Geely Gandeng NIO Untuk Urusan Battery Swap BEV!

by  in  Berita & International & Merek Mobil
Geely Gandeng NIO Untuk Urusan Battery Swap BEV!
0  komentar

AutonetMagz.com – Kita semua tahu bahwa dalam beberapa tahun terakhir industri otomotif di China mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Malahan, kalau kita bicara teknologi BEV atau full EV, maka China bisa jadi salah satu yang terdepan. Dan salah satu teknologi yang cukup mengejutkan adalah teknologi swap battery untuk mobil listrik yang dikembangkan oleh NIO. Melihat prospek yang positif dari teknologi ini, Geely pun akhirnya merapat dan bekerja sama dengan NIO. Yuk kita bahas.

NIO Power Swap Station

Geely & NIO Resmi Bekerja Sama

Geely Holding bersama dengan NIO telah menyepakati sebuah kerjasama yang berfokus pada bisnis swap battery untuk mobil listrik. Kerjasama ini diresmikan di Hangzhou beberapa waktu lalu. FYI, beberapa waktu lalu sebenarnya Geely juga sudah mengumumkan bahwa pihaknya berniat untuk membangun 5000 swap station untuk mobil listrik dari sub brand mereka. Ada 2 sub brand mobil listrik Geely yang telah support dengan teknologi swapable battery yaitu Livan dan Cao Cao Auto. Cao Cao sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan ride hailing atau semacam taksol, sedangkan Cao Cao Auto yang memproduksi mobil untuk layanan tersebut.

Livan 7 EV

Sedangkan Livan sendiri telah memperkenalkan model Livan 7 di bulan September silam yang telah dibekali teknologi swapable battery dan LiDAR. Fun fact-nya, Livan 7 adalah mobil listrik termurah di dunia ini yang sudah dibekali 2 fitur tersebut. Harga Livan 7 hanya dibanderol mulai 117.700 Yuan atau mulai 255 jutaan Rupiah. Oke, kembali ke urusan kerjasama, dikutip dari China Financial, kedua perusahaan ini akan mengembangkan standar bersama perihal swap battery. Selain itu, keduanya akan mempromosikan teknologi dan juga membangun konstruksi dan jaringan dari swap station-nya. Perjanjian kerjasama diantara keduanya ditandatangani langsung oleh Li Shufu, pendiri & CEO Geely, serta Wiliam Li Joking, Pendiri dan CEO NIO.

Cao Cao 60 EV

Prestasi Swap Battery NIO

Prestasi NIO dalam hal swapable battery memang harus kita apresiasi. Selain Geely, Changan Auto juga telah menyatakan minat serta menjalin kerjasama dengan NIO minggu lalu. Jadi, NIO kini memiliki 2 mitra dalam pengembangan Power Swap Stations (PSS) mereka yaitu Changan dan Geely. Di China sendiri, NIO telah memiliki sekitar 2.163 Swap Station dan melayani sekitar 32 juta kali swap baterai mobil listrik. Tak hanya di China, NIO juga telah membuka PSS mereka di Benua Biru, Eropa. Di Eropa, sudah ada sekitar 30 PSS yang telah dibangun oleh NIO. Swapable battery memang menjadi solusi yang cukup masuk akal untuk memangkas waktu pengisian daya baterai BEV yang biasanya cukup lama.

NIO PSS

Namun, maintenance dan monitoring kondisi baterai nampaknya tetap jadi kendala dan tantangan utama yang harus diperhatikan oleh pihak pabrikan. Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: