kita sudah berkreasi malah berlebihan sy rasa sampai bikin mobil listrik.mobil biasa aja belum tentu berhasil…tapi tidak pernah didukung baik dana semangat dsbnya..kalau gak curi2 sedikit dari mana dananya ??? gak pandai2 di indonesia ya kia mati..hrsnya kucurkan itu dana utk riset biar mobil bisa dihasilkan..kasi tuh mobil suruh instansi2 pakai drpd selalu beli merek cbu lancruiser crown mercedez.. jd apa yg kita buay itu kepake..kdng2 kita hanya buat tapi disuruh pakai tdk mau..utk apa buat..sama kyk kita disurih naik angkutan umum..yg nyuruh aja gak naik..gmn kita mau kan..

    • Lingga Mukti Gutomo

      keahlian dia kan bidang motor listrik bro, wajar klo buatnya mobil listrik 😀
      kalau berlebihan sih enggak juga, hampir semua negara di dunia jg br start untuk mobil listrik.
      klo yg buat mobil biasa kan sudah ada juga (esemka). Hhe

      • tioz

        Esemka juga produk gagal..gmn mau berkembang..gak didukung gak dipakai..toh pejabat2 kita gak mau pake esemka..malah pake camry land cruiser..kalau diluar nwgwri kyk australia mereka pakai brand holden sebagai mobil dinas.

        mknya gw bilang mobil biasa aja mati apalagi mau mobil listrik

        • Lingga Mukti Gutomo

          nah, itu dia yg saya maksud saya 😛
          saya rasa pembuat esemka belum terlalu paham tentang pembuatan mobil, yang ahli saja butuh waktu bertahun2 untuk riset. Esemka cuma beberapa bulan sudah lahir. dr sudut pandang enginner ini pembodohan publik 😀

          Kalau mobil listrik ini kan membuat dari awal, torsi motor, kecepatan, noise semua ada hitungannya bro. memang yg difokuskan untuk dikembangkan motor listriknya, itu saja masih dalam tahap koreksi & evaluasi. kalau pemerintah menganggap itu proyek gagal, itu yg dipertanyakan.. yang jadi permasalahan kan kenapa saat proses riset masih berjalan malah diperkarakan? lihat saja Danet Suryatama, dia menciptakan mobil listrik di amerika & banyak dipakai disana. Begitu d Indo, lihat sendiri apa yg terjadi 😀

  • huang

    INGATTT!!!!! Malaysia sudah punya proton loh
    Indo mah engga mau kalah,bikin mobil yg kualitasnya di bawah proton aja tidak sanggup,maunya diatas dari proton punya tp hasilnya malah mobil listrik dan pake uji emisi pula

    • rizki

      Tuh ESEMKA hehehe

      • C 200

        susah mas, esemka aj komponennya masih buatan china

  • RuD¥^

    Wkwkwkwkwkw,, uji emisi..??? 😀 😀

  • RuD¥^

    Tesla aja bgs.. 😀 😀 lbh terjangkau… 😀 😀

  • Gulali

    “Kurang cerdas dpt diperbaiki dgn belajar. Kurang cakap dpt diperbaiki
    dgn pengalaman. Tetapi kurang jujur payah memperbaikinya.” Bung Hatta

    Kalau tuh orang kurang cerdas dan cakap, suruh belajar lagi. tapi kalo kurang jujur, no comment dah.

    • odE

      Mantep tuh quote nya bung hatta, negeri ini banyak yg pinter tapi langka yg jujur, gimana bisa berkembang teknologi dalam negeri kalau terus tersandung yg namanya politik, qta udah bisa buat pesawat, kapal laut, trus tidak menutup kemungkinan mobil atau bahkan sepeda motor, yg ada terseok2 oleh ulah orang qta sendiri, banyak engineer qta diluar sono lebih dihargai tapi disia2in dinegeriq yg lucu ini

  • Tresna Wardana

    lah jangankan bikin mobil, riset pupuk ato penyakit tanaman aja bisa ampe 1 miliar pak dikantor ane. gimana mau maju ini kalo semua orang pinter ga dihargain gini, malah katanya penjara bisa aja mengancam si Ricky ini. gila kasian banget. padahal dikampungnya doi nyiptain listrik tenaga angin gan, itu desa yg tadinya gelap, skrg malah punya listrik mandiri.
    udah deh mending balik lagi aja ke Jepang, kayain diri, tuntut lagi ilmu biar tambah banyak, kalo politik Indo udah dipegang ama orang2 yang aga bener dan concern baru balik lagi.

  • Ngiler555

    Anjrit, mesin listrik, ga lolos uji emisi…
    Kayanya yang ngomong ga pernah liat dinamo chukin… Hehehe

  • petrolhead

    Kasus ini serius sekali, teman. Beberapa fakta yg saya temukan berkaitan dgn kasus ini adalah:
    1. Mobil2 listrik buatan Dasep Ahmadi, Ricky Elson dan Dahlan Iskan ini dianggap tidak lulus uji layak jalan oleh instansi yg berwenang (Kemenhub), sehingga tidak memperoleh sertifikat layak jalan..mungkin ini yg dianggap oleh Sarjono Turin sbg tidak lulus uji emisi.
    2. Mrk tidak lulus uji layak jalan adalah karena belum ada aturan (UU, PP, Kepmen) untuk mobil listrik ! jadi belum ada petunjuk buat pelaksana uji dilapangan ttg bagaimana cara nguji mobil listrik.
    3. anehnya, kenapa Tesla bisa lolos ya?
    4. Biaya RnD 2 milyar diperkarakan emang keterlaluan. karena pabrikan untuk bikin satu model baru setidaknya butuh 50Milyar.
    5. Tuduhan yg mengada-ada. sama sekali tidak lucu. karena membawa kesengsaraan bagi Dasep, Dahlan sekeluarga dan menyakitkan hati para petrolhead… perlu tindakan nyata untuk melawan kebodohan aparat penguasa. any idea?
    6. Kasus UPS di DKI jauh lebih merugikan negara dan memperkaya segelintir orang dibanding kasus ini yg kerugian negara tidak jelas, tapi kebanggaan bangsa sangat jelas.,

    #mangkel banget#

    • ap88

      betul bgt,ane suka ama komentar ente

      mungkin tesla lolos krn……..biasalah…
      ……money……..money

  • Jose FR

    Semua itu make uang kalo mau lulus itu lah indonesia

  • Wanda Dvalenz Windayarto

    Berarti besok “Tamiya” juga harus pake uji emisi donk.
    Kesian anak2 kita maenan “Tamiya” bisa keracunan kalau gak lulus uji emisi.
    wakakakakakak

  • Aris Riza

    Kebijakan Pemerintah hanya akan mematikan KREASI ANAK BANGSA. oknum pejabat yang GOBLOK justru pada di bangga2kan, PANTESAN ORANG PINTER dari INDONESIA seneng jadi PENELITI di LUAR NEGERI karena didalam negeri TDK DIHARGAI, Sering kita mendengar klo biaya penelitian itu memang mahal dan ada berhasil dan tidak… POLITIK memang KEJAM… atau KEJAGUNG mmg mencari2 kasus spy bisa TENAR….ALLAHUALAM…. INDONESIA ga akan maju jika BIROKRAT, PEJABAT NEGARA, pola pikirnya seperti ini…. MIRIS Liat seperti ini…… INDONESIA HAPUSLaH Angan2 utk maju di sektor Industri berkaitan IPTEK…..

  • Andi Murthala

    Pejabat di indonesia skrg ini kebanyakan sok pintar…padahal O besar…ngandalin title sarjana tpi gk ada apa2 nya…beruntung jdi pejabat krn menjilat dan pasang tagan…

  • ondy siagian

    Birokrat sampah….yang dihasilkan sampah dari otak yang penuh dengan sampah

  • Andy

    Semoga pucuk pimpinan yang dulu pake Esemka baca ini dan terbuka pikirannya..
    Dari pada baru mulai bikin mobil konvensional, di mana negara lain sudah lebih maju puluhan bahkan ratusan tahun, mending bikin mobil listrik yang baru ketinggalan beberapa tahun..
    Tapi susah sih kalau pimpinan-pimpinan ini cuma mikirin dirinya sendiri dan partainya.. Jabatan dan negara hanya menjadi alat saja. Bukan tujuan untuk dimajukan dan disejahterakan, yang pada akhirnya akan berdampak pada harga diri bangsa.

  • adwi prasetyo

    selama bos minyak masih berjaya, jangan harap inovasi transportasi hemat energi bisa mulus. produsen pasti cari cara biar dagangannya laku, kalau pada pindah ke mobil listrik terus siapa yang mau beli BBM. It’s so simple

  • Wah gila emng pemerintah, msuk akal jg sih pembahasan mimin diatas.
    2 Miliar ga sberapa utk prototype dibanding korupsi org yg memperkaya diri.

  • Arief Demang Rachman

    Ah, sama kok kayak kasus syarat IMF utk menutup PT Dirgantara Indonesia. Pokoknya sebisa mungkin Indonesia tetep jadi konsumen, bukan jadi negara produsen. Nasionalisme para petinggi pemerintahan vs duit…….duit tetep menang!

  • giantprimus

    udah keliatan ini cukong kakapnya yg nggembor2in bayar kejagung bwt di perkarakan di hukum indonesia yg bisa di beli ini pak…emang bikin geleng2…masa harus chaos bwt aparat2 hukum korup ky gini..? terang2an itu orang kejagung n mempolitisir proyek pembangunan demi mobil nasional….diperkarakan hingga tersangka..? dari uji emisi??? WTF??!! nie bener2 udah di luar nalar tindakannnya pak…

  • Anti dagelan

    Masalahnya gagal nya itu sih… Klw berhasil jg 2 miliar g d permasalahkan. Test uji nya padahal saat dagelan Iskan masih jabat, knp tetap g lolos. Oot, si dagelan ini emang banyak kasus sih sebenarnya. Contoh bongkar pasang direksi BUMN yg ga pro DI jd yg antek dia. Tujuannya apa dia naro org2 dia di BUMN yg klas A? Cm ya skrg satu2 kasus dl yg d angkat

  • david

    Ini memang permainan pejabat dan produsen mobil luar. Biar Indonesia tdk bisa memiliki industri mobil sendiri. Karena pasar Indonesia sangat besar. Jadi mereka pengen nguasain pasar di Indonesia. Kalau kita bisa menjadi produsen mobil sendiri, mereka takut pasarnya di Indonesia terganggu. Dan takut kalau pasar di lingkup kecil Asia Tenggara hilang kalau semisal mobil listrik kita mulai diproduksi massal. Sungguh ironis masalah ini. Saya yakin kok sebenernya kita mampu menciptakan karya besar.
    Kalau melihat seperti ini sebenarnya kita belum merdeka. Kita msh dijajah bangsa asing dan oknum negara kita yg cm mencari keuntungan sendiri. Kita bisa bebas dari penjajahan ini. Karena Indonesia milik KITA

  • muslich

    Seharusnya ada tokoh hebat dr indonesia yg trgerak hatinya untuk untuk melawan kptusan jaksa2 Gebleek itu.,,

  • Farrel

    Hahahaha baca judulnya aja udah ketawa, ada2 aja orang Kejagung ini 😀

  • Rahmat Hidayat

    Saya seorang scientist. Sejarah tentang penciptaan suatu karya (prototype) dari seluruh dunia mengatakan bahwa biaya riset itu jauh lebih mahal, karena peluang keberhasilannya masih 50:50. Namun yang membuat peluang keberhasilannya menjadi bertambah adalah ilmu, inovasi, dan pengalaman. Yang membuat saya merasa salut adalah bahwa Pak Dahlan Iskan yang langsung menjadi driver untuk melakukan uji coba prototype tersebut bahkan sampai merasakan kegagalan dengan langsung merasakan kecelakaan dari hasil prototype anak bangsa tersebut. Biaya produk massal itu berbeda dengan biaya produk prototype. Ide dan Inovasi itu harganya mahal, bahkan sangat mahal. Di luar sana banyak negara-negara yang berlomba-lomba menggelontorkan uang triliunan rupiah untuk biaya riset. Wajar saja karya dari Pak Habibie (sang pembuat nilai Konstanta Habibie) lebih dihargai di Eropa ketimbang di negara sendiri.
    Saya pernah membongkar sebuah alat riset yang hanya 1,3 Milyar rupiah yang dimensinya hanya sebesar satu kardus mie instan yang isinya 48 buah, bahkan lebih kecil dari itu. Yang membuat alat itu mahal adalah Ide dan Inovasi dari Si Pembuat Alat, bukan dari material penyusun alat tersebut.

    Wahai para wakil kami di gedung sana, ingatlah bahwa anda digaji dari uang pajak kami yang telah kami susah payah dapatkan di luar yang terik panas matahari. Marilah berpikir jernih, tanpa ada kepentingan sana sini. Sholat istikharah lah (atau berdoalah) kalian sebelum membuat keputusan/kebijakan.

    Wallahu’alam.

  • Danis Anindano

    Pak turin bisa ditunjukin ga knalpot mobil listrik dimana,saya gatau

  • tara

    SEBAIKNYA MAFIA-MAFIA ITU DI BUNUH SAJA. BIAR BANGSA INI MAJU DAN BERKEMBANG SERTA MAMPU BERSAING DENGAN NEGARA LAIN.

    • C 200

      Dieksekusi sekalian bang tara, wkwkwk

  • ir

    sdh ditangkap blm pak?..masyarakat sdh cerdas punya unek2 doang. tau yg benar dan yg salah. para elit dan mafia serta lingkarannya punya emosi utk mempertahankan keuntungannya walau diatas penderitaan rakyat indobesia yg tdk maju2

  • Arief Gunawan

    Sebagai bangsa pejuang kita tidak boleh pengecut, ingat semboyan merdeka atau mati. Perusahaan jepang pernah mengalami merdeka atau mati dlm dlm R & D lampu bulb nyaris bangrut total, ujung2nya lampu bulb lebih irit energi & tahan lama 13 watt = 60 watt, 23 watt = 100 watt & akhirnya dibuat oleh raksasa general Electric. Satu lg alat masak dr batu tidak menggunakan minyak goreng, tidak lengket, energi listrik yg terpakai cuma 15% menggunakan teknologi infra red. Canada berhasil menciptakan mecin cuci tanpa lisrik, cara kerjanya spt mesin jahit baju yg dikayuh dgn kaki. Yg kurangajar DPR kita bukannya mengembangkan UU R & D, ini matanya ijo sama duit, minta gedung barulah, Dana aspirasilah, dsb.

  • fk25

    itu ngapa sih yang komen berapi api ha ha ha

  • Ilham Muhammad Ghoffar

    Saya beharap anak-anak muda Indonesia sekarang yang mengerti kejamnya orang politik kelak akan menjadi pejabat tinggi yang bisa masukin pejabat Bego kayak : Sarjono Turin ke panti jompo terburuk. Salam pemuda Indonesia !

  • Arif Rachman

    menurut saya memang lebih baik karya anak bangsa ini diabdikan untuk negara luar saja, sebagai bukti kalau karya anak bangsa itu tidak diragukan serta ORANG” YANG TIDAK MELAYAKKAN UJI COBA INI hanya bisa menanggung malu saja, ujung”nya juga toh pasti nama indonesia yg akan naik karna mobil tersebut langsung tembus ke internasional, dengan kata lain ada 2 keuntungan yg didapat yaitu mobil indonesia tembus kepasar dunia dan pembuktian kepada orang yg hanya bisa melarang pengembangan tersebut dan dengan adanya MEA nanti 2016 akan dibuktikan kinerja siapa yg bisa diberi jempol (Y) dengan meningkatnya persaingan dagang dan kinerja ASEAN (Y)

  • kaeruz

    GWS ya Pak Sarjono Turin, Semoga lekas diberi kecerdasan :))
    lucu tapi miris bung ckck

  • agismaniax

    sebenarnya yg dipermasalahkan tpk kejagung sarjono turin apanya sih? masalah pertanggungjawaban dahlan iskan menggunakan uang negara utk membuat mobil listrik tsb atau masalah ketidaklayakan mobil listrik tsb?
    jika masalah pertanggungjawaban penggunaan uang negara, harus dilihat alasan saat dahlan iskan memberikan perintah pembuatan mobil ini. apakah dana tsb digunakan utk pembuatan unit prototype atau apa?
    dan mobil protoype biasanya masih dalam taraf uji kelayakan dan jika sdh lulus uji kelayakan, tdk akan disebut prototype lagi.

  • sarjono bego

    Sarjono turin yg maksudnya bego? Sarjono kok bego ndak mungkin, kalau sudah jadi sarjono pasti sdh lulus kuliah, tapi lulusnya nyuap nilai sama dosennya gak, ini perlu diselidiki, jangan2 pake ijazah palsu.

    • Sugih Norio

      Maklum saja org jurusan sosial di SMA kumpulan pecundang (otak klas dua ) ditambah cuma lulus PTS atau cuma PTN klas bawah..wajar saja otakya level mana

  • Jay_z

    Infonesia blm bisa maju kalo, masih ada campurtangan uang diatas langit, seharusnya kita tidak usah heran, kenapa bisa seperti ini, karena jawabannya sudah ada didepan mata, yg jadi persoalan apakah kita mampu membersihkan debu yg bertebaran dilangit?

  • Joni Putra

    TERLALU BEGO ATAU PINTAR!!!

    Penemuan baru, mobil listrik punya EMISI

    BEGGGOOOOO

  • Indonesia Munafik

    Indonesia gak akan maju kalau pejabat pejabat gembrot bin goblok tukang nyolong duit belom di genocide

  • dayat catur

    Keren dahh kata katanya Pak B.J. Ing. Habibie bahwa ”Orang-orang Indonesia yang pintar sebaiknya jangan pulang ke Indonesia, di luar sana kalian lebih dihargai,”

    yaahh emang adanya pemerintahan kita emng ginian contohnya tuhh orang yg komen dan ngaku ngaku bapak yg terhormat “Sarjono Turin” walau saya ngga tau dia siapa anaknya siapa ,jabatannya apa, pake sok sok_an bilang produk gagal kya dia bisa ajh bikin indonesia maju…. saya liat gaya bicaranya ini mahh bukan orang pinter alias bloon abis.. ha ha ha mari kita ramaikan pagi ini

  • Raynald

    Kalo di indo memang lucu bang mobil buatan anak bangsa ga di dukung tpi mobil listrij luar negeri di masukkan dan tidak di perkarakan itu semua karena kalo tidak import duit ga masuk kantong