Nissan Serena HWS CKD Indonesia : GAIKINDO Salah Data?

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Nissan Serena HWS CKD Indonesia : GAIKINDO Salah Data?
0  komentar

AutonetMagz.com – Ha? Nissan Serena HWS CKD Indonesia?? Kami juga sama – sama terkejut saat melihat data dari GAIKINDO baru – baru ini. Mungkin beda cerita jikalau data ini kami baca 1 dekade silam saat Nissan Indonesia masih aktif memproduksi mobil di Tanah Air. Namun, seperti yang kita ketahui bersama, kini pabrik dari Nissan di Indonesia sudah tidak aktif memproduksi mobil baru secara lokal. Oleh karenanya, kami cukup terkejut dengan data wholelsales yang dikeluarkan oleh pihak GAIKINDO. Apakah ini murni kesalahan input data saja, atau memang ada pergerakan Nissan di balik layar untuk memproduksi mobil di Tanah Air lagi? Yuk kita bahas.

Nissan Serena HWS CKD INA? Cuma 8 Unit?

Sebenarnya ini bermula dari keisengan kami untuk mencari angka penjualan secara wholesales dari Toyota Voxy dan ingin kami bandingkan dengan dengan wholesales dari Nissan Serena. Kala itu kami menggunakan data wholesales GAIKINDO dari bulan Januari hingga Juli 2021. Anehnya, kami tidak bisa menemukan nama Nissan Serena di data tersebut. Kami pun melakukan kroscek dengan mendatangi situs resmi Nissan Indonesia, dan masih menemukan nama Nissan Serena sebagai model yang dipasarkan. Kami pun melakukan update data ke database GAIKINDO, dan menemukan nama Nissan Serena sudah muncul kembali di data wholesales GAIKINDO periode bulan Januari – Agustus 2021. Namun, ada beberapa kejanggalan yang kami temukan terkait data wholesales Nissan Serena di tahun 2021 ini. Pertama, sudah tidak ada lagi varian X untuk Nissan Serena, yang artinya Nissan Serena hanya dipasarkan di Indonesia kini hanya varian Highway Star atau HWS. Yang kedua, tidak ada rekap wholesales sama sekali selaam 7 bulan pertama tahun 2021 ini.

Namun kami merasa wajar saja karena memang sempat ada perpindahan APM dari NMI ke NMDI di akhir tahun 2020 silam. Bisa jadi unit – unit Nissan Serena yang ada saat ini sudah terdistribusi sebelum tahun 2021 dimulai. Belum lagi lesunya pasar otomotif sejak adanya pandemi, yang besar kemungkinan berimbas pada penjualan Nissan Serena. Namun, di bulan Agustus 2021 tercatat ada 8 unit Nissan Serena HWS yang dikirim ke diler. Dan data menunjukkan bahwa Nissan Serena HWS tersebut berstatus CKD INA. Status CKD INA sendiri artinya dirakit lokal. Ini menjadi sebuah pertanyaan tersendiri, karena kita semua tahu bahwa pabrik Nissan di Indonesia sudah tidak beroperasi lagi. Apalagi, Nissan Serena C27 yang dijual di pasar Indonesia merupakan unit produksi Jepang yang datang secara CBU. Sama halnya seperti Nissan X-Trail T32 facelift yang juga masih dijual di Indonesia saat ini. Apakah ini sekedar kesalahan data dari GAIKINDO saja? Atau malah ada indikasi bahwa Nissan ingin akan memproduksi Nissan Serena HWS untuk pasar Indonesia? Jujur, kami agak sangsi dengan peluang kedua, walaupun kemungkinannya juga masih ada. Mengapa? Karena memproduksi lokal tidak semudah yang kita bayangkan. Apalagi yang diproduksi bukan volume maker.

Nissan Serena Bukan Lagi Volume Maker

FYI, volume maker dari Nissan di Indonesia saat ini adalah Nissan Livina dan juga Nissan Kicks e-Power. Nissan Livina berhasil mencatatkan penjualan wholesales sebanyak 777 unit dalam 8 bulan pertama tahun 2021 ini. Sedangkan Nissan Kicks e-Power CBU Thailand mencatatkan 347 unit selama periode yang sama. Nissan Magnite masih belum bergeliat karena suplainya tersendat dari India pada awal tahun 2021 ini. Sedangkan Nissan X-Trail hanya terkirim 20 unit saja sepanjang tahun 2021 ini. Melihat data Nissan Serena HWS yang hanya 8 unit saja, nampaknya kecil kemungkinan MPV boxy ini dirakit lokal, kecuali memang Nissan Indonesia berniat menggenjot penjualannya. Hanya saja, kini Nissan di bawah payung NMDI nampaknya ingin mem-branding merk mereka sebagai salah satu pelopor elektrifikasi melalui Nissan Leaf dan Nissan Kicks e-Power. Nampaknya, Nissan memang perlu menambah banyak line up e-Power mereka untuk memperkuat branding tersebut. Toh, Nissan Serena juga punya varian serupa di luar negeri. Nissan Note juga opsi yang menarik untuk pasar Indonesia.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Kalau mimin lebih pingin nungguin C28 aja 😀

Read Prev:
Read Next: