Toyota Supra Manual? Maaf, Mungkin Takkan Dibuat

by  in International&Toyota
Toyota Supra Manual? Maaf, Mungkin Takkan Dibuat
0  komentar

AutonetMagz.com – Pada Toyota Supra MkIV berkode JZA80, pilihan girboksnya ada 3, manual 6 percepatan buatan Getrag dari Jerman, manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan buatan Aisin. Pasca disuntik matinya Supra sejak tahun 2002, tinggallah Toyota dengan mobil-mobil membosankan macam Corolla dan Camry, namun strategi 3 mobil sport untuk beberapa tahun ini bisa membuat Toyota kembali diperhitungkan.

Ketiga mobil sport yang dimaksud adalah Toyota 86 yang sudah lama hadir, lalu ada Toyota S-FR yang merupakan adik dari 86 dan dipercaya sebagai reinkarnasi Toyota Sports 800 alias Yotta-Hachi, lalu tentu saja sang big bro, Toyota Supra. Bekerja sama dengan BMW, Toyota memastikan Supra baru akan bersaudara dengan BMW Z5 baru, dan Toyota sudah bilang kalau Supra baru akan mengandalkan sistem hybrid dan AWD, macam Honda NSX dan Porsche 918 Spyder.

Untungnya, sistem hybridnya bukan hybrid yang membosankan dari Toyota Prius, melainkan hybrid dari mobil balap WEC Toyota. Mesin bensin turbo 6 silinder akan menggerakan roda belakang, sementara motor listrik buat menggerakkan roda depan. Seperti NSX dan 918, Supra akan sanggup memanen energi untuk motor listrik dari tenaga pengereman dan mesin bensinnya, tapi yang ini disimpan dalam sebuah superkapasitor. Inspirasinya dari mobil balap Toyota TS030.

Lalu, girboksnya apaan? Beberapa waktu lalu, kami menyebutkan kalau Toyota Supra 2018 akan menjadi Toyota pertama yang pakai girboks kopling ganda, namun warta terkini dari Autocar menyebutkan bahwa girboksnya adalah torque converter 8 percepatan otomatis dari BMW. Kalau begini, biasanya girboks buatan ZF. Sayangnya, bagi pecinta girboks manual tradisional, tidak ada indikator bahwa Supra akan hadir dengan girboks manual.

Namun ini masih simpang siur, bahkan ada kabar burung bahwa Toyota akan membuat versi non-hybrid dari Supra untuk beberapa pasar, dan versi non-hybrid kemungkinan akan pakai girboks manual. Mana yang benar? Entahlah, Toyota juga diam saja saat ditanya. Apapun itu, kami harap Toyota Supra baru bisa menjadi legenda di kancah otomotif, seperti halnya Supra MkIV. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: