Suzuki Gandeng Toshiba dan Denso Kembangkan Baterai Lithium Ion

by  in Berita&International&Suzuki
Suzuki Gandeng Toshiba dan Denso Kembangkan Baterai Lithium Ion
0  komentar

AutonetMagz.com – Pergerakan dunia otomotif, khususnya roda 4 sepertinya makin hari makin ke arah teknologi listrik. Hal ini cukup terbukti dengan begitu gencarnya pabrikan otomotif dunia yang menelurkan konsep mobil listrik, bahkan beberapa pabrikan sudah serius dan memunculkan versi produksi massalnya. Beberapa waktu lalu pun Honda merilis Honda Clarity dengan varian plug in hybrid dan fuel cell.

Tak mau kalah dengan saingan senegaranya, Suzuki pun juga mulai mengambil langkah terkait tren mobil listrik ini. Kabar terbaru, Suzuki serius menjajaki peluang mobil listrik dengan menyatakan kerjasamanya dengan Toshiba dan Denso untuk memproduksi baterai Lithium Ion yang akan menjadi sumber daya mobil listrik mereka di India. Kerjasama ini akan mulai efektif per tahun 2017 ini, dan akan dipimpin oleh Suzuki yang memiliki 50% bagian dan Toshiba dengan 40% serta denso dengan 10%.

Mengutip dari laman otomotif Drivespark.com, pihak Suzuki menyatakan bahwa kerjasama ini akan melibatkan ketiga perusahaan dan memproduksi dan mendistribusikan paket baterai Lithium Ion yang stabil yang sejalan untuk mempromosikan pengembangan berkelanjutan di bidang otomotif di India. Dengan terjunnya Suzuki di bidang ini, maka kebutuhan akan baterai Lithium Ion untuk mobil elektrik akan terbantu, karena biaya yang diperlukan pun bisa ditekan, dan juga efek positifnya akan mendukung perkembangan mobil listrik di India.

Saat ini sendiri, biaya yang dibutuhkan untuk Baterai Lithium Ion bagi mobil listrik mencapai kisaran separuh dari biaya pembuatan mobil itu sendiri. Sehingga harga mobil listrik di India pun menjadi sangat tinggi, dan susah dijangkau pasar. Pabrikan asal India, Mahindra sendiri juga terlihat giat bergerak dalam pengembangan mobil listrik di negara bollywood tersebut. Mereka mengembangkan teknologi terkait powertrain dan manufakturing mobil listrik sendiri, dan tidak ikut mengembangkan baterai Lithium Ion. Mahindra sendiri menyatakan pendapat bahwa mereka akan sangat senang jika ada pabrikan lain yang sudi melakukan riset terkait baterai dan sistem pengisian listrik.

Tentu dengan langkah Suzuki terjun ke bidang ini menjadi berita baik, karena akan ada saling dukung terkait pengembangan mobil listrik di India. India sendiri merupakan pasar yang memiliki kecenderungan terhadap mobil yang kompak dan layak dibeli. Dan dengan kondisi tersebut, pengenalan teknologi mobil listrik yang berkelanjuta pengembangannya akan menjadi daya tarik tersendiri di sana. Dan jelas, jika baterai Lithium Ion tersebut akhirnya diproduksi lokal, maka ketergantungan pada bahan bakan fosil akan mulai bisa ditekan.

Pemerintah India sendiri menargetkan sejumlah 6 juta kendaraan listrik pada tahun 2020 nanti. Padahal, penjualan mobil listrik di India terhitung sangat kurang. Hanya 16.000 unit yang terjual berdasarkan data asosiasi pabrikan mobil listrik di tahun 2014 – 2015 lalu. Jadi, Suzuki, Toshiba, dan Denso membuka asa terkait mobil listrik murah yang akan dipasarkan di India. Jadi, apa mungkin nantinya juga beberapa mobil listrik akan masuk ke tanah air jika biaya produksinya sudah murah? Sampaikan Komentarmu ya.

Read Prev:
Read Next: