Masalah Airbag, BMW Recall dan Stop Sementara Penjualan 7 Series

by  in Berita&BMW&International
Masalah Airbag, BMW Recall dan Stop Sementara Penjualan 7 Series
0  komentar
bmw 7 series white

AutonetMagz.com – BMW boleh bangga atas 7 Series baru yang belum lama ini meraih penghargaan World Luxury Car of The Year 2016, tapi untuk besok mereka harus agak sibuk sedikit membuktikan kalau mereka peduli dengan konsumen mereka. Di Amerika Serikat, baru saja beredar kabar bahwa BMW Amerika sudah menghentikan sementara penjualan 7 Series akibat masalah airbag. Waduh, gara-gara Takata lagi bukan?

Well, amazingly, sekarang bukan karena Takata. Memang, masalah yang menyebabkan penghentian penjualan ini menyangkut soal airbag, tapi kali ini bukan karena airbag inflator buatan Takata yang mencelakakan. Kini kita bicara soal airbag control module yang diproduksi oleh Continental, yang diklaim rentan korslet karena mengandung residu metalik, dan bisa menyebabkan airbag tidak berfungsi saat terjadi kecelakaan.

interior-bmw-seri-7

Di Amerika sana, sudah 6.110 unit BMW 7 Series yang menjadi perhatian BMW, karena ada kemungkinan mereka akan me-recall mobil-mobil tersebut, terdiri dari tipe 740Li, 750Li dan 750Lxi dengan rentang produksi dari 1 Juli 2015 hingga 11 Desember 2015. Secara global, ada 47.000 unit BMW 7 Series yang sudah diproduksi selama ini, dan diklaim ada 26.000 unit dari 47.000 unit itu yang terkena recall.

BMW Amerika akan segera mengirim surat pemberitahuan kepada pemilik mobil yang bermasalah pada tanggal 16 Mei nanti. Prosedurnya, pemilik akan diminta mengirimkan mobilnya ke dealer terdekat untuk penggantian modul lama dengan yang baru. Lama pengerjaan diklaim sekitar 4 jam dan pastinya, gratis. Tidak hanya unit yang sudah dijual yang diperbaiki, unit yang belum terjual juga akan diperbaiki oleh BMW.

bmw-7-series-iims-2016

Nah, BMW 7 Series ini kan mobil global, apa versi Indonesia juga kena ya? Sampai saat ini sih belum ada keterangan yang spesifik, tapi kalau pun iya, mungkin para pemilik 7 Series pun sudah tahu dan akan menghubungi BMW Indonesia untuk meminta kepastian soal kondisi dan status mobil mereka, apakah bermasalah atau tidak. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • putra

    Tapi kok bisa menang best luxury car ya ._. Minus poin banget sebenernya..
    Harusnya gak cuma fitur2 aja yang jadi indikator penilaian.

    • Levi

      Ya skrg kan lg jamannya nawarin brosur, bukan lagi mobil

      Semakin banyak fitur, semakin bagus, itu mindset pembeli sekarang, sayangnya

  • Levi

    ” Nah, BMW 7 Series ini kan mobil global, apa versi Indonesia juga kena ya? ”

    Kena pun, ane gak pernah denger ada ATPM di Indo yg mau recall unitnya kl ada masalah, ? yg ada mobil Ford tiba” ngunci sendiri krn tabrakan dan akhirnya membakar mobil dan pemiliknya pun gak ada recall ? ?

    Atau emang ane yg krng baca berita ?

    • Rockmeo

      Ada kok atpm yg recall di indo tuh si jonfis aj recall mobilnya gara2 takata sama mitsu juga pernah gara2 ecu atau apa gitu soal kelistrikan mobilnya

      Kalo yg ford katanya problem di sistem safety dan kunci mobil maka ny bisa sampe ngunci dari dalem sendiri

  • Aryo Wicaksono

    meh, aku mah nggak peduli dengan seri tujuh ini sebab terlalu mirip dengan seri tiga. nggak kayak seri satu, dua, lima, dan enam yang cukup berbeda satu sama lain. baru tahu continental sedia perangkat kendali kantung udara juga. ya, kan penyedia suku cadang kan nggak cuma satu, mungkin bisa ganti dengan perangkat dari autoliv swedia.

    • Rockmeo

      Lebih ambil s class atau A8 gan?

      • Aryo Wicaksono

        Sori, Gan, ane sendiri anti Audi jadi tetap ambil s class.

        • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

          Knp anti gan??

          • Aryo Wicaksono

            beberapa mobil audi kurang karakter dan rata-rata pengemudi Audi sombong. untung aja teman-teman ane nggak ada yang pakai audi, paling pada pake mercedes, BMW, atau Volvo.

        • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

          Pilih seri 7, s class, A8, XJ, atau quatroporte

          • Aryo Wicaksono

            S class, XJ, atau quatroporte boleh, deh, asal bukan A8 dan seri 7. pengendalian XJ tuh enak banget, tapi sayang bentuk lampu belakang kurang pas dan tenaga agak kurang besar.

          • nusantara nusantara

            ane vote quatroporte, kayaknya gak malu maluin klo diajak nyentul

          • Brilliant Aqibna

            harga quatroporte gts udah bisa beli S63 amg yg lebih gesit 0-100 (3.9 banding 4.6 detik) tenaga lebih gede (577 banding 523) kabin lebih lega dll. tapi mobil itali memang punya point of interest sendiri, walaupun banyak yg bilang kurang reliable