Lamborghini Bersedia Pertahankan Mesin Naturally Aspirated Sebisanya

Lamborghini Bersedia Pertahankan Mesin Naturally Aspirated Sebisanya
0  komentar
lamborghini aventador sv

AutonetMagz.com – Iya, iya, kami ingat kok kalau Lamborghini sebentar lagi akan menampilkan SUV pertama mereka di abad ke-21, yakni Lamborghini Urus. Dia nantinya akan memakai mesin 4.000 cc V8 twin turbo, yang rumornya eksklusif untuk calon banteng gemuk ini saja. Mendengar strategi ini, tidak salah dong kalau ada yang menyangka Lamborghini mau ikut-ikutan pakai turbo? Ferrari saja sudah ramai pakai turbo lagi di California T dan 488 GTB.

Tapi benarkah demikian? Daripada berspekulasi tidak jelas, CEO Lamborghini yakni Stephen Winkelmann mau berbicara kepada Autocar soal ini. “Kami merasa jiwa Lamborghini masih ada dalam sebuah mesin naturally aspirated,” kata pria yang sebentar lagi pindah kerja ke Audi Quattro ini. Menurutnya, memakai turbo bukan satu-satunya cara mereduksi emisi CO2, melainkan bisa dengan treatment khusus pada pembuangan mesin-mesinnya yang sekarang.

Lamborghini-Aventador-LB-Performance

Memasang turbo di mesin-mesin itu adalah soal mengurangi kadar CO2, bukan memperbaiki kualitas udara. Gas buang kami bisa dibersihkan lagi dengan proses after treatment, jadi mesin-mesin seperti ini masih punya kesempatan hidup,” tukas Winkelmann. Salah satu alasannya untuk mempertahankan mesin tanpa turbo adalah drama dan teror yang dikeluarkan mesinnya, mulai dari pertama kali hidup hingga dimatikan.

Menurut pembeli Lamborghini, suara dan respons mesin-mesin kami adalah satu dari sekian unique selling points (USPs/ nilai jual khas), tapi bukannya kami tidak terbuka kepada jenis mesin lain. Jika kami memang harus berubah ke cara lain, kami akan berubah kok,” katanya. Well, sedikit banyak soal nilai jual khas dari mesin Lamborghini memang benar. Kalau mendengar suaranya langsung, memang telinga rasanya seperti mau pecah, tapi kadang ada rasa kangen ingin mendengarnya lagi.

Lamborghini Asterion

Tapi sebagai anak perusahaan VW Group, Lamborghini punya banyak akses jika memang butuh teknologi baru saat harus mengikuti jaman, terutama dari “Vorsprung Durch Technik” alias Audi. Konsep Asterion LPI910-4 adalah salah satu bentuk keterbukaan mereka, meski ujung-ujungnya batal masuk produksi juga. Apa ada di sini yang suka suara mesinnya Lamborghini? Sampaikan opinimu di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: