Demi JLR, Tata Mulai Dekati Geely & BMW

by  in Berita&BMW&Geely
Demi JLR, Tata Mulai Dekati Geely & BMW
0  komentar

AutonetMagz.com – Perkembangan industri otomotif jaman now terasa makin lama makin cepat, dimana pabrikan otomotif bak berlomba – lomba untuk melakukan riset dan pengembangan teknologi. Namun, akselerasi dalam bidang R&D membutuhkan dompet yang tebal, dan memaksa beberapa pabrikan akhirnya ‘kongsian’ dengan pabrikan lain. Langkah yang sama juga sedang dipersiapkan oleh Tata Motors, namun bukan untuk merk mereka sendiri melainkan untuk Jaguar Land Rover yang berada dalam naungan mereka.

Mengutip informasi via Bloomberg, kabarnya pihak Tata Motors kini sedang bergerilya untuk mendapatkan partner bagi JLR di masa depan. Nah, salah satu ide yang muncul adalah menggandeng pabrikan asal China. Mengapa? Karena ada keuntungan tersendiri bagi JLR jikalau menggandeng pabrikan asal Negeri Tirai Bambu. Seperti yang kita ketahui, China telah menjelma menjadi pasar terbesar di bidang otomotif dalam beberapa tahun terakhir. Dan di sana, JLR baru saja mengalami penurunan omset mencapai 50% dibanding periode sebelumnya.

Menggandeng pabrikan lokal China jelas akan memberikan JLR kekuatan tambahan untuk mengembalikan posisi strategis mereka di China. Dan pabrikan yang sedang dilirik oleh pihak Tata Motors dan JLR adalah Geely. Yap, Geely merupakan pabrikan lokal China yang punya kapabilitas yang masif di Negeri Tirai Bambu. Tak sampai disana, Geely juga memiliki saham di beberapa pabrikan beken macam Volvo, Lotus, Daimler, hingga Proton. Selain China, pihak Tata Motors juga melirik pabrikan asal Jerman, yaitu BMW. Sebenarnya, kedekatan antara JLR dengan BMW bukanlah sebuah isu yang baru.

Keduanya sudah menandatangani kesepakatan untuk bersama – sama mengembangkan mesin dan teknologi mobil listrik. Nampaknya, Tata Motors berharap BMW akan menggandenng JLR lebih dalam untuk pengembangan di bidang yang lebih luas di masa depan. Hanya saja, baik Geely maupun BMW nampaknya perlu mempertimbangkan kondisi dari JLR yang saat ini kurang baik. Kita sama – sama tahu bahwa sebelumnya pihak JLR mengalami penurunan penjualan di beberapa sektor vital mereka. Bahkan, Tata Motors sendiri harus menyuntikkan dana segar sebesar 910 Milyar USD supaya neraca keuangan JLR tetap stabil.

Jadi, kita nantikan saja, bagaimana nasib Tata dan JLR ke depannya. Akankah Geely atau BMW yang akan menjadi partner dari JLR, atau malah bukan keduanya.

Read Prev:
Read Next: