Nasib Mazda 5 Saat Ini, Hanya Sekedar Ada?

by  in Berita&Mazda&Merek Mobil
Nasib Mazda 5 Saat Ini, Hanya Sekedar Ada?
0  komentar

AutonetMagz.com – Kalian masih ingat dengan sosok Mazda 5? Yap, MPV berukuran sedang ini sempat menjadi salah satu MPV yang menarik sekitar sedekade yang lalu, namun secara penjualan mobil ini tak bisa bersaing dengan MPV di kelasnya dan malah sempat mati suri. Pasca Eurokars mengambil alih Mazda di Indonesia, pihak Eurokars membawa kembali Mazda 5 ke Indonesia, namun kini dalam wujud yang lebih segar. Lalu bagaimana nasib Mazda 5 ini? yuk kita bahas.Mazda 5 pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia sekitar tahun 2007, sedangkan secara umum Mazda 5 atau yang dikenal dengan nama lain Mazda Premacy sudah ada sejak tahun 1999. Mobil ini di generasi pertamanya juga di rebadge oleh Ford dengan nama Ford Ixion, tanpa V. Sedangkan di tahun 2004, pihak Mazda menelurkan generasi keduanya yang juga menjadi basis dari Ford I-Max. Di generasi kedua inilah pihak Mazda memasukkan Mazda 5 ke Indonesia, dimana mobil ini menggunakan mesin 2.000cc MZR I4 yang memiliki tenaga maksimal 150 PS. Mazda 5 sendiri kala itu adalah MPV berpintu geser yang menggunakan teknologi power sliding door, sehingga memberikan nilai tambah yang tak dimiliki oleh lawan dikelas yang sama seperti Toyota Kijang Innova ataupun KIA Carens. Nah, namun di generasi ini jugalah Mazda 5 dihentikan penjualannya di Indonesia.

Setidaknya hingga tahun lalu, dimana pihak Eurokars menghadirkan kembali Mazda 5 di Indonesia bertajuk New Mazda 5. Di generasi inilah pihak Mazda menanamkan teknologi SkyActiv dalam MPV ini, mulai dari mesin yang menggunakan SkyActiv G berkubikasi 2.000cc dengan rasio kompresi 12 : 1 yang bertenaga 151 PS dan bertorsi 190 Nm, lalu struktur body yang menggunakan SkyActiv-Body, serta rangka yang menggunakan teknologi SkyActiv-Chassis. Namun modernisasi dari sisi teknologi tersebut tak diikuti dengan modernisasi dari sisi desain, dimana Mazda 5 masih mengandalkan bahasa desain Nagare yang mirip dengan Mazda Biante generasi awal – awal di Indonesia yang mengandalkan desain membulat. Sisanya, untuk sisi fitur Mazda 5 terbaru mendapatkan fitur Dynamic Stabillity Control, dan juga i-STOP walaupun masih menggunakan dua buah airbag.

Oke, kita kembali ke masa sekarang, bagaimana nasib dari Mazda 5 saat ini? Sejatinya penjualan dari Mazda 5 saat ini masih sangat minim. Sepanjang tahun 2017 silam, Mazda 5 hanya terkirim ke diler sebanyak 3 unit saja, dimana satu unit di bulan November dan dua unit di akhir tahun 2017. Namun, untuk tahun ini Mazda 5 nampaknya memiliki lebih banyak peminat, karena meningkat hampir 8 kali lipat dibandingkan tahun lalu, apalagi data yang kami dapat masih merupakan data kuartal pertama tahun 2018. Sepanjang Januari hingga April 2018 ini sudah ada 23 unit Mazda 5 yang dikirim ke diler, dan angka terbanyak terjadi di bulan Februari dengan 18 unit, buan Maret 1 unit dan April 4 unit. Lalu, bagaimana bisa Mazda 5 cukup laku di tahun ini? Kami tak bisa memberikan alasan pastinya, apalagi melihat banderol Mazda 5 yang ada di angka 370 jutaan.

Yang jelas, Mazda 5 nampaknya tak akan bertahan lama mengingat fokus Mazda yang ingin mengembangkan segmen SUV. Korban pasti yang sudah terlihat adalah Mazda Biante, dan Mazda 5 pun juga akan bernasib sama. Lalu, sampai kapan Mazda 5 akan bertahan di Indonesia? Kita nantikan saja. Bagaimana menurut kalian? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: