Suzuki Ertiga Tour, Sisa Stok Lawas Yang Dialih-Fungsikan

Suzuki Ertiga Tour, Sisa Stok Lawas Yang Dialih-Fungsikan
0  komentar

AutonetMagz.com – Generasi terbaru dari Suzuki Ertiga sudah hadir di Indonesia selama dua bulan, dan sesegera mungkin LMPV ini juga akan mengunjungi negara – negara lain untuk memulai perjalanannya, termasuk di India. Yap, Indonesia dan India memang menjadi dua negara basis dari All New Suzuki Ertiga, lalu bagaimana dengan sisa stok Suzuki Ertiga lawas di kedua negara ini? Yuk kita bahas lebih lanjut.

Pertama, kita akan bahas yang ada di Indonesia, dimana beberapa bulan ke belakang stok Suzuki Ertiga lawas menjadi salah satu produk paling value deal berkat diskonnya yang menyentuh angka diatas 30 juta Rupiah, bahkan mencapai 34 hingga 35 juta Rupiah. Angka tersebut jelas membuat orang – orang tergiur dengan stok Suzuki Ertiga lawas, dan menariknya, dari beberapa tenaga penjual yang kami tanya, stok Suzuki Ertiga lawas sudah habis sejak bulan Mei 2018 kemarin. Nah, lalu apakah hal yang sama akan terjadi di India dengan stok serta penjualan dari Maruti Suzuki Ertiga lawas yang tinggi? Nampaknya pihak Maruti Suzuki tak ingin sekedar memberikan diskon untuk menghabiskan stok LMPV lawasnya ini. Yap, Pihak Maruti Suzuki memberikan treatment khusus untuk sisa stok Suzuki Ertiga sehingga lebih menarik.

Mengutip dari situs Gaadi Waadi, Suzuki Ertiga lawas akan dihabiskan stoknya dengan disulap menjadi Suzuki Ertiga Tour. Dari namanya, kita bisa menyimpulkan bahwa pihak Maruti akan menyasar segmen fleet alias komersil untuk varian ini. Strategi yang digunakan oleh Maruti Suzuki ini sendiri bukanlah sebuah strategi yang baru, karena mereka pernah melakukannya pada Maruti Dzire generasi sebelum ini, dan uniknya pihak Maruti juga memberikan nama ‘Tour’ di belakang nama sedannya tersebut. Nah, berhubung strateginya sama dan juga nama variannya sama, maka kita bisa sedikit mengulik seperti apa tampilan dari Suzuki Ertiga Tour, yaitu akan tampil dengan apa adanya alias trondolan. Yep, Suzuki Ertiga Tour diprediksikan akan menggunakan tampang depan tanpa krom, velg kaleng tanpa dop, spion dan handle pintu yang berwarna plastik dasar, serta pilar B yang masih sewarna body.

Secara umum, Suzuki Ertiga Tour ini akan menjadi lawan sepadan dari Toyota Transmover di Indonesia yang juga menyasar pasar fleet. Nah, bergerak ke sisi dalam, Suzuki Ertiga Tour ini juga akan mendapatkan fitur yang ala kadarnya, seperti jendela yang masih menggunakan model engkol. Untuk urusan mesin sendiri, Suzuki Ertiga Tour dikabarkan akan menggunakan mesin lawasnya yaitu mesin bensin K14B dan mesin diesel 1.300cc DDiS 200 yang juga kita kenal. Kedua pilihan mesin tersebut akan menggunakan transmisi manual lima percepatan, dan sejauh ini belum ada kabar adanya opsi transmisi otomatis. Hal ini wajar karena sangat jarang segmen fleet menawarkan transmisi dua pedal. Calon konsumen Suzuki Ertiga Tour sendiri bisa berharap pada penurunan harga LMPV ini, karena jikalau kita berkaca pada penerapannya di Maruti Dzire Tour, ada penurunan sekitar 4 juta Rupiah dari versis paling bawahnya.

Baca Juga : First Impression Review Suzuki Ertiga 2018

Nah, jadi bisa kita katakan bahwa tak selamanya pihak pabrikan mengambil strategi diskon untuk menghabiskan stok mobil lawas mereka, karena beda negara juga pasti beda strategi dan juga karakter pasarnya. Kalau menurut kalian bagaimana? Yuk sampaikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Read Prev:
Read Next: