Akibat Gempa Bumi, Toyota dan Nissan Tunda Sementara Produksi Mobil

Akibat Gempa Bumi, Toyota dan Nissan Tunda Sementara Produksi Mobil
0  komentar
pabrik produksi mobil

AutonetMagz.com – Kamis kemarin, gempa bumi sebesar 6,2 skala richter mengguncang Jepang, dan dampaknya masih lumayan terasa sampai sekarang bagi para penduduk Jepang. Memang sih, penduduk Jepang termasuk salah satu yang rawan kena gempa, atau bahkan tsunami, tapi setiap ada bencana alam, pemulihan kondisi daerah yang kena bencana tergolong cepat. Cepatnya kalau dibandingkan dengan negara kita ya.

Tapi jika ditanya tentang dampak bagi industri otomotif, lumayan mengganggu juga, khususnya bagi Toyota dan Nissan. Keduanya terpaksa menunda produksi mobil sementara waktu, tapi apa ini karena pabrik mereka kena gempa juga? Yah, inti masalahnya bukan dari pabrik mereka sih, tapi penyedia bahan baku dan pabrik die-casting yang mengurus bodi mobil mereka, Aisin Seiki adalah perusahaan yang kinerjanya terganggu akibat musibah gempa.

pabrik-fca

Menurut pemerintah Jepang, 9 orang meninggal dan 700 luka-luka akibat gempa ini, tapi untungnya, tidak ada karyawan pabrik Aisin Seiki yang menjadi korban. Ajaib juga, mengingat pusat gempa sangat dekat dengan lokasi pabrik mereka di kota Kumamoto. Untuk Toyota, ini kali kedua mereka menunda produksi tahun ini. Sebelumnya, mereka pernah melakukan hal sama karena pabrik penyedia baja yang menjadi mitra mereka meledak.

Model-model yang tertunda produksinya di Toyota adalah Toyota Sai dan Lexus HS, ES, CT, NX dan RX, sementara Nissan terpaksa menunda produksi Teana, Rogue, Serena, Murano dan Note. Di Toyota, shift yang diliburkan adalah shift kerja hari Jumat dan Sabtu di pabrik mereka di Miyata, sementara Nissan meliburkan shift hari Sabtu untuk pabriknya yang ada di Fukuoka.

Nissan Note 2014

Jika persediaan bahan baku bodi sudah kembali normal, harusnya minggu ini penundaan atau perlambatan produksi bisa berangsur hilang dan pembuatan mobil bisa berjalan normal kembali. Ya sudah lah ya, semoga semuanya bisa kembali normal seperti sediakala dan produksi bisa lancar lagi. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: