Nissan Ingin Thailand Jadi Basis Mobil Listrik Bagi Asean

by  in International&Nissan
Nissan Ingin Thailand Jadi Basis Mobil Listrik Bagi Asean
0  komentar

AutonetMagz.com – Tidak banyak negara di Asean yang betul-betul ramah dan siap dengan kehadiran mobil listrik. Okelah, ada negara seperti Singapur dan Malaysia yang sudah mulai bergerak, tapi sisanya belum terlalu bisa diharapkan. Bagi merek mobil yang punya visi teguh terhadap mobil listrik sebagai masa depan dunia otomotif, mereka harus bergerak cepat dalam mempersiapkan pasar, konsumen dan infrastruktur.

Nissan, merek yang bisa dibilang sebagai pelopor pasar mobil listrik skala besar dengan meluncurkan Nissan Leaf telah memilih Thailand untuk menjadi tuan rumah fasilitas manufaktur mobil listrik Asia Pasifik, demikian menurut laporan Bangkok Post. Selain Nissan Leaf, Nissan Note e-Power juga bisa dipertimbangkan, mengingat ia hanya mobil listrik yang mendapat tenaga dari pembakaran bensin biasa seperti mobil lain.

Yutaka Sanada, VP Senior Nissan untuk Asia dan Oceania, mengatakan kepada Bangkok Post bahwa Thailand adalah salah satu kandidat utama untuk membuat fasilitas basis mobil listrik Nissan. Itu karena Nissan sudah sangat banyak melakukan investasi di pabrik-pabrik di Samut Prakan, yang sekarang memiliki kapasitas produksi 370.000 kendaraan per per tahun. Nissan juga memiliki pusat litbang alias RnD Center dan area uji coba yang letaknya berdekatan dengan pabrik.

Disebut sebagai Nissan Technical Center South East Asia, ini adalah fasilitas yang ketiga di luar Jepang dan satu-satunya di Asean. “Saya pikir semua skema promosi dan kebijakan Thailand 4.0 ditetapkan untuk mendorong manufaktur mobil listrik masa depan di Thailand. Nissan sedang melakukan studi kelayakan untuk model ramah lingkungan di pasar Asean. Begitu kita melihat percepatan EV di Thailand atau di sekitar kawasan, Nissan bisa langsung melakukan produksi lokal dengan sangat cepat, jadi kami mempertimbangkan dengan serius untuk menerapkan insentif investasi, “kata Sanada, sambil menunjukkan keuntungan zona perdagangan bebas AFTA di wilayah Asean.

Kami telah melihat secara keseluruhan, mobil listrik tidak mencolok di kawasan Asean, namun kami sangat percaya bahwa popularitas mobil listrik akan meningkat begitu pelanggan belajar tentang efisiensi mereka. Di kawasan ini, teknologi e-Power bisa menarik pelanggan karena lebih terjangkau dari Leaf, “kata Sanada, seraya menambahkan bahwa Nissan berencana untuk mengenalkan model e-Power di Thailand dan Indonesia sesegera mungkin. Nah lho, asik nih. Sayang kondisi negara kita belum ramah bagi mobil listrik ya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: