Hypercar di Indonesia : Koenigsegg CCX Berkeliaran di Jalanan Tanah Air!

Hypercar di Indonesia : Koenigsegg CCX Berkeliaran di Jalanan Tanah Air!
0  komentar

AutonetMagz.com – Jangan meremehkan orang-orang Indonesia. Apa yang kalian kira tidak ada, bisa saja ternyata ada. Mobil-mobil seperti KTM X-Bow, Lamborghini Miura, Lamborghini LM002 dan BMW M1 saja rupanya ada yang tinggal dan menetap di sini. Bagaimana dengan merek yang aneh-aneh macam Pagani, Bugatti atau Koenigsegg? Sekali lagi, tolong, jangan meremehkan, sebab Koenigsegg CCX putih ini adalah bukti kalau orang Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata.


Ditemui saat acara Ferrari Festival of Speed (FFOS) yang hebohnya macam acara Goodwood Festival of Speed, Koenigsegg CCX putih ini duduk manis di antara parkiran mobil kencang lain macam Lamborghini, McLaren, Nissan GT-R, BMW M Series, Mercedes-AMG, Porsche, Subaru dan Aston Martin. Ia tidak ada di antara Ferrari-Ferrari, karena pasukan kuda jingkrak dapat parkir VIP di acara tersebut. Wajar dong, acaranya milik Ferrari.


Ironisnya, Koenigsegg CCX ini tidak begitu di-notice oleh banyak orang awam. Hanya orang-orang yang memang hobi dan mengerti mobil yang langsung ngeh melihat sosok ini dan berkata,”Anj*r, ada Koenigsegg di Indonesia!” Kalau orang awam, mungkin hanya bingung dan bertanya-tanya,”Mobil apa sih ini, kok dikerubungin orang?” Seketika setelah dijelaskan, mobil ini langsung dikerubungi oleh sejumlah orang dan menjadi objek foto.


Tapi Koenigsegg CCX yang ada di sini bukanlah mobil baru. CCX adalah mobil pertama Koenigsegg, mobil yang mengantarkan merek yang digawangi oleh Christian Von Koenigsegg ini menjadi hypercar yang dihormati dan langsung dihadapkan dengan Buggati Veyron di saat itu. Memang, citra merek Koenigsegg tidak se-wah Ferrari, Lamborghini dan sejenisnya, tapi buat orang yang hobi dan mengerti mobil, pasti tahu setinggi apa level Koenigsegg dibanding kuda dan banteng Italia tadi.


Karena ini adalah road car pertama Koenigsegg, CCX masih perlu basis komponen dari merek lain. Mesin 4.700 cc V8-nya memakai milik Ford, namun berkat sokongan twin supercharger, tenaganya naik drastis jadi 806 PS dan torsinya 920 Nm. Belum 1.000 hp seperti Bugatti memang, tapi sangat sadis, sehingga membuat hantu dari Angelholm ini terlihat lebih seram daripada Ferrari atau Lamborghini sekalipun.


Girboks Koenigsegg CCX adalah manual atau automated manual, sama-sama 6 percepatan. Akselerasi 0-100 cukup 3,2 detik, 0-200 cukup 9,8 detik dan top speed 395 km/jam. Karena keberanian Koenigsegg dalam menghadirkan level baru dalam performance engineering, Koenigsegg mendapat banyak penghormatan. Oh ya, mobil ini cukup liar, bahkan The Stig saja nyaris mendapat petaka saat CCX menabrak di Top Gear test track.

Namun setelah diberikan rear spoiler hasil desain Top Gear, CCX menjadi lebih stabil dan terkendali, bahkan bisa menorehkan catatan waktu yang sensasional. Koenigsegg tidak butuh banyak karyawan, cukup 20 orang, dan mobil mereka semua hand built. Kualitasnya? Jangan ditanya, sebab jika ada yang bisa mengalahkan German Engineering, itu adalah Sweden Engineering. Titik.


Menurut rekan saya yang bisa menyaksikan Koenigsegg ini di jalan tol Jakarta-Serpong, Koenigsegg CCX ini bisa menyalip Ferrari Enzo dengan mudah seolah-olah Enzo tidak ada apa-apanya. Hm, pasti pembelinya orang yang punya uang dan selera yang sangat bagus, sehingga memilih Koenigsegg dibanding mobil lain. Skill-nya juga harus bagus dan bisa mengontrol emosi, soalnya Koenigsegg CCX ini liar.

Berikutnya, nanti kami akan menjelaskan apa makna gambar hantu di mobil-mobil Koenigsegg. Apa opinimu mengenai kehadiran Koenigsegg di Indonesia? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: