Mending Rakit Mobil : Nvidia Bantu Sistem Autopilot Mobil Ini!

Mending Rakit Mobil : Nvidia Bantu Sistem Autopilot Mobil Ini!
0  komentar

AutonetMagz.com – Mobil listrik merupakan sasaran empuk bagi para perusahaan teknologi untuk turut serta mempercanggih kepintaran sebuah kendaraan. Untuk anda yang memiliki PC atau laptop, mungkin anda sudah kenal dengan Nvidia. Perusahaan yang terkenal dengan VGA-nya ini sebenarnya juga bermain di dunia otomotif, contohnya sistem Virtual Cockpit Audi yang diperkuat oleh prosesor buatan Nvidia.

Kini, Nvidia melangkah lebih jauh lagi dengan terjun mempercanggih sistem autopilot mobil baru. Merek mobil listrik asal China, NIO sudah sepakat menggandeng Nvidia untuk mempercepat kehadiran mobil yang bisa menyetir sendiri alias self-driving. NIO akan mempercayakan sistem self-driving mereka kepada chip Nvidia Drive Orin, yang merupakan chip dengan kemampuan tertinggi di dunia soal pemrosesan robotik dan autopilot kendaraan.

Chip Orin buatan Nvidia akan dipakai dalam sebuah komputer super yang mampu menuntaskan 254 trilyun operasi per detik. Meski demikian, ia bisa kompatibel dengan sistem autonomous level 2 yang sudah ada di beberapa mobil baru. Sebagai target masa depan, NIO akan memasangkan 4 chip Drive Orin di setiap mobil listriknya, contohnya sedan listrik NIO ET7 yang belum lama ini mereka resmikan kehadirannya di dunia.

NIO ET7 sudah dipasangkan teknologi dari Nvidia, dan sedan listrik ini tersedia dalam 3 pilihan baterai : 70 kWh, 100 kWh, dan 150 kWh. Untuk dipersiapkan supaya bisa mengemudi sendiri, NIO ET7 dilengkapi dengan 11 kamera resolusi tinggi, 1 sensor laser, gelombang radar 5mm dan 12 sensor ultrasonik. Pada mobil ini, NIO memberi nama komputer super mereka sebagai “Adam”, dan bisa terus ditingkatkan melalui update.

Teknologi autonomous dan elektrifikasi adalah kekuatan utama yang mengubah industri otomotif,” kata pendiri dan kepala eksekutif Nvidia, Jenson Huang. “Kami senang dapat bermitra dengan NIO, pemimpin dalam revolusi mobil dengan tenaga baru — memanfaatkan kekuatan AI untuk membuat armada mobil listrik masa depan yang dikendalikan oleh software,” tutupnya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: