Wuling Confero Raih Bintang 1 Di ASEAN NCAP, Kok Bisa?

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Wuling Confero Raih Bintang 1 Di ASEAN NCAP, Kok Bisa?
0  komentar

AutonetMagz.com – Wuling Motors Indonesia memulai langkah pastinya di tanah air dengan memasarkan Wuling Confero untuk bertarung di segmen yang paling berdarah  – darah, yaitu segmen LMPV. Nah, pasca setahun lebih peluncurannya di tanah air, ternyata pihak ASEAN NCAP baru saja menguji sang LMPV asal China ini. Dan hasil dari pengujian yang dilakukan oleh ASEAN NCAP tersebut ternyata cukup mengejutkan, karena Wuling Confero yang meraih bintang 1 secara total. Sebuah kabar yang buruk terntunya bagi pihak Wuling atas capaian ini. Namun kok bisa?

Yap, pertanyaan tersebut memang menjadi perntanyaan bagi beberapa orang, mengingat Wuling Confero ditawarkan dengan beberapa kelengkapan keamanan yang seharusnya sudah cukup untuk membuatnya meraih capaian yang lebih baik. Ternyata, unit mobil yang dites oleh pihak ASEAN NCAP merupakan varian Wuling Confero paling bawah yang memang tak dilengkapi dengan airbag. Jadi, wajar saja jikalau dalam pengetesan tersebut Wuling Confero meraih capaian yang jauh dibawah yang kita harapkan. Capaian ini sendiri sejatinya juga diraih oleh produk LCGC yang kita kena, Daihatsu Sigra. Daihatsu Sigra juga meraih capaian bintang satu di ASEAN NCAP untuk unit paling bawah yang juga tidak memiliki airbag.

Semua informasi ini kami dapatkan dari pihak ASEAN NCAP sendiri, karena dua perwakilan dari AutonetMagz yaitu Hillarius Satrio dan Claudius Surya sedang mengikuti pelatihan bersama dengan ASEAN NCAP di Karawang, Jawa Barat. Lalu mengapa pihak ASEAN NCAP memiliki varian terbawah dari Wuling Confero dan juga Daihatsu Sigra? Sejatinya, mereka memang sengaja memilih varian terbawah untuk mengetahui kondisi terburuk yang bisa terjadi dari mobil tersebut, alias worst case. Selain itu, FYI, tes yang dilakukan oleh ASEAN NCAP sendiri sifatnya independen, dan tidak melibatkan pihak pabrikan. Mereka membeli sendiri unit mobil yang akan dites, dan minimal mereka menyediakan 2 unit untuk pengetesan, jadi bisa saja mereka menyediakan 5 unit atau malah lebih.

Untuk saat ini, hasil resmi dari pengetesan Wuling Confero sendiri masih belum dirilis, karena baru besok, 15 November 2018 pihak ASEAN NCAP akan merilis hasil pengetesan dari LMPV milik Wuling ini. Oiya, sebagai contoh, Daihatsu Sigra yang kami sebut mendapat bintang 1 tersebut adalah varian terbawah, namun saat pihak ASEAN NCAP menguji varian yang lebih tinggi yang memiliki airbag, LCGC dari Daihatsu tersebut mampu meraih bintang empat. Lalu, apakah artinya Wuling Confero S yang varian termahal (Varian L Lux) juga akan mengikuti jejak dari Daihatsu Sigra? Bisa saja, karena hal serupa terjadi di mobil lain. Nah, selain wawasan mengenai ASEAN NCAP, kita juga mendapatkan hikmah disini, bahwa Airbag adalah komponen yang vital untuk mobil jaman now.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Akankah Wuling Confero mampu memperbaiki nilainya di ASEAN NCAP dengan varian yang lebih tinggi? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: