MotoGP Losail Qatar Akan Terus Digelar Hingga 2026

by  in Berita&Motorsports
MotoGP Losail Qatar Akan Terus Digelar Hingga 2026
0  komentar
losail-circuit-qatar-layout

AutonetMagz.com – Dalam perhelatan MotoGP di berbagai sirkuit, bisa dibilang Qatar menjadi salah satu sirkuit yang punya ciri khas unik. Digelarnya saja di malam hari, profil jalanan tidak berkontur naik turun namun cukup banyak kelokan unik, belum lagi cuaca malam hari ala gurun. Dengan keunikan sirkuit yang tidak biasa ini tentu saja Losail Qatar selalu menjadi magnet tersendiri bagi perhelatan MotoGP.

Nampaknya hal itu tidak disia-siakan oleh QMMF President Nasser bin Khalifa Al-Attiyah dimana beliau telah melakukan perpanjang kontrak kerjasama dengan Dorna Sports CEO Carmelo Ezpeleta. Dengan ini maka Sirkuit Losail Qatar resmi menggelar event MotoGP tiap tahunnya hingga tahun 2026!

motogp-qatar-2015-event-race

“Sejak pertama menyelenggarakan event MotoGP tahun 2004, Losail Qatar telah beekembang menjadi trademark balap MotoGP. Balapan yang unik di malam hari membuat kami tertarik untuk memperpanjang kerjasama. Losail selalu menciptakan atmosfer balap yang hebat.” Ujar Carmelo Ezpeleta.

Al-Attiya pun menambahkan, “Kami sangat bahagia atas kerjasama MotoGP dan membuat kamiakan menghelat balapan hingga sedekade ke depan. Balapan malam sangat spektakuler dan kami bangga sebagai penyelenggara dan memang tujuan kami ingin melanjutkan kerjasama ini.”

Bila pembaca mengamati pernyataan yang diberikan oleh kedua petinggi ini, mungkin baru ngeh ternyata Dorna yang melakukan penawaran terhadap pihak Losail. Dorna menggangap atmosfer balapan malam hari yang dijual oleh Losail menjadi selling point yang unique dalam gelaran MotoGP. Wajar saja jika  pada akhirnya mereka yang melakukan penawaran.

Lalu bagaimana dengan Sentul yang didesas-desuskanakan menggelar perhelatan MotoGP pada tahun 2017? Well… Demi hal tersebut Sentul akan berbenah diri dan merevisi serta melengkapi berberapa bagian yang ada. Hermann Tilke pun ditunjuk sebagai arsitektur Sentul “baru” dalam hal ini. Yah semoga saja muncul selling point yang menarik di tangan dingin Hermann Tilke sehingga Dorna selalu tertarik Sentul di musim-musim berikutnya.

Kira-kira selling point yang bagus buat Sentul “baru” nanti apa ya? Mungkin balapnya pas subuh hari? Atau layout treknya dibuat semi-semi pantura? Kayaknya menarik hehe… Sampaikan idemu di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • ojon

    Di sentul ntar banyak yg khas indonesia, misal polisi tidur, lubang2 di jalan, pak pol menunggu di setiap tikungan, di sekitar lampu merah aada pedagang asongan pengamen dan pengemis sebelum lampu hijau menyala, panitia yg menyebrang lintasan di sembarang tempat, motor yg masuk pitstop hrs uji keer dulu baru boleh keluar, oh ya simpang keluar dr pitstop ada pak ogah nya.