Geneva Batal, Peluncuran SUV Toyota Berbasis Yaris Ditunda

Geneva Batal, Peluncuran SUV Toyota Berbasis Yaris Ditunda
0  komentar

AutonetMagz.com – Sejatinya minggu ini menjadi minggu yang paling menarik bagi para penggemar otomotif di dunia. Bagaimana tidak, seharusnya gelaran akbar Geneva International Motor Show 2020 dihelat minggu ini. Namun untuk kepentingan kesehatan publik, gelaran ini memang terpaksa dibatalkan. Sebagai salah satu dampak pembatalan acara ini, maka jelas sejumlah agenda yang sudah disusun rapi oleh pabrikan otomotif juga menjadi berantakan, termasuk jadwal yang disusun oleh Toyota terhadap produk barunya.

Jika kalian mengikuti perkembangan informasi mengenai Geneva International Motor Show, maka kalian tentu tahu bahwa di gelaran ini Toyota memiliki agenda untuk memperkenalkan sebuah SUV baru. Menariknya, SUV ini menggunakan basis dari hatchback terbaru Toyota, yaitu All New Toyota Yaris. Praktis, platform yang digunakan adalah TNGA-B yang membuat mobil ini akan lebih kompak dibandingkan Toyota C-HR yang menggunakan platform TNGA-C. Nah, jika pabrikan lain yang juga peserta Geneva International Motor Show 2020 memilih untuk tetap memperkenalkan produk mereka sesuai jadwal walaupun hanya via online, Toyota ternyata tidak.

Mengutip informasi via AutoNews, peluncuran SUV berbasis Toyota Yaris juga ikut dibatalkan, dan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Toyota menyebutkan bahwa penundaan bisa dalam hitungan minggu atau mungkin bulan. Nah, karena penundaan perkenalan produk baru ini, maka sudah jelas waktu penjualan mobil ini juga akan ikut diundur. Kabarnya, SUV berbasis TNGA-B ini tidak akan dijual hingga bulan Maret 2021 mendatang. Yap, satu tahun lagi masa penantian hingga konsumen bisa mencatatkan namanya untuk memesan SUV ini. Kabarnya, SUV ini nantinya akan dimotori oleh mesin 3 silinder hybrid yang juga digunakan di All New Toyota Yaris.

Mobil ini kabarnya akan diproduksi di pabrik perakitan Toyota di Valenciennes, Perancis. Di pabrik yang sama, Toyota juga memproduksi generasi terbaru dari Toyota Yaris untuk pasar Eropa. Pabrikan sendiri sejatinya memiliki asa yang besar untuk kedua produk ini. Karena jika merujuk pada target, keduanya diharapkan mampu menambah angka penjualan Toyota di Eropa hingga mencapai 30% pada tahun 2025 mendatang. Maka jelas, peran Toyota Yaris dan versi SUV-nya cukup sentral sebagai produk volume maker. Jadi, kita nantikan saja kapan pihak Toyota akan membuka tabir dari mobil ini.

Kalau menurut kalian bagaimana, kawan?

Read Prev:
Read Next: