Lamborghini Aventador S 2017, Penyempurnaan Terakhir Si Banteng Gila

Lamborghini Aventador S 2017, Penyempurnaan Terakhir Si Banteng Gila
0  komentar

AutonetMagz.com – Jika menurutmu Lamborghini perlu untuk sedikit meremajakan modelnya supaya lebih segar, kamu tak sepenuhnya keliru. Sebenarnya, Lamborghini tidak memerlukan facelift yang gimana-gimana banget, mengingat mobilnya saja masih keren meski sudah lewat puluhan tahun. Coba, lebih enak mana buat dilihat atau dipantengin lama-lama, Lamborghini Miura jadul atau Mercedes Benz E-Class baru?

Tapi bukan berarti mereka dilarang melakukan facelift untuk mobil-mobil mereka. Aventador misalnya, di mana sekarang sudah muncul Lamborghini Aventador S 2017. Sebut saja Aventador facelift, di mana sekarang ia punya bumper baru yang lebih agresif dengan aksen mirip taring di kedua sisi, wheelarch belakang yang mirip Lamborgini Countach, beserta diffuser hitam di bagian belakang. Untuk diffuser itu, tersedia opsi bahan carbon fiber.

Dengan semua itu, Lamborghini mengklaim ada peningkatan downforce sebanyak 130 persen. Sayap belakangnya kini bisa diatur dalam 3 posisi, dan sanggup mengoptimalkan efisiensi aerodinamika sekitar 50-400 persen, tergantung posisinya. Aventador S sekarang sudah ready dengan Apple CarPlay, tapi ayolah, siapa peduli Apple CarPlay di Lambo? Coba lihat gimmick barunya, yakni mode “Ego” di samping Strada, Sport dan Corsa.

Di mode Ego, driver bebas menentukan settingan mesin, suspensi dan lainnya secara individual supaya sesuai keinginan mereka. Sebagai opsional ekstra dari Lamborghini Ad Personam, ada Lamborghini telemetry system yang mencakup fitur untuk mengukur waktu putaran sirkuit, performa di trek dan trip data. Semua mode berkendara sudah dikalibrasi ulang, dan ESC-nya sudah diperintahkan untuk bereaksi lebih cepat dan kini sanggup mengirim 90 persen torsi ke roda belakang (sebelumnya 80 persen) di mode Sport.

Sekarang, ada 730 hp dan 690 Nm keluar dari mesin 6.500 cc V12 milik Aventador S. Itu berkat optimalisasi Variable Valve Timing dan Variable Intake System. Redline pun naik dari 8.350 rpm ke 8.500 rpm, namun meski Lamborghini mengklaim mereka sudah memasang sistem exhaust baru yang lebih ringan 20 persen, berat total Aventador S masih sama seperti Aventador yang kemarin, yakni 1.575 kg. Namun, karena tenaganya kini jadi 730 hp, power-to-weight rationya naik jadi 2,13 kg/hp.

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Lamborghini memasangkan sistem 4-wheel steering pada mobilnya, dan Aventador S ini adalah mobil yang mendapat sistem itu. Diklaim lebih lincah di kecepatan rendah, serta lebih stabil di kecepatan tinggi. Untuk meladeni sistem baru yang tidak ada di Aventador lawas ini, Lamborghini meminta engineer-nya lembur sedikit untuk mengkalibrasi ulang kaki-kakinya supaya siap bersinergi dengan sistem 4WS.

Contohnya, sistem suspensi Lamborghini Magnetorheological Suspension (LMS) dengan kalkulasi kinematik baru, geometri suspensi baru, real-time variable damping system baru dan per belakang baru. Larinya masih identik dengan Aventador lama, 0-100 dalam 2,9 detik dan top speed sekitar 350 km/jam. Apa opinimu mengenai Lamborghini Aventador S ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: