Libas Ratusan Kilometer Bersama Hybrid Toyota!

by  in  Berita & Merek Mobil & Nasional
Libas Ratusan Kilometer Bersama Hybrid Toyota!
0  komentar

Bali, AutonetMagz.com – Tim Redaksi AutonetMagz kembali mendapatkan kesempatan spesial nan langka untuk mencoba mobil yang sedang hot di Indonesia saat ini. Yap, pasca ditetapkannya Perpres tentang percepatan Kendaraan bertenaga listrik, pabrikan otomotif di Indonesia mulai perlahan merubah haluan mereka dari mobil ICE biasa ke arah mobil ramah lingkungan. Salah satu pabrikan yang bisa dikatakan cukup siap untuk masuk di segmen ini adalah Toyota.

Seperti yang kita ketahui, pabrikan asal Jepang ini sudah terang – terangan menjual mobil – mobil hybrid mereka di Indonesia. Mulai dari Toyota C-HR Hybrid, Toyota Corolla Altis Hybrid, Toyota Camry Hybrid dan juga Toyota Alphard Hybrid e-Four. Nah, kali ini kami mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung mobil – mobil tersebut dengan rute yang cukup jauh, yaitu dari Banyuwangi hingga ke Bali. Dalam kesempatan ini, kami bisa melakukan eksplorasi mengenai mobil – mobil ramah lingkungan dari Toyota tersebut dalam durasi selaam 3 hari 2 malam. Mari kita kupas.

Ajang Pembuktian

Jadi, tentunya kalian bertanya – tanya, untuk apa pihak Toyota Astra Motor (TAM) memberikan kesempatan pada Media untuk mencoba mobil – mobil Hybrid mereka dengan jarak yang jauh. Alasannya sederhana, yaitu pembuktian. Rouli Sijabat, Head Of Public Affairs TAM saat berbincang santai bersama kami menyebutkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa mobil hybrid lansiran Toyota tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit, bahkan tak masalah untuk diajak berjalan jauh.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menunjukkan bahwa mobil – mobil hybrid dari TAM memiliki keunggulan bukan hanya dalam hal keiritan bahan bakar, namun juga dalam hal driving impression. Bang Roul, sapaan akrab beliau, juga menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 32 diler Toyota yang tersebar di seluruh Indonesia yang siap dan mampu untuk menangani mobil hybrid mereka. Oleh karenanya, bisa dikatakan selama perjalanan ini tidak ada masalah berarti yang dialami oleh rekan Media terkait dengan mobil yang digunakan.

Rute & Mobil

Nah, rute yang ditempuh kali ini mencapai ratusan kilometer, dimana hari pertama kami berkeliling daerah Banyuwangi, tanpa mampir ke Desa Penari. Mulai dari Hutan De Djawatan, hingga Taman Nasional Baluran menjadi spot tujuan kali ini. Kebetulan, karena penulis berangkat dari Surabaya dengan jadwal yang lebih siang, maka spot beberapa spot pun terlewatkan. Setelah itu, hari kedua kami menuju ke Bali dengan menyeberang kapal feri dari Ketapang menuju Gilimanuk. Pasca mendarat di Gilimanuk, kami pun melanjutkan perjalanan ke Plataran Menjangan.

Lepas dari Plataran Menjangan, sesi Test Drive yang sesungguhnya pun dimulai. Kami berkendara dari Plataran Menjangan ke daerah Bedugul dengan waktu tempuh mencapai 2 jam lebih. Setelah itu, kami bergerak turun ke arah Denpasar, dan mengakhiri perjalanan hari kedua di Kuta. Nah, mobil yang kami gunakan juga cukup beragam. Tim AutonetMagz sendiri kebagian 3 mobil untuk dicoba di kesempatan kali ini, yaitu Toyota C-HR Hybrid, Toyota Prius PHV, dan Toyota Alphard Hybrid e-Four. Dua kendaraan yang kami sebut di awal akan kami kupas dalam artikel Test Drive.

Impresi & Hasil Test Drive

Kita sampai di bagian terpenting, yaitu terkait impresi dan juga catatan mengenai hasil test drive. Overall, kami cukup terkejut dengan capaian yang dihasilkan oleh mobil – mobil Hybrid Toyota, apalagi dalam hal konsumsi bahan bakar. Oiya, catatan bahan bakar ini diambil berdasarkan MID, sehingga kalian patut tahu pasti ada simpangan. Nah, di hari pertama saat kami mencoba Toyota C-HR Hybrid, mobil ini berhasil memberikan rasa berkendara yang sporty, namun masih cukup nyaman. Perjalanan dari tengah Kota Banyuwangi hingga Taman Nasional Baluran mencatatkan rata – rata konsumsi BBM di angka 16 km/liter.

Capaian tersebut diraih dengan karakter mengemudi yang cukup agresif, dimana tipikal jalanan yang ditempuh adalah jalanan antar kota. Sedangkan saat berkendara kembali ke tengah kota Banyuwangi, kami berhasil mencatatkan angka 19,7 km/liter. Hari kedua, kami mengendarai Toyota Prius PHV dengan kondisi baterai penuh saat mulai berjalan. Perjalanan antara Hotel hingga Pelabuhan menempuh jarak sekitar 17 kilometer dan membuat baterai tersisa 54%. Angka rata – rata konsumsi BBM sendiri ada di 1,6L/100Km.

Setelah itu, kami berkendara menuju ke bedugul dengan santai, dimana baterai Toyota Prius PHV sempat diisi hingga 84% sebelum mulai berjalan. Berkendara selama 30 menit telah menguras baterai dari mobil ini, namun angka rata – rata konsumsi BBM hingga sebelum menanjak di daerah Bedugul masih di 1,9L/100Km. Setelah itu, kami melibas tanjakan dan membuat mobil tentunya jadi lebih boros. Saat kami sampai di spot di Bedugul, capaian rata – rata konsumsi BBM ada di angka 3,6L/100Km. Sesudah itu kami bertukar mobil, dan mencoba Toyota Alphard Hybrid e-Four.

Sayangnya, di kesempatan kali ini kami hanya berperan sebagai penumpang saja, sehingga kurang valid jika kami memberikan impresi berkendaranya. Yang jelas, saat mulai turun dari Bedugul, rata – rata konsumsi BBM di MID di-reset. Dan menariknya, saat kami berhenti di sekitaran Sunset Road, Bali, angka rata – rata konsumsi BBM mobil wajib orang kaya ini mencapai 34,7 km/liter, gils. Oiya, pihak Toyota juga memberikan summary catatan konsumsi BBM yang dicatat oleh pihak mereka sendiri sebagai berikut :

Catatan Konsumsi BBM (Versi TAM) :

  • Toyota C-HR #1 : 22 km/liter
  • Toyota C-HR #2 : 24 km/liter
  • Toyota C-HR #3 : 28 km/liter (Mobil yang kami Gunakan)
  • Toyota Prius PHV #1 : 46 km/liter
  • Toyota Prius PHV #2 : 55 km/liter (Mobil yang kami Gunakan)
  • Toyota Corolla Altis Hybrid : 26 km/liter
  • Toyota Camry Hybrid : 18,4 km/liter
  • Toyota Alphard Hybrid e-Four : 15 km/liter

Jadi dengan capaian dan catatan yang kami dapatkan, nampaknya pihak TAM memang cukup serius untuk menunjukkan line up mobil hybrid mereka dengan sejumlah keunggulan yang mereka tawarkan. Untuk bahasn lebih mendetail dari mobil yang kami coba, akan kami bahas di artikel test drive. Lantas, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: