Volkswagen Arteon Coba Sesaki Segmen European GT

Volkswagen Arteon Coba Sesaki Segmen European GT
0  komentar

AutonetMagz.com – Meski merek yang turut berteduh di bawah tenda VW punya beberapa model Gran Tourer atau GT, semisal Audi A7 dan Porsche Panamera, VW-nya sendiri tidak punya. Kalau mengandalkan Volkswagen CC sih bisa saja, namun yaaa… Masih belum cukup untuk menyusup ke dalam kasta four-door Gran Tourer dewasa ini. Nah, di sini Volkswagen mencoba peruntungan baru dengan Arteon, sebuah GT baru yang menggantikan Volkswagen CC.

Target dari Volkswagen Arteon tidaklah setinggi Panamera atau A7, melainkan ke kelas yang lebih kecil macam BMW 4-Series Gran Coupe, Audi A5 Sportback dan lain-lain. “Garis-garis atletik Arteon  mewujudkan konsep keseluruhan yang sangat fungsional. Bentuk dan fungsi bersinergi dengan cara yang progresif “, kata Tobias Sühlmann, orang yang bertanggung jawab untuk desain eksterior Arteon ini.

Berbeda dengan sedan-sedan klasik, GT ini menawarkan lebih banyak ruang dan fleksibilitas berkat yang wheelbase panjang, desain fastback coupe dan pintu bagasi belakang yang besar,” tambahnya. Untuk sebuah VW, apron depannya cukup berani dan mencolok layaknya Scirocco. Garis bahu yang tebal dan tegas dibarengi dengan garis atap yang rendah, pas buat menyempurnakan konsep Gran Turismo secara keseluruhan.

Cantik memang, tapi sejak kami mengenal VW Scirocco, kami takut bodinya cakep tapi kabinnya biasa saja. Nyatanya? Secara desain memang cenderung simpel, namun kelihatan lebih premium dengan imbuhan panel-panel kayu, layar head unit besar, tarikan garis yang lurus dan tidak neko-neko membuat atmosfer mewahnya kental. Ah, coba Scirocco interiornya juga sebagus ini, tapi tanpa diikuti kenaikan harga yang menggila.

Karena Volkswagen Arteon diset untuk naik ke kelas premium, VW melempar semua yang mereka bisa untuk memewahkan kabin Arteon. Ada ambient lighting yang terletak di bawah AC dan berlajut hingga panel pintu, plus Active Info Display berikut pilihan layar head unit 6,5 inci atau 9,2 inci, tergantung varian. VW mengklaim kalau legroom interior belakangnya paling luas di kelasnya, namun kan baru klaim saja. Kita lihat saja faktanya nanti.

Untuk ruang belakang, sebenarnya ia bisa diisi hingga 3 orang, hanya saja ada personalisasi lebih bagi penumpang sebelah kiri dan kanan berupa pengaturan dan feeling jok yang terasa seperti jok individual. Bagi pengemudi, Volkswagen Arteon akan hadir dengan pelbagai asistensi seperti adaptive cruise control, Emergency Assist, Lane Assist, Proactive occupant protection dan masih banyak lagi.

Mesin Volkswagen Arteon ada yang bensin dan diesel. Untuk yang bensin, adalah mesin 1.500 cc 4 silinder turbo TSI dengan 150 PS dan mesin 2.000 c 4 silinder turbo TSI yang tersedia dalam tenaga 190 PS dan 280 PS. Dieselnya? VW menawarkan mesin 2.000 cc 4 silinder turbo diesel TDI dengan tenaga 150 PS, 190 PS atau 240 PS. Buat pilihan bensin dan diesel yang paling kecil tenaganya, hanya ada transmisi manual 6 percepatan.

Sisanya, varian lain akan dikaruniai transmisi kopling ganda DSG VW dengan 7 percepatan, dan varian paling bertenaga dari kubu bensin dan diesel langsung dapat penggerak AWD 4MOTION dari VW. Volkswagen mengatakan, harga VW Arteon kemungkinan lebih mahal dari Passat, seperti halnya BMW 4 Series Gran Coupe yang lebih mahal daripada 3 Series. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: