Mitsubishi Bisa Hidupkan Kembali Nama Evo, Tapi…

Mitsubishi Bisa Hidupkan Kembali Nama Evo, Tapi…
0  komentar

AutonetMagz.com – Jika anda kenal nama Mitsubishi Lancer Evolution dan Pajero Evolution (yang tidak ada sangkut pautnya dengan Pajero Sport), bisa dirasakan kalau nama Evolution atau yang biasa disingkat “Evo” punya makna yang luhur buat Mitsubishi. Sayang, Mitsubishi sekarang lebih suka bikin mobil kecil, SUV, crossover dan mobil lain daripada mobil tangguh yang pantas memakai nama Evolution.

Buktinya, Eclipse yang dulu adalah sebuah coupe sport saja sekarang berubah wujud jadi crossover, sudah begitu namanya ditambah jadi Eclipse Cross. Apakah Mitsubishi tidak kangen bikin mobil kencang dan tangguh lagi? Untuk itu, Motor1 bertanya kepada direktur pelaksana Mitsubishi Inggris, Lance Bradley, dan ia mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk nama Evo harus dikubur, namun Mitsubishi juga tidak memiliki rencana untuk mengembalikannya.

Saat ini tidak ada rencana yang jelas, tapi kemungkinan selalu ada – Takkan ada yang dimasukkan dan takkan ada juga yang dibuang,” katanya. “Jika ada yang berbeda dari apa yang ada saat ini. Masa kejayaan sedan kencang mungkin hilang dari hadapan kita, tapi selama itu sesuai dengan cita-cita Evo, rasanya tidak ada alasan mengapa kita tidak bisa melakukannya dengan jenis kendaraan yang berbeda.

Fokus kami adalah pada SUV dan mesin bertenaga listrik, tapi mungkin saja ada pilihan untuk versi yang dikhususkan untuk performa tinggi dari salah satu model kami. Pasar hybrid masih berkembang, namun mobil listrik biasanya lebih cepat daripada mobil bermesin biasa, sehingga anda bisa memiliki beberapa mobil bertenaga listrik yang sangat menarik,” tambahnya. Oh ya, i-MIEV, itu menarik. Ya. Sungguh. Tidak lah, Lancer Evo MIEV itu dulu menarik.

Sebagai tambahan, Bradley juga memperingatkan bahwa Mitsubishi harus berhati-hati mengenai cara memperlakukan nama Evo, dengan mengatakan bahwa pelanggan mereka sudah punya ikatan khusus dengan nama suci Evo. “Anda harus sangat sensitif, ini adalah ikon dan ada banyak orang dengan keterikatan yang sangat emosional. Jika Anda memiliki ikon, Anda harus berhati-hati agar tidak melakukan sesuatu yang merusaknya, dan terkadang lebih baik suatu ikon dibiarkan begitu saja, bukan malah dirusak,” katanya.

Yah, setidaknya dengan adanya Mitsubishi e-Evolution Concept itu sudah jadi langkah awal Mitsubishi supaya hati-hati memperlakukan sesuatu yang pakai nama Evolution. Apa opinimu? Model seperti apa yang harus Mitsubishi buat dan pantas menyandang nama Evo? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: