GM Rilis Aplikasi Sewa Kendaraan Milik Konsumennya

by  in Berita&Chevrolet&Hi-Tech
GM Rilis Aplikasi Sewa Kendaraan Milik Konsumennya
0  komentar

AutonetMagz.com – Apakah kalian pernah mendengar mengenai aplikasi bernama Turo? Jika belum, aplikasi ini adalah aplikasi yang bisa kalian manfaatkan untuk menyewa sebuah mobil. Aplikasi peer-to-peer car sharing ini sendiri memang bak layanan Airy Room, atau AirBNB dalam hal otomotif, yang mana masih beroperasi di kawasan Amerika Serikat saja. Nah, pihak General Motors melihat ada peluang dalam bidang ini, dan meluncurkan sebuah aplikasi yang akan menandingi aplikasi peer-to-peer car sharing Turo. Yuk kita bahas. 

Aplikasi peer-to-peer car sharing yang dirilis oleh pihak General Motors ini sendiri akan menjadi salah satu fitur di dalam aplikasi yang sudah dirilis pihak GM sebelumnya, yaitu Maven. Oiya, Maven sendiri adalah aplikasi yang sudah ada sejak tahun 2016 silam, dan bisa dimanfaatkan sebagai car-sharing service yang sejatinya menjadi inspirasi menuju peer-to-peer car sharing. Nah, dengan fitur baru di Maven ini, maka para pemilik kendaraan lansiran General Motors yang merasa bahwa kendaraanya sedang menganggur dan bisa dimanfaatkan lebih, maka mereka bisa menyewakan kendaraan mereka via aplikasi ini. Nah, namun tak semua owner dari kendaraan lansiran GM bisa menggunakan layanan di Maven ini, karena ada beberapa terms & conditions yang harus dipenuhi oleh para pemilik kendaraan.

Salah satu persyaratan yang agaknya cukup akrab di telinga kita adalah perkara tahun produksi dari kendaraan tersebut. Yap, peraturan semacam ini juga diberlakukan oleh beberapa penyedia layanan taksi online untuk bisa memonitor dan menjamin kualitas kendaraan dari armada mereka. Untuk para pemilik kendaraan lansiran Chevrolet, Buick, GMC dan Cadillac yang punya unit produksi 2015 keatas, maka mereka bisa memanfaatkan fitur ini, sedangkan jikalau unit milik mereka di bawah tahun 2015, maka kubur saja asa tersebut. Nah, para pemilik kendaraan yang sudah memenuhi persyaratan tersebut bisa mampir ke situs resmi Maven dan mengisikan informasi mengenai kendaraan mereka. Proses pendaftaran dan pengisian data ini sendiri gratis, namun memang akan ada pembagian keuntungan dalam bisnis ini.

Pihak pemilik kendaraan akan mendapatkan 60% dari pembayaran rental, sedangkan 40% sisanya akan diambil oleh pihak GM. Nah, ada sebuah teknologi yang membuat aplikasi GM di Maven ini mengungguli Turo. Teknologi ini sendiri akan membuat para penyewa bisa duduk diam, dan tak perlu bertemu dengan si pemilik mobil, karena akses untuk membuka kunc mobil dan menyalakan mobil bisa menggunakan aplikasi Maven langsung, tanpa perlu kunci fisik. Tentunya hal ini merupakan sebuah keunggulan yang harus dimanfaatkan benar oleh pihak GM, karena Turo tak memiliki fitur semacam ini. Untuk itu, setiap kendaraan yang akan mengikuti program ini harus mendapatkan beberapa penanganan khusus, termasuk harus menggunakan perangkat lansiran OnStar dan memiliki Safety & Security Plan, serta dilengkapi dengan Wi-Fi Hotspot berkecepatan 4G LTE.

Nah, kami sendiri yakin bahwa sistem semacam ini nantinya akan diterapkan juga di Indonesia, namun kapan? Kami masih belum bisa memprediksikannya. Ada baiknya kan kita mengetahui bahwa sistem semacam ini sudah ada dan juga berjalan di luar negeri. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: