Mercedes-Benz Akan Bebas dari Karbon pada 2039

Mercedes-Benz Akan Bebas dari Karbon pada 2039
0  komentar

AutonetMagz.com – Emisi karbon adalah masalah pelik di kalangan industri otomotif dan mereka aware akan hal ini. Namun, langkah yang mereka lakukan bukan hanya gertak sambal belaka, melainkan berusaha secara riil untuk mengurangi emisi karbon, bahkan menargetkan karbon netral (carbon neutrality) alias emisi nol di masa depan.

Mercedes-Benz Passenger Car Division menargetkan akan netral dari karbon hingga 20 tahun mendatang. Mereka mengumumkan program ini pada pemaparan rencana “Ambition2039” kepada awak media, seperti diberitakan Carscoops. Langkah pertama yang dilakuka oleh pihak pabrikan Jerman ini adalah dengan menghadirkan lebih dari setengah mobil baru bertenaga hybrid atau listrik pada 2030, diikuti dengan karbon netral secara total tahun 2039.

Mari kami perjelas apa artinya bagi kita: sebuah transformasi menyeluruh pada perusahaan kami dengan kurang dari tiga siklus produk,” ujar Olla Kallenius, Member of Board of Management dari Daimler responsible for Group Researchand Mercedes-Benz Cars Development. Kallenius melanjutkan,”Waktunya tidak banyak saat anda menganggap bahan bakar fosil(BBF) mendominasi bisnis kami sejak penemuan mobil oleh Karl Benz dan Gottlieb Daimler 130 tahun lalu. Namun perusahaan kami didirikan oleh para insinyur, kami yakin teknologi bisa merancang masa depan yang lebih baik.”

Intinya, suatu saat nanti BBF akan habis sehingga pihak Mercedes-Benz sedang memutar otak mencari energi pengganti untuk mobil-mobil mereka. Maka dari itu, Mercedes-Benz juga mengembangkan teknologi hidrogen, yang sudah diaplikasikan pada Mercedes-Benz GLC Fuel-Cell. Disamping mobil penumpang, pabrikan Jerman ini juga akan membuat bus dan truk listrik. Terakhir, dan ini yang penting: program karbon netral ini bukan menjadi akhir dari mobil-mobil pembakaran intenal, setidaknya untuk jajaran AMG yang menjadi perhatian.

Lagipula, divisi performa Mercedes ini akan menggunakan turbo elektrik di masa depan untuk mengurangi turbo lag. Sebuah usaha untuk meningkatkan efisiensi BBM tanpa mengorbankan performa. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: