Pengadilan Jerman Larang Mercedes Benz Menjual Airscarves Karena Masalah Paten

Pengadilan Jerman Larang Mercedes Benz Menjual Airscarves Karena Masalah Paten
0  komentar

AutonetMagz.com – Apa itu airscarves? Yah, kalau di Indonesia wajar jika tak banyak yang tahu, soalnya fitur ini hanya ada di mobil atap terbuka atau convertible yang populasinya bisa dihitung dengan jari di sini, dan fitur ini pasti jarang dipakai di sini. Airscarves artinya syal udara jika diterjemahkan, yakni sebuah fitur yang akan mengalirkan udara hangat ke leher pengendara dan penumpangnya, biasanya ditempatkan di sekitar headrest, jadi rasanya seperti pakai syal.

Fungsinya adalah untuk menjaga kehangatan tubuh saat berkendara dengan atap terbuka atau ketika di jok penumpang tidak ada yang bisa menghangatkan saat kita butuh kehangatan. Fitur yang berguna, sungguh, tapi di Jerman Mercedes Benz sudah tidak boleh menjual barang seperti ini lagi. Pasalnya, pengadilan federal Jerman menilai mereka tidak punya hak paten atas desain airscarves, sehingga ke depannya tidak diizinkan untuk dijual sembarangan lagi.

mercedes benz slc43 amg rear

Menurut Automobilewoche, desain airscarves merupakan hak paten milik Ludwig Schatzinger yang didaftarkan pada tahun 1996. Ludwig sendiri sebenarnya tidak menuntut Mercedes Benz, tapi perusahaan yang mendaftarkan patennyalah yang menuntut. Penggunaan suatu paten secara sembarangan ini bisa menyebabkan Mercedes Benz mendapat ancaman denda sebesar 250 ribu Euro, meski belum dijatuhkan.

Perusahaan itu juga meminta dokumen soal berapa banyak mobil Mercedes Benz yang sudah memakai fitur ini sejak pertama kali diperkenalkan pada Februari 1998, untuk menghitung berapa kompensasi untuk Ludwig. FYI, hampir semua mobil jualan Mercedes Benz yang pakai atap terbuka punya fitur ini, mulai dari C-Class sampai S-Class, semuanya ada.  Wah, bakal tebal nih dokumennya.

mercedes-benz-s-class-cabriolet-kabin

Untungnya, yang dilarang hanya untuk pasar Jerman saja, pasar luar negeri tidak ada masalah dengan penggunaan fitur airscarves ini. Pelarangan ini juga berlaku sampai proteksi paten untuk fitur tersebut berakhir pada akhir tahun ini, jadi awal tahun depan, mungkin Mercedes Benz bisa jualan airscarves lagi di mobil-mobil mereka. Bisa begitu ya? Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Rockmeo

    Bung hilsat tanya donk itu mobil mercy apa y yg gambar terakhir?
    Yg interior ny warna merah, s coupe kah?

    Oia untuk convertible di indonesia apakah ada yg pake fitur airscarves ini?
    Karena ngeliat om fitra ngereview aventador n copen kyk ny g ada

    • Rillo

      Yakali copen ada, itu kei car jepang bro, alias lcgc kalo di indo, mobil murah disubsidi pemerintah