Nasib Mazda Biante Saat Ini, Masih Mampu Bertahan!

by  in Berita&Mazda&Merek Mobil
Nasib Mazda Biante Saat Ini, Masih Mampu Bertahan!
0  komentar

AutonetMagz.com – Beberapa waktu silam kita tahu ada beberapa merk seperti Ford dan Chevrolet yang tega membunuh segmen lain dari produknya demi membesarkan segmen SUV. Nah, hal semacam ini juga terjadi pada Mazda, dimana jajaran MPV dari Mazda harus disuntik mati dan digantikan oleh SUV. Namun di Indonesia masih ada sebuah MPV yang dulu sempat berjaya, dan hingga saat ini masih bertahan, yaitu Mazda Biante.

Mazda Biante sendiri sejatinya usianya sudah tak muda, dan jikalau kalian menyebutkan bahwa Mitsubishi Delica sudah tua, maka Mazda Biante pun juga sama karena MPV Mazda ini hanya setahun lebih muda. Yap, Mazda Biante pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 di Jepang, dan tahun 2012 di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) pihak Mazda Motor Indonesia (MMI) membawa Mazda Biante ke Indonesia. Indonesia sendiri menjadi negara pertama di luar Jepang yang mendapatkan kesempatan yang spesial ini. Namun di 2013, pihak Mazda membawa ubahan bagi Mazda Biante yaitu penggunaan teknologi SkyActiv dan juga revisi pada wajah depan yang mengadopsi bahsa desain Kodo. Nah, lalu bagaimana nasib dari Mazda Biante saat ini?? Cekidot.

Mazda Biante selama tahun 2017 silam berhasil terkirim sebanyak 452 unit secara wholesales menurut data dari Gaikindo. Secara Angka sebenarnya mobil ini cukup oke, sedangkan Nissan Serena C26 mencatatkan angka 1.305 unit sepanjang 2017 , Toyota Voxy 977 unit dan Mitsubishi Delica hanya 171 Unit. Sepanjang 4 bulan pertama dari Tahun 2018 ini sejatinya penjualan dari Mazda Biante masih cukup stabil, dengan angka 207 unit, di bawah Nissan Serena yang ada 384 unit dan Toyota Voxy yang angkanya mencapai 1.673 unit dan unggul atas Mitsubishi Delica yang hanya 26 unit saja. Nah, namun angka tersebut adalah angka wholesales, bagaimana dengan angka SPK? Kita lihat saja hasil capaian dari pihak Mazda Indonesia di bawah pihak Eurokars di IIMS 2018 silam. Hasilnya Mazda Biante menjadi produk kedua terlaris untuk Mazda di IIMS 2018.

Mazda Biante berhasil terpesan 126 unit, hanya kalah dari Mazda 2 yang terpesan sebanyak 149 unit. Apa artinya? Artinya masih punya pangsa pasar yang oke untuk Indonesia. Namun kenyataanya, di Jepang sendiri Mazda Biante sudah berhenti dijual sejak bulan September 2017 silam, dan posisinya digantikan oleh sebuah SUV. Yap, sebuah SUV menggantikan peran dari MPV bongsor berpintu geser elektrik. Apakah bisa? Mungkin bisa, dan hal ini dibuktikan dengan kehadiran dari Mazda CX-8 yang menggeser posisi Mazda Biante. Lalu kenapa pihak Mazda rela membunuh Mazda Biante yang sejatinya masih punya pasar, dan menggantinya dengan Mazda CX-8? Kita akan bahas di artikel lain. Namun yang jelas, sejatinya Mazda Biante masih bisa bertahan di tengah gempuran rival baru seperti Toyota Voxy dan Nissan Serena C27 (nantinya) serta segmen SUV.

Lalu, sampai kapankan Mazda Biante akan mampu bertahan di Indonesia? Who Knows? Kita lihat saja perkembangannya, karena dari kabar yang beredar di penghujung tahun 2017 silam, pihak Eurokars juga punya minat pada Mazda CX-8, apalagi sang SUV sudah memastikan diri akan dijual di luar Jepang, dimana Australia adalah salah satu tujuannya. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: