Land Rover Kembangkan Sistem Otonom Untuk Offroad

Land Rover Kembangkan Sistem Otonom Untuk Offroad
0  komentar

AutonetMagz.com – Kata ‘Offroad’ dan ‘Land Rover’ adalah dua hal yang nampaknya sudah melekat dan susah untuk dipisahkan. Begitu pula untuk urusan teknologi dan juga fitur – fitur di masa depan, pihak Land Rover tetap tak jauh – jauh dari kata Offroad, termasuk juga sistem Autonomous yang sedang hot dikembangkan oleh pabrikan – pabrikan lain.

Yap, Land Rover juga tak mau ketinggalan mengembangkan sistem mengemudi otonom, namun dengan lekatnya figur Offroad di nama besar Land Rover maka sistem otonom yang dikembangkan oleh pihak Land Rover adalah sistem otonom untuk jalanan offroad. Sebenarnya kabar mengenai sistem mengemudi otonom Land Rover di jalanan offroad bukanlah kabar yang baru, karena pihak Land Rover sudah sempat menyinggungnya di tahun 2016 silam. Namun dengan jarak waktu 2 tahun pihak Land Rover punya banyak perkembangan, dan juga investasi dana. Sistem otonom Land Rover untuk jalanan offroad ini sendiri bernama Cortex, dan Proyek Cortex sendiri akan berfokus pada sistem yang mampu beroperasi di jalanan offroad dengan segala cuaca dan kondisi.

Jadi, Cortex akan mampu mengakomodir berbagai situasi, baik berlumpur, hujan, es, bersalju, maupun saat kondisi berkabut. Nah, jika sudi membayangkan saja, sejatinya tantangan yang ada di meda offroad juga tak kalah berat jika dibandingkan dengan sistem otonom di jalanan kota. Oleh karena itu, pihak Land Rover menggunakan teknologi 5D yang merujuk pada 5 dimensi untuk mendukung sistem Cortex miliknya ini. kelima dimensi yang dimaksudkan adalah meliputi lima teknik yang mengkombinasikan hasil dari sistem video, akustik, radar, deteksi cahaya, dan juga distance (LIDAR). Nah, kelima dimensi tersebut akan dikompilasikan secara real time dan menjadi data yang akan diproses oleh Cortex.

Data – data tersebut akan menjadi modal bagi Cortex untuk bisa aware pada lingkungan seperti apa yang akan dihadapi oleh mobil, sedangkan algoritma Machine Learning akan memampukan Cortex untuk mengontrol mobil dan mengambil keputusan saat melaju di kondisi yang sudah terbaca. Nah, Pihak Jaguar Land Rover (JLR) tak akan sendirian mengembangkan sistem cerdas mereka ini, karena mereka juga menggandeng Universitas Birmingham, dan Myrtle AI serta beberapa ahli dalam hal algoritma Machine Learning. Chris Holmes, Research Manager pihak Jaguar Land Rover untuk connected and autonomous vehicle research menyebutkan bahwa sistem otonom adalah sistem yang tak bisa tak dikembangkan oleh pegiat otomotif, dan Cortex membuka peluang pihak JLR untuk mewujudkannya.

Terlepas dari seberapa canggih sistem Cortex ini, bagi pegiat offroad jelas mereka tak akan menyerahkan kendali kemudi pada sistem otonom, karena percaya atau tidak, offroad menjanjikan keasyikan bagi mereka yang menyukainya. Nah, Cortex sendiri menurut kami menjadi solusi bagi mereka yang tak gemar offroad, namun mau tak mau harus melalui jalanan offroad. Kalau menurut kalian bagaimana?

Read Prev:
Read Next: