Tata Motors Berburu Mitra Asal China, Siap Ekspansi?

Tata Motors Berburu Mitra Asal China, Siap Ekspansi?
0  komentar

AutonetMagz.com – Sudah beberapa kali kami membahas mengenai pabrikan otomotif yang menyatakan niatnya secara terang – terangan untuk mencari mitra strategis di China. Alasannya sederhana, karena pasar China menjanjikan banyak cuan. Mulai dari merk yang sudah establish di China, ataupun merk baru yang akan mencoba peruntungan di Negeri Tirai Bambu ini. Kali ini, ada Tata Motors yang secara terang – terangan berminat dengan pasar China. Bahkan Tata juga dikabarkan tengah mencari mitra strategis untuk mengarungi pasar China.

Mengutip informasi via Livemint, pihak Tata sedang dalam diskusi dengan dua pabrikan lokal China mengenai kemungkinan untuk berinvestasi dan membentuk joint venture (JV). Yap, kedua langkah itu nampaknya memang menjadi langkah wajib bagi sebuah pabrikan yang ingin berjualan dengan tenang di China, kecuali Tesla yang masuk ke pasar China tanpa membentuk JV melainkan membaya annual tax. Sayangnya belum ada informasi apapun mengenai siapa mitra yang sedang dijajaki oleh pihak Tata Motors. Namun kami sendiri menebak salah satu diantaranya adalah Chery, yang merupakan JV dari Jaguad Land Rover di China.

Nah, menariknya pihak Tata tidak membidik segmen komersial yang selama ini menjadi tumpuan mereka di pasar global, termasuk di Indonesia. Jadi, pihak Tata membidik rekan JV di China untuk mengembangkan segmen passenger car. Bisa jadi, nantinya tidak hanya Tata Motors yang berinvestasi di China, melainkan juga pabrikan asal China tersebut akan berinvestasi di India. Seperti yang kita ketahui bersama, SAIC Motors melalui MG sudah melakukan ekspansi ke Negeri Bollywood tersebut menggunakan MG Hector alias kembaran Wuling Almaz.

Dan nyatanya, langkah MG bisa dibilang sukses sejauh ini karena MG hector menempati posisi penjualan tertinggi di segmennya dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, industri otomotif di India sedang lesu. Selain itu, rival senegara dari Tata, yaitu Mahindra juga sudah menetapkan mitra strategis mereka yaitu Ford beberapa bulan lalu. JV antara Ford dan Mahindra ini akan berfokus untuk mengembangkan produk untuk pasar India, utamanya di segmen passenger car dengan cara berbagi platform dan teknologi satu sama lain. Langkah ini sejatinya sudah diterapkan Tata pada Tata Harrier yang menggunakan platform JLR, namun pihak Tata tentunya membutuhka mitra lain dengan cost yang lebih minim.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan? Apakah kalian berharap pihak Tata akan ‘bangkit’ di segmen passenger car dan mencoba peruntungannya di Indonesia lagi?

Read Prev:
Read Next: