Mitsubishi Umumkan Recall Mitsubishi Pajero Super Exceed, Delica & Lancer SEi di Indonesia

Mitsubishi Umumkan Recall Mitsubishi Pajero Super Exceed, Delica & Lancer SEi di Indonesia
0  komentar

AutonetMagz.com – Setelah cukup lama tak terdengar adanya kabar recall pada produk – produk di Indonesia, kini kambali muncul kampanye recall dari Mitsubishi untuk beberapa produknya di Indonesia. Ada tiga produk yang akan masuk dalam program recall kali ini, yaitu Mitsubishi Pajero Super Exceed (Bukan Mitsubishi Pajero Sport), Mitsubishi Delica, dan juga Mitsubishi Lancer SEi. Nah, mari kita bahas lebih lengkap.

Pada tanggal 1 Februari 2019 ini, pihak Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di Indonesia, mengumumkan program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) untuk kendaraan penumpang mereka, antara lain adalah Mitsubishi Pajero Super Exceed, Delica & Lancer SEi. langkah ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur didalam Peraturan Perundang-undangan yang berlaku khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor.

Nah, produk yang terkena program ini adalah Mitsubishi Pajero Super Exceed yang diproduksi antara tahun 2008 hingga 2013 dengan komponen yang bermasalah adalah passenger airbag dan driver airbag. Jumlah unit yang masuk dalam program ini mencapai 62 unit. Selain itu, Mitsubishi Delica rakitan 2014 hingga 2016 sebanyak 996 unit juga harus mengganti komponen pada program ini, yaitu komponen pada passenger airbag-nya. Sedangkan Mitsubishi Lancer SEi yang bermasalah adalah produksi 2006 hingga 2012 dengan jumlah mencapai 220 Unit dimana bagian passenger airbag yang bermasalah.

Program perbaikan ini diadakan karena ditemukan kemungkinan Body Inflator Airbag (komponen mekanis pengembang kantung udara) dapat pecah yang menyebabkan terpentalnya material komponen tersebut yang berpotensi melukai pengemudi dan/atau penumpang depan ketika airbag mengembang saat terjadinya tabrakan frontal. Dalam hal ini diketahui penyebab Body Inflator Airbag memiliki potensi pecah dikarenakan oleh bahan kimia pengembang airbag, yakni ammonium nitrate yang berubah dalam akumulasi jangka waktu yang lama sehingga rusak dibawah pengaruh perbedaan temperatur dan kelembaban.

Komponen Body Inflator Airbag yang baru sebagai pengganti dalam kampanye perbaikan ini telah dikembangkan tanpa penggunaan bahan kimia tersebut. Jadi, apakah ada diantara kalian yang memiliki salah satu dari unit mobil yang ada diatas? Kalau iya, kaluan bisa menghubungi diler resmi Mitsubishi terdekat.

Read Prev:
Read Next: