Toyota Sukses Kalahkan Dominasi GM Selama 90 Tahun di Amerika Serikat

by  in Berita&Chevrolet&Hyundai
Toyota Sukses Kalahkan Dominasi GM Selama 90 Tahun di Amerika Serikat
0  komentar

AutonetMagz.com – Idealnya, kalau ada sebuah brand otomotif lokal di sebuah negara, maka brand tersebut harusnya jadi yang paling laris. Namun, pada kenyataannya tidak selalu seperti itu. Perhatikan saja di India, dimana Suzuki yang paling laris, bukan Tata ataupun Mahindra. Pun begitu dengan China, dimana duet APM VW yaitu FAW-VW dan SAIC-VW merajalela. Amerika Serikat sebenarnya masih ideal, dimana General Motors (GM) masih menjadi penguasa pasar di sana. Tapi, tidak untuk tahun 2021. Dimana Toyota kini telah berhasil mengalahkan dominasi GM di pasar US. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Toyota Sukses Lengserkan GM

Toyota baru – baru ini melaporkan capaian mereka dalam laporan akhir tahun 2021, dimana 2,3 juta unit mobil mereka berhasil terjual selama tahun 2021. Angka ini naik sekitar 10% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 silam. Uniknya, GM yang selama 90 tahun terakhir menguasai pasar Amerika Serikat, kali ini harus tunduk pada brand berlogo tripel elips asal Jepang itu. GM hanya kala tipis dengan capaian 2,2 juta unit selama tahun 2021. Kalah 114.000 unit dibandingkan Toyota. Bedanya, kalau penjualan Toyota tumbuh 10%, maka penjualan GM malah susut sebanyak 13% dari tahun 2020 silam. Sebenarnya, tanda – tanda runtuhnya dominasi GM di Amerika Serikat sudah terlihat sejak kuartal kedua tahun 2021 kemarin. Pada kuartal kedua dan ketiga tahun 2021 silam, penjualan GM selalu berada di posisi kedua, sedangkan Toyota ada di posisi pucuk. Pada kuartal keempat, baik GM maupun Toyota sama – sama tumbang dengan penurunan penjualan yang cukup signifikan.

GM anjlok 43% dibandingkan kuartal keempat 2020, sedangkan Toyota turun 30% dari kuartal keempat di 2020. Walaupun senasib, bisa kita perhatikan bahwa penurunan GM lebih parah, yang pada akhirnya membuat GM harus puas di posisi kedua pada 2021 kemarin. “Kelangkaan chip semikonduktor, antara lain, menciptakan serangkaian keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di tahun 2021 silam. Walaupun begitu GM terus memperluas keunggulan dalam segmen full size pickup dan juga SUV. Dan di 2022, akan dimulai dengan rantai pasokan yang akan meningkat secara bertahap. Dan itu akan mengarah pada pertumbuhan pada 2022, disaat kami meluncurkan beberapa model baru, termasuk juga mobil listrik dan pickup baru” ujar GM dalam rilis resmi mereka. Jadi, sudah jelas jikalau chip shortage menjadi biang kerok anjloknya penjualan GM di 2021. Bagaimana bisa menjual mobil dengan jumlah banyak kalau produksinya terhambat. Dan kesempatan ini dimanfaatkan oleh Toyota.

Hyundai Juga Naik Daun

Lantas, bagaimana pabrikan lain diluar GM dan Toyota? Mengutip informasi dari riset Cox Automotive, sejumlah brand lain seperti Hyundai, Mazda, Volkswagen, dan BMW juga mengalami peningkatan penjualan di Amerika Serikat pada tahun 2021 kemarin. Sebagai gambaran, Hyundai berhasil menjual 738.081 unit mobil mereka di Amerika Serikat selama tahun 2021. Angka tersebut naik signifikan sebesar 19% dari tahun sebelumnya. Dimana angka ini merupakan rekor tertinggi yang berhasil dicapai oleh Hyundai di Amerika Serikat sejauh ini. Nampaknya, penetrasi Hyundai ke berbagai pasar otomotif di tahun 2021 silam sukses besar, dan membuat pengenalan akan brand Korsel ini makin baik. Apalagi, mereka juga memanfaatkan Korean Wave yang tengah digandrungi sebagai sarana untuk memperkenalkan brand dan produk mereka. Sayangnya, belum semua brand melaporkan penjualan mereka di tahun 2021 kemarin. Pun begitu dengan pasar Indonesia. Jadi, kita tunggu saja ya.

Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: