Mazda : Layar Besar di Kabin Itu Norak

by  in International&Mazda
Mazda : Layar Besar di Kabin Itu Norak
0  komentar

AutonetMagz.com – Tidak semua mobil baru itu memukau seutuhnya bagi kami. Ada yang wah, namun ada juga yang membuat kami khawatir. Bagi kami, mobil yang baik adalah mobil yang punya keseimbangan antara teknologi mekanikal tradisional dan elektronik modern untuk menjadikannya sebuah benda yang patut dicintai. Terlalu banyak teknologi mekanikal, mobilnya bakal terlalu kasar, tapi terlalu banyak teknologi elektronik, mobil jadi berasa seperti komputer.

Di sin halnya, sebab mobil baru belakangan ini makin terasa seperti sebuah komputer, bukan mobil. Mobil-mobil seperti Tesla, Mercedes E-Class, Audi A8 dan Porsche Panamera misalnya, dengan layar yang besar mereka ingin membuat mobil terlihat canggih. Mazda adalah satu pabrikan yang lelah dan gerah dengan tren ini, dan setidaknya untuk sekarang mereka bisa membuktikan ucapannya di mobil-mobil mereka sendiri.

Mobil-mobil Mazda mulai dari Mazda 2 hingga Mazda CX-9 ukuran layarnya selalu standar, dan mobil konsep seperti Mazda RX-Vision, Kai Concept dan Vision Coupe ogah berurusan dengan layar-layar yang ukurannya sudah sebesar TV LED di rumah. Alasannya? Menurut Mazda, layar besar itu norak. Berbicara kepada The Verge, Mazda bilang bahwa mereka ingin tetap memprioritaskan driver di atas segalanya, urusan display bisa belakangan.

Belakangan ini, interior mobil didominasi oleh display dan layar besar. Meskipun sejumlah besar informasi perlu ditampilkan ke orang yang mengendarai mobil, layar ini juga bisa menjadi penghalang yang menghalangi atau mengganggu fokus pengemudi,” kata Mazda.”Mobil dan pengemudinya harus punya sebuah relasi atau ikatan seperti sebuah kuda dan penunggangnya,” lanjut mereka sembari merujuk pada filosofi Jinba-Ittai.

Kami juga bukan penggemar sistem layar sentuh. Kalau di HP atau tablet sih oke, tapi di mobil? Kelihatan canggih, tapi ribet. Kontrol AC sentuh saja bikin ribet karena kita susah mengatur AC sembari mengusahakan pandangan tetap ke jalan, karena kita harus lihat kita sentuh tombol apa kalau tidak mau salah tekan. AC saja sudah ribet begitu, apalagi sistem lain kalau dikontrol pakai layar? Padahal harus fokus kalau sedang nyetir. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: