Toyota C-HR Dites di Thailand, Siap Sapa Pasar ASEAN?

Toyota C-HR Dites di Thailand, Siap Sapa Pasar ASEAN?
0  komentar

AutonetMagz.com – Pada awal tahun 2017 ini, seluruh kru AutonetMagz selalu kebanjiran pertanyaan “Toyota C-HR kapan masuk Indonesia?” di kotak surat redaksi, akun media sosial maupun kotak surat pribadi para personil. Mungkin setelah melihat sosok konsepnya di GIIAS 2016, calon konsumennya terbius dengan penampilannya yang nyentrik, sama halnya dengan Toyota Sienta yang desainnya mencolok untuk sebuah mobil keluarga dengan pintu geser.

Tentu saja, tapi saat itu kami masih berpikir kenapa yang dibawa versi konsepnya? Versi siap jualnya kan sudah ada. Ah sudahlah, namun akhirnya ada pilihan lain buat yang ingin crossover nyentrik tapi agak kurang sreg dengan Nissan Juke. Sinyal-sinyal kedatangan Toyota C-HR Indonesia sendiri sudah bisa ditangkap radar konsumen dengan pernyataan Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang bilang mereka siap merakit C-HR secara lokal.

Baca juga : Toyota C-HR siap dirakit di Indonesia dengan memakai mesin Yaris

Lalu di seberang lautan sana, Headlight Mag menangkap sosok Toyota C-HR yang sedang melakukan sesi tes di Thailand. Dikamuflase memang, tapi gampang kok mengenali mobil itu sebagai C-HR. Sama seperti Toyota Prius dan Camry, C-HR menggunakan platform dasar TNGA (Toyota New Global Architecture), dan baik tampilan luar atau dalamnya amat sangat berbeda dari sejumlah Toyota lain yang cenderung konservatif, yang ini unik.

Nah, jika sudah sampai di Thailand, biasanya pasar negara-negara Asean macam Malaysia, Filipina dan Indonesia pasti kebagian. Namun tolong diingat, kemungkinan besar status Toyota C-HR Indonesia adalah CKD dari TMMIN. Lupakan juga opsi mesin 1.200 cc turbo atau 2.000 cc non-turbo, karena kemungkinan terbesar C-HR spek tanah air beta akan mengusung mesin 2NR-FE yang sama dengan Yaris, Vios dan Sienta.

Bahkan saat peluncuran Toyota Corolla Altis facelift kemarin di Kempinski Ballroom Grand Indonesia, Toyota Indonesia bilang mereka masih dalam tahap mempelajari potensi mesin turbo di Indonesia, kalau untuk sekarang, mereka belum siap. Sayang sih, padahal jika Toyota berani, Chevrolet Trax takkan sendirian jadi crossover berturbo yang berjibaku di pasar lokal. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: