Seperti Inilah Cara Kerja Sistem Mild-Hybrid Suzuki Ertiga, Bener bikin Irit?

Seperti Inilah Cara Kerja Sistem Mild-Hybrid Suzuki Ertiga, Bener bikin Irit?
0  komentar

AutonetMagz.com – Suzuki Ertiga Hybrid menjadi LMPV pertama di Indonesia yang mengusung system Mild-Hybrid, sekaligus memperkenalkan teknologi Mild-hybrid ke ranah yang lebih terjangkau. Melihat kepercayaan diri PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) dalam memperkenalkan teknologi ini, mari kita bedah teknologi ini sekaligus melihat apakah benar teknologi ini dapat membantu konsumsi BBM yang lebih baik?

Peran ISG dan Baterai Lithium Ion

Inti dari teknologi dari Mild-Hybrid di Suzuki Ertiga adalah pada Integrated Stater Generator alias ISG, dimana pada dasarnya ini adalah sebuah Alternator / generator yang berfungsi ganda sebagai stater mesin, dan juga generator. ISG dapat berfungsi sebagai penghasil listrik mobil, menyalakan mobil dengan cepat (mendukung fitur Start-Stop), dan juga menambah tenaga/mendorong di saat mesin membutuhkan, dan di dalam Ertiga Smart-Hybrid, system ini akan bekerja ketika mesin membutuhkan bantuan.

Contoh paling tepat adalah Ketika kami mencoba Ertiga Hybrid di tanjakan daerah Batu, Malang, kondisi tanjakan cukup curam, dengan gigi 2, dan gas yang konstan, putaran mesin akan cenderung menurun karena beban mesin makin berat. Namun ketika ISG bekerja membantu mendorong, putaran mesin akan terjaga konstan, dan mobil melaju tanpa kesulitan. Dorongan dari ISG ini bekerja selama beberapa detik atau selama baterai lithium ion di mobil ini masih terisi penuh dan bisa memberikan assist. Jadi, pada dasarnya perpaduan antara ISG dan baterai lithium ion inilah yang menjadi nyawa dari sistem mild hybrid di Suzuki Ertiga ini.

Bagaimana Charge Baterainya?

Bagaimana cara mengisi baterai Ertiga Hybrid? Gampang, cukup lakukan deselerasi dari kecepatan tertentu, maka baterai akan terisi secara otomatis. Dan satu point lagi, lebih baik menjaga kapasitas batere di atas 3 bar, karena fitur assist akan bekerja jika kapasitas baterai ada di 3 bar atau lebih. Dengan system Mild-Hybrid ini, kami rasakan dalam penggunaan sehari-hari, konsumsi BBM Ertiga Hybrid akan lebih baik sekitar 10-20% dibanding versi non-hybrid nya, memang bukan angka yang signifikan, tapi mengingat teknologi yang disematkan amatlah simple dan harga yang dibebankan masih di bawah IDR 300 jutaan, Suzuki Ertiga Smart Hybrid bisa dibilang sebagai salah satu Value for Money LMPV saat ini.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: